Jakarta – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP) menyebut bantuan dana bedah rumah dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bisa mulai dicairkan Mei 2026. Saat ini pemerintah masih melakukan verifikasi lapangan.
Direktur Jenderal Kawasan Permukiman, Kementerian PKP, Fitrah Nur menyampaikan, ada kuota 400.000 unit yang bisa mendapat bantuan dana bedah rumah pada 2026, lebih tinggi 8 kali lipat dari tahun lalu. Saat ini, Kementerian PKP sedang menyiapkan perbaikan beberapa aturan. Harapannya, pencairan bantuan dana sudah bisa dilakukan secara paralel.
BACA JUGA:Top 3: 10 Kota Baru di Indonesia Sedang Disiapkan Bikin Penasaran
BACA JUGA:Pemerintah Siapkan 10 Kota Baru, PKP dan ATR/BPN Segera Lakukan Survei
BACA JUGA:OJK – Kementerian PKP Bentuk Satgas Percepatan 3 Juta Rumah
Kita sudah juga mulai dengan melakukan verifikasi lapangan, itu sudah mulai. Mungkin kita harapkan di bulan April, Mei, bulan Mei itu udah ada pencairan, kata Fitrah, ditemui di Kantor BP Tapera, Menara Mandiri, Jakarta, Jumat malam (17/4/2026).
Terkait nominalnya, dia mengaku masih dalam proses penghitungan. Rata-rata besaran bantuan BSPS dicairkan sebesar Rp 20 juta per kartu keluarga (KK) per unit rumah. Tapi ternyata ada beberapa tempat seperti Papua, Maluku Utara itu ada yang Rp 25 juta, ada yang Rp 40 juta. Kita masih hitung (angka finalnya), jelas dia.
Dia menegaskan lagi, kategori pemerina bantuan bedah rumah ini cukup ketat. Yakni, perlunya bukti kepemilikan rumah yang sah. Lalu, penerima merupakan masyarakat dalam golongan desil 1-4.
Kemudian dia Warga Negara Indonesia, punya rumah satu-satunya yang tidak layak huni. Jadi kalau dia punya dua enggak bisa (dapat bantuan), cukup punya satu saja, tutur Fitrah.

/2025/08/31/663872302.jpg)
/2025/10/06/1838782639.jpg)
/2026/02/05/898319651.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558591/original/056018200_1776429943-Menteri_Perumahan_dan_Kawasan_Permukiman__PKP___Maruarar_Sirait-17_April_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5554581/original/048393600_1776077418-Menteri_Perumahan_dan_Kawasan_Pemukiman__PKP__Maruarar_Sirait-13_April_2026b.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550270/original/074079300_1775645927-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4347730/original/064079400_1678087559-20230306-Ekonomi-China-AP-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375574/original/030742400_1538739776-20181005-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375572/original/090361500_1538739773-20181005-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558555/original/036340500_1776424754-Menteri_PKP__Maruarar_Sirait__saat_konferensi_pers_di_Wisma_Danantara-17_April_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558566/original/098264900_1776425951-IMG_3685.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1954437/original/003823600_1519994760-20180302-Dolar-AY1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)