Jakarta – Pemerintah menggelontorkan paket stimulus ekonomi senilai Rp 26,34 triliun untuk Semester II 2026. Dana tersebut akan disalurkan melalui berbagai program yang menyasar masyarakat, pelaku usaha, pekerja, hingga sektor industri. Bentuk bantuan yang diberikan meliputi diskon transportasi, program magang dan vokasi, bantuan beras, hingga insentif impor bahan baku.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan paket stimulus tersebut disiapkan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi nasional pada paruh kedua tahun ini.
BACA JUGA:Insentif Motor Listrik Rp 5 Juta Ditunda
BACA JUGA:Pemerintah Siapkan Bali jadi Pusat Keuangan Internasional Setara Dubai
BACA JUGA:Rp 17,5 Triliun Bansos Pangan Siap Disebar ke 33,2 Juta Penerima
BACA JUGA:Pemerintah Gelontorkan Stimulus Rp 26,34 Triliun Semester II 2026
Total stimulus yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk di semester kedua ini nilainya sekitar Rp 26,34 triliun. Dengan stimulus insentif transport sekitar Rp 2,04 triliun, anggaran magang dan vokasi sekitar Rp 6,26 triliun, dan bantuan pangan sebesar Rp 18,04 triliun, jelas Airlangga Hartarto di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (22/6/2026).
Berikut daftar lengkap stimulus yang akan diberikan pemerintah:



/2024/10/08/516836979.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8318107/original/002868700_1782186014-IMG_4971.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2921616/original/011797600_1569399780-20190925-Buruh-NKRI-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2375572/original/090361500_1538739773-20181005-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5027992/original/041439300_1732861105-fotor-ai-2024112913176.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976571/original/042940100_1441279137-harga-emas-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4837495/original/096209800_1716195903-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4838233/original/057874200_1716263381-AP24141612292346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028256/original/032953400_1732871460-fotor-ai-20241129161044.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)