• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Agustus 9, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Smelter Nikel dan HPAL Tertekan Lonjakan Harga Sulfur, Solar Industri dan HPM Baru

    Smelter Nikel dan HPAL Tertekan Lonjakan Harga Sulfur, Solar Industri dan HPM Baru

    Cari Alternatif Plastik, Kemenperin Siapkan Kertas hingga Kaca untuk Industri Kemasan

    Cari Alternatif Plastik, Kemenperin Siapkan Kertas hingga Kaca untuk Industri Kemasan

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Smelter Nikel dan HPAL Tertekan Lonjakan Harga Sulfur, Solar Industri dan HPM Baru

    Smelter Nikel dan HPAL Tertekan Lonjakan Harga Sulfur, Solar Industri dan HPM Baru

    Cari Alternatif Plastik, Kemenperin Siapkan Kertas hingga Kaca untuk Industri Kemasan

    Cari Alternatif Plastik, Kemenperin Siapkan Kertas hingga Kaca untuk Industri Kemasan

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Cari Alternatif Plastik, Kemenperin Siapkan Kertas hingga Kaca untuk Industri Kemasan

Cari Alternatif Plastik, Kemenperin Siapkan Kertas hingga Kaca untuk Industri Kemasan

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-04-21
0

Cari Alternatif Plastik, Kemenperin Siapkan Kertas hingga Kaca untuk Industri Kemasan

wmhg.org JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mulai mendorong diversifikasi bahan baku kemasan untuk mengurangi ketergantungan industri terhadap plastik.

Pemerintah menyiapkan alternatif seperti kertas (paperboard) hingga kaca untuk menjawab tantangan pasokan plastik domestik di tengah kenaikan harga imbas konflik di Timur Tengah. Kemenperin mencatat kebutuhan industri kemasan mencapai sekitar 7 juta ton per tahun. 

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika, mengatakan penggunaan kemasan berbasis kertas menjadi salah satu fokus utama. Saat ini, porsi kemasan kertas sudah mencapai sekitar 28% dari total industri kemasan, sementara kemasan fleksibel berbasis plastik masih mendominasi hingga 48%.

Kertas ini sebenarnya sudah dikenal, sudah banyak digunakan ya seperti umpamanya untuk susu, untuk jus dan untuk banyak sekali, ujarnya di Kantor Kemenperin di Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Putu menjelaskan, Kemenperin juga aktif mempertemukan produsen dan pengguna melalui skema business matching untuk mempercepat adopsi kemasan non-plastik.

Putu menilai momentum pergeseran ini menjadi peluang besar bagi industri kertas dalam negeri untuk tumbuh.

Selain kertas, pemerintah turut mendorong penggunaan kemasan berbahan kaca. Saat ini, porsi penggunaan kemasan kaca di dalam negeri masih sekitar 2%–3%. Kemenperin menargetkan angka tersebut dapat meningkat hingga 5%–6% untuk menggerakkan industri kaca nasional.

Namun demikian, Putu mengakui kemasan ramah lingkungan belum sepenuhnya mampu menggantikan plastik, terutama untuk produk makanan dan minuman. Tantangan utama terletak pada kemampuan material dalam menahan air, minyak, serta ketahanan panas.

Di sisi lain, alternatif berbasis bahan hayati seperti singkong, rumput laut, dan serat tumbuhan juga mulai dikembangkan. Saat ini kapasitas produksinya masih terbatas, sekitar 30.000–35.000 ton per tahun, sehingga penggunaannya masih bersifat spesifik.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kemenperin, Merijanti Punguan Pitaria, menambahkan industri juga dapat beralih ke kemasan aseptik berbasis kertas yang tidak memerlukan rantai pendingin (cold chain).

Menurutnya, meski harga kemasan aseptik relatif lebih tinggi, efisiensi dari sisi energi dan distribusi membuat biaya keseluruhan menjadi kompetitif.

Produknya sudah cukup stabil, jadi bisa diletakkan di suhu ruang, dan masa simpannya sangat lebih panjang dibandingkan produk itu tidak menggunakan kemasan aseptik, jelasnya.

Merijanti menyebutkan, kapasitas produksi kemasan aseptik dalam negeri saat ini mencapai 21 miliar kemasan per tahun dengan utilisasi sekitar 50%, sehingga masih terbuka ruang besar untuk peningkatan penggunaan.

Sebelumnya diberitakan Kontan, produsen kemasan kertas cokelat, PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) mengakui permintaan produk telah meningkat. Direktur Utama Alkindo Naratama, Herwanto Sutanto mengatakan, permintaan produk kemasan subtitusi plastik seperti kertas telah meningkat, terutama untuk kemasan makanan (food packaging).

Plastik saat ini bukan hanya terjadi kenaikan harga, tetapi pengadaannya yang jadi isu. Di lain sisi, permintaan kertas saat ini diperkirakan akan terus bergeser ke arah positif, kata Sutanto saat ditemui Kontan di Jakarta, Senin (21/4/2026).

Sebelum konflik Timur Tengah, ALDO telah memperkenalkan kertas cokelat sebagai upaya meminimalisasi penggunaan kemasan polistyren atau styrofoam yang dibanderol dengan harga murah. Peningkatan penjualan kertas cokelat pun terus terjadi.

Tapi dengan adanya kelangkaan plastik ini terjadi percepatan permintaan, lanjutnya.

Dengan begitu, Sutanto menyebut penjualan kemasan kertas ALDO telah meningkat sekitar 20% hingga 30% sejak awal tahun. Ia pun memproyeksikan, jika perang berlanjut, lonjakan permintaan kertas akan tumbuh lebih signifikan dalam tiga sampai empat bulan ke depan. Secara paralel, tak hanya domestik, permintaan ekspor juga telah meningkat.

Senada, PT Payung Rejeki Indonesia, produsen kemasan kertas merek GRADE, juga merasakan peningkatan permintaan meski tak di semua segmen.

Marketing Manager Payung Rejeki Indonesia, Adrian Nada mengatakan, lonjakan permintaan terjadi di segmen kemasan untuk usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) penjual gorengan atau makanan-minuman (mamin) yang sekarang sudah banyak beralih ke kemasan kertas.

Karena bagi segmen UMKM, kenaikan sedikit saja pada harga pokok produksi (HPP) pasti sangat berpengaruh terhadap penjualan, kata Adrian saat dihubungi Kontan secara terpisah, Minggu (19/4/2026).

Sementara, ia mencermati pada segmen menengah seperti hotel, restoran, kafe (horeca) tak tampak peningkatan permintaan yang signifikan. Sebab, lanjut Adrian, pasar segmen ini telah teredukasi untuk menggunakan produk kertas sebelum ada kenaikan harga plastik. 

Sebagai strategi, Adrian bilang pihaknya akan terus memasifkan kampanye penggunaan kertas sebagai kemasan, khususnya melalui pemasaran digital.

Untuk diketahui, Payung Rejeki Indonesia melayani permintaan kemasan kertas dengan kategori cake liner, doilies paper, paper bag, paper base, wrap, tableware.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
ETF Bitcoin Spot Alami Arus Dana Masuk Mingguan Tertinggi, Segini Nilainya

ETF Bitcoin Spot Alami Arus Dana Masuk Mingguan Tertinggi, Segini Nilainya

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Beras Makin Mahal, Kenaikan Merata dari Penggilingan Hingga Eceran

Beras Makin Mahal, Kenaikan Merata dari Penggilingan Hingga Eceran

2026-08-04
Bukan KAI Lagi, Purbaya Ambil Alih 60% Saham Kereta Cepat

Bukan KAI Lagi, Purbaya Ambil Alih 60% Saham Kereta Cepat

2026-08-06
Purbaya Sebut Porsi Manufaktur Menyusut Bukan Berarti Lesu

Purbaya Sebut Porsi Manufaktur Menyusut Bukan Berarti Lesu

2026-08-06
Kapal Pesiar Mewah Sitaan AS Dijual Rp 3,34 Triliun ke Miliarder Dubai

Kapal Pesiar Mewah Sitaan AS Dijual Rp 3,34 Triliun ke Miliarder Dubai

2026-08-08
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Terbang Berkat Data Tenaga Kerja AS

Harga Emas Hari Ini Terbang Berkat Data Tenaga Kerja AS

2026-08-09
Harga Emas Antam 8 Agustus 2026 Terbang Rp 40.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam 8 Agustus 2026 Terbang Rp 40.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-08-09
Harga Emas Pegadaian 8 Agustus 2026: Galeri24, Antam dan UBS Kompak Melejit

Harga Emas Pegadaian 8 Agustus 2026: Galeri24, Antam dan UBS Kompak Melejit

2026-08-09
Harga Emas Perhiasan 8 Agustus 2026: Simak Ragam Kadar Karat di Sini

Harga Emas Perhiasan 8 Agustus 2026: Simak Ragam Kadar Karat di Sini

2026-08-09

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Tether Borong 14 Ton Emas, Kini Simpan Cadangan 146 Ton Senilai Rp 335 Triliun

Tether Borong 14 Ton Emas, Kini Simpan Cadangan 146 Ton Senilai Rp 335 Triliun

2026-08-09
0
Harga Kripto 8 Agustus 2026: Bitcoin Menguat, Solana Memimpin

Harga Kripto 8 Agustus 2026: Bitcoin Menguat, Solana Memimpin

2026-08-09
0
Polisi Korea Selatan Tunjuk Upbit Simpan Aset Kripto Sitaan

Polisi Korea Selatan Tunjuk Upbit Simpan Aset Kripto Sitaan

2026-08-09
0
Bantu IRGC Iran, AS Jatuhkan Sanksi terhadap Bursa Kripto Dubai

Bantu IRGC Iran, AS Jatuhkan Sanksi terhadap Bursa Kripto Dubai

2026-08-09
0
Kemitraan Trump Media dan Crypto.com Berakhir Imbas Perubahan Bisnis

Kemitraan Trump Media dan Crypto.com Berakhir Imbas Perubahan Bisnis

2026-08-09
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Terbang Berkat Data Tenaga Kerja AS

Harga Emas Hari Ini Terbang Berkat Data Tenaga Kerja AS

2026-08-09
Harga Emas Antam 8 Agustus 2026 Terbang Rp 40.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam 8 Agustus 2026 Terbang Rp 40.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-08-09

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.