• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

    Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

    Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Cari Alternatif Plastik, Kemenperin Siapkan Kertas hingga Kaca untuk Industri Kemasan

Cari Alternatif Plastik, Kemenperin Siapkan Kertas hingga Kaca untuk Industri Kemasan

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-04-21
0

Cari Alternatif Plastik, Kemenperin Siapkan Kertas hingga Kaca untuk Industri Kemasan

wmhg.org JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mulai mendorong diversifikasi bahan baku kemasan untuk mengurangi ketergantungan industri terhadap plastik.

Pemerintah menyiapkan alternatif seperti kertas (paperboard) hingga kaca untuk menjawab tantangan pasokan plastik domestik di tengah kenaikan harga imbas konflik di Timur Tengah. Kemenperin mencatat kebutuhan industri kemasan mencapai sekitar 7 juta ton per tahun. 

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika, mengatakan penggunaan kemasan berbasis kertas menjadi salah satu fokus utama. Saat ini, porsi kemasan kertas sudah mencapai sekitar 28% dari total industri kemasan, sementara kemasan fleksibel berbasis plastik masih mendominasi hingga 48%.

Kertas ini sebenarnya sudah dikenal, sudah banyak digunakan ya seperti umpamanya untuk susu, untuk jus dan untuk banyak sekali, ujarnya di Kantor Kemenperin di Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Putu menjelaskan, Kemenperin juga aktif mempertemukan produsen dan pengguna melalui skema business matching untuk mempercepat adopsi kemasan non-plastik.

Putu menilai momentum pergeseran ini menjadi peluang besar bagi industri kertas dalam negeri untuk tumbuh.

Selain kertas, pemerintah turut mendorong penggunaan kemasan berbahan kaca. Saat ini, porsi penggunaan kemasan kaca di dalam negeri masih sekitar 2%–3%. Kemenperin menargetkan angka tersebut dapat meningkat hingga 5%–6% untuk menggerakkan industri kaca nasional.

Namun demikian, Putu mengakui kemasan ramah lingkungan belum sepenuhnya mampu menggantikan plastik, terutama untuk produk makanan dan minuman. Tantangan utama terletak pada kemampuan material dalam menahan air, minyak, serta ketahanan panas.

Di sisi lain, alternatif berbasis bahan hayati seperti singkong, rumput laut, dan serat tumbuhan juga mulai dikembangkan. Saat ini kapasitas produksinya masih terbatas, sekitar 30.000–35.000 ton per tahun, sehingga penggunaannya masih bersifat spesifik.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kemenperin, Merijanti Punguan Pitaria, menambahkan industri juga dapat beralih ke kemasan aseptik berbasis kertas yang tidak memerlukan rantai pendingin (cold chain).

Menurutnya, meski harga kemasan aseptik relatif lebih tinggi, efisiensi dari sisi energi dan distribusi membuat biaya keseluruhan menjadi kompetitif.

Produknya sudah cukup stabil, jadi bisa diletakkan di suhu ruang, dan masa simpannya sangat lebih panjang dibandingkan produk itu tidak menggunakan kemasan aseptik, jelasnya.

Merijanti menyebutkan, kapasitas produksi kemasan aseptik dalam negeri saat ini mencapai 21 miliar kemasan per tahun dengan utilisasi sekitar 50%, sehingga masih terbuka ruang besar untuk peningkatan penggunaan.

Sebelumnya diberitakan Kontan, produsen kemasan kertas cokelat, PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) mengakui permintaan produk telah meningkat. Direktur Utama Alkindo Naratama, Herwanto Sutanto mengatakan, permintaan produk kemasan subtitusi plastik seperti kertas telah meningkat, terutama untuk kemasan makanan (food packaging).

Plastik saat ini bukan hanya terjadi kenaikan harga, tetapi pengadaannya yang jadi isu. Di lain sisi, permintaan kertas saat ini diperkirakan akan terus bergeser ke arah positif, kata Sutanto saat ditemui Kontan di Jakarta, Senin (21/4/2026).

Sebelum konflik Timur Tengah, ALDO telah memperkenalkan kertas cokelat sebagai upaya meminimalisasi penggunaan kemasan polistyren atau styrofoam yang dibanderol dengan harga murah. Peningkatan penjualan kertas cokelat pun terus terjadi.

Tapi dengan adanya kelangkaan plastik ini terjadi percepatan permintaan, lanjutnya.

Dengan begitu, Sutanto menyebut penjualan kemasan kertas ALDO telah meningkat sekitar 20% hingga 30% sejak awal tahun. Ia pun memproyeksikan, jika perang berlanjut, lonjakan permintaan kertas akan tumbuh lebih signifikan dalam tiga sampai empat bulan ke depan. Secara paralel, tak hanya domestik, permintaan ekspor juga telah meningkat.

Senada, PT Payung Rejeki Indonesia, produsen kemasan kertas merek GRADE, juga merasakan peningkatan permintaan meski tak di semua segmen.

Marketing Manager Payung Rejeki Indonesia, Adrian Nada mengatakan, lonjakan permintaan terjadi di segmen kemasan untuk usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) penjual gorengan atau makanan-minuman (mamin) yang sekarang sudah banyak beralih ke kemasan kertas.

Karena bagi segmen UMKM, kenaikan sedikit saja pada harga pokok produksi (HPP) pasti sangat berpengaruh terhadap penjualan, kata Adrian saat dihubungi Kontan secara terpisah, Minggu (19/4/2026).

Sementara, ia mencermati pada segmen menengah seperti hotel, restoran, kafe (horeca) tak tampak peningkatan permintaan yang signifikan. Sebab, lanjut Adrian, pasar segmen ini telah teredukasi untuk menggunakan produk kertas sebelum ada kenaikan harga plastik. 

Sebagai strategi, Adrian bilang pihaknya akan terus memasifkan kampanye penggunaan kertas sebagai kemasan, khususnya melalui pemasaran digital.

Untuk diketahui, Payung Rejeki Indonesia melayani permintaan kemasan kertas dengan kategori cake liner, doilies paper, paper bag, paper base, wrap, tableware.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
ETF Bitcoin Spot Alami Arus Dana Masuk Mingguan Tertinggi, Segini Nilainya

ETF Bitcoin Spot Alami Arus Dana Masuk Mingguan Tertinggi, Segini Nilainya

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Intip Promo Alfamart Hari Ini 2 Juni 2025, Ada Penawaran Spesial Serba Gratis!

Intip Promo Alfamart Hari Ini 2 Juni 2025, Ada Penawaran Spesial Serba Gratis!

2025-07-16
Rupiah 18.000 dan IHSG Anjlok, Airlangga Akhirnya Buka Suara

Rupiah 18.000 dan IHSG Anjlok, Airlangga Akhirnya Buka Suara

2026-10-17
Sempat Tertekan MSCI, OJK Sebut Pasar Saham Mulai Rebound

Sempat Tertekan MSCI, OJK Sebut Pasar Saham Mulai Rebound

2026-10-20
11 Kasus Dugaan Mafia Pangan Diusut Polisi, Ada Beras hingga Sawit

11 Kasus Dugaan Mafia Pangan Diusut Polisi, Ada Beras hingga Sawit

2026-10-20
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Perhiasan 19 Oktober 2026: Rincian Raja Emas dan Laku Emas

Harga Emas Perhiasan 19 Oktober 2026: Rincian Raja Emas dan Laku Emas

2026-10-20
Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini 19 Oktober 2026, Cek Rincian Lengkapnya!

Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini 19 Oktober 2026, Cek Rincian Lengkapnya!

2026-10-20
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Oktober 2026: Antam, UBS, Galeri24

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Oktober 2026: Antam, UBS, Galeri24

2026-10-20
Cek Harga Emas 24 Karat 19 Oktober 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

Cek Harga Emas 24 Karat 19 Oktober 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

2026-10-20

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Polisi Thailand Tangkap Warga China, Dugaan Transaksi Pencucian Uang Pakai Kripto

Polisi Thailand Tangkap Warga China, Dugaan Transaksi Pencucian Uang Pakai Kripto

2026-10-20
0
Harga Kripto 19 Oktober 2026: Bitcoin dan Ethereum Kompak Menguat

Harga Kripto 19 Oktober 2026: Bitcoin dan Ethereum Kompak Menguat

2026-10-20
0
Sui Investasi US$ 30 Juta di DATA Network untuk Perkuat Infrastruktur AI

Sui Investasi US$ 30 Juta di DATA Network untuk Perkuat Infrastruktur AI

2026-10-20
0
Penasihat Aset Digital Gedung Putih Patrick Witt Mundur, Siapa Penggantinya?

Penasihat Aset Digital Gedung Putih Patrick Witt Mundur, Siapa Penggantinya?

2026-10-20
0
Pejabat Korsel Bertemu Pelaku Bursa Kripto di Tengah Desakan Tunda Pajak hingga 2029

Pejabat Korsel Bertemu Pelaku Bursa Kripto di Tengah Desakan Tunda Pajak hingga 2029

2026-10-20
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Perhiasan 19 Oktober 2026: Rincian Raja Emas dan Laku Emas

Harga Emas Perhiasan 19 Oktober 2026: Rincian Raja Emas dan Laku Emas

2026-10-20
Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini 19 Oktober 2026, Cek Rincian Lengkapnya!

Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini 19 Oktober 2026, Cek Rincian Lengkapnya!

2026-10-20

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.