Jakarta – Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, membuka ruang seluas-luasnya bagi investor asing untuk terlibat dalam pembangunan jalur kereta api (KA) Trans Kalimantan. Saat ini, dua negara besar yakni China dan Rusia telah menyatakan minatnya.
Dudy menjelaskan, Rusia sempat menyatakan minat pada periode sebelumnya, sementara tawaran dari China datang menyusul. Kendati demikian, Menhub enggan membatasi opsi hanya pada kedua negara tersebut.
BACA JUGA:Mantan Presiden Suriah Bashar al-Assad Dijatuhi Hukuman Mati
BACA JUGA:Gaet Investor China hingga Rusia, Kemenhub Tawarkan Proyek Kereta Trans Kalimantan
BACA JUGA:Rusia Tutup 9 Bursa Kripto di Moscow City, Belum Ada Penjelasan Resmi
Silakan, kita terbuka. Karena memang kita tahu dulu Rusia sudah menyatakan minat, kemudian China juga minat. Kalau ada negara lain yang berminat, kami dengan senang hati dan sangat terbuka, ungkap Dudy di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (10/8/2026).
Ia menerangkan, calon investor nantinya akan duduk bersama pemerintah guna membahas rencana detail pengembangan KA Trans Kalimantan, termasuk merumuskan besaran nilai investasi, penentuan rute (trase), hingga skema kerja sama ke depannya.
Meski ketertarikan investor asing mulai terlihat serta adanya peran PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk Trans Sumatra, Dudy menyebut angka pasti total kebutuhan investasi belum ditentukan.
Itu harus kita lihat juga berapa panjangnya. Kemudian jenis kereta yang akan digunakan, itu semuanya saling terkait. Penentuan trasenya juga tentu harus dihitung secara detail, bebernya.


/2025/11/14/360945270.jpg)
/2025/02/11/767625643.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567082/original/065122900_1777264638-IMG_2687.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320078/original/017683700_1786334345-IMG_6362.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320205/original/037317100_1786340585-email-attachment_2026_08_10_ariefhakim-at-klyid_sistem-penindakan-terintegrasi-menhub-jamin-pelanggaran-truk-odol-tak-cuma-salahkan-pengemudi_1000403242.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320087/original/035975200_1786335049-1000402750.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352154/original/097767500_1610959712-20210118-Emas-Antam-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103062/original/041640700_1658923820-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5027992/original/041439300_1732861105-fotor-ai-2024112913176.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306955/original/077151200_1784943871-Gemini_Generated_Image_5q73a05q73a05q73.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762233/original/084887400_1709618123-fotor-ai-2024030510810.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)