Jakarta – Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) berkolaborasi dengan para perusahaan swasta pemasok Global dan Offtaker dalam upaya transformasi pembiayaan berkelanjutan yang menyasar sektor kehutanan berbasis agroforestri, khususnya bagi petani kakao dan kopi di Indonesia.
Perusahaan yang digandeng antara lain PT Mars Symbioscience Indonesia, yang bermitra dengan PT Olam Food Ingredients (OFI) Indonesia dan PT Papandayan Cocoa Industries (Barry Callebaut).
BACA JUGA:Harga Cabai Rawit Merah Masih Tinggi Usai Lebaran 2026, Ini Penyebabnya
BACA JUGA:Petani: Rokok Kretek Terancam Punah Akibat Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar
BACA JUGA:Timur Tengah Membara, Pupuk Indonesia Pastikan Pasokan Pupuk Aman
“BPDLH hadir untuk membantu meningkatkan literasi keuangan petani. Melalui skema dana bergulir, kita tidak hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga membangun rekam jejak finansial petani,” kata Direktur Utama BPDLH Joko Tri Haryanto, dikutip dari Antara, Kamis (2/4/2026).
Sinergi ini bertujuan untuk mengintegrasikan dukungan teknis sektor swasta dengan instrumen keuangan inovatif BPDLH guna membangun ekosistem rantai pasok yang transparan, akuntabel, dan memiliki daya telusur (traceability) tinggi.
Penyaluran Fasilitas Dana Bergulir (FDB) juga telah menyasar kelompok Tani Hutan Rakyat maupun kelompok Perhutanan Sosial yang memiliki produk usaha kehutanan.
Sesuai mandat BPDLH dalam mendukung pembangunan rendah karbon, BPDLH menghadirkan Fasilitas Dana Bergulir yang dirancang khusus untuk menjangkau kelompok tani hutan dan pelaku Perhutanan Sosial.
Kelompok Tani Hutan Rakyat (KTHR) yang telah melakukan tutupan hutan melalui mekanisme tunda tebang dan multiusaha kehutanan, seperti KTHR di Kediri untuk produk tunda tebang pohon mangga podang pada pembiayaan modal kerja dan investasi usaha pertanian, peternakan, dan perdagangan.
Skema ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas petani menuju entitas usaha yang visible dan bankable.
/2026/01/18/2123596038.jpg)
/2025/11/19/1688602766.jpg)
/2024/06/04/140834998.jpg)
/2026/01/30/508885737.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5542796/original/037226800_1774957477-Chef_Gunadi2.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5276247/original/033412300_1751948567-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3894535/original/042247000_1641302185-20220104-PPKM_DKI_Jakarta_Naik_ke_Level_2-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545195/original/001648100_1775133585-1000032398.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071007/original/007878700_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3352151/original/051235700_1610959710-20210118-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5372841/original/076901200_1759800689-perak.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5204454/original/066255600_1746000657-Jepretan_Layar_2025-04-30_pukul_15.07.37.jpg)