Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menggandeng Pemerintah Swiss dan Jerman untuk mempercepat pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri berstandar global melalui penyelenggaraan National Dual Vocational Education and Training (DVET) 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing industri nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan transformasi digital, kecerdasan buatan (AI), otomatisasi, transisi ekonomi hijau, dan perubahan rantai pasok global menuntut SDM industri yang adaptif dan kompetitif. Karena itu, pemerintah menjadikan pendidikan dan pelatihan vokasi sebagai prioritas nasional.
BACA JUGA:Kemenperin Klarifikasi Isu Samwon Busana Indonesia Tutup Pabrik
BACA JUGA:Kemenperin Lepas 2.369 Lulusan SMK Vokasi, Serapan Kerja Sentuh 63,70%
Penguatan pendidikan dan pelatihan vokasi menjadi prioritas nasional dan merupakan fondasi utama pembangunan SDM industri, kata Agus di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Kemenperin melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) bekerja sama dengan State Secretariat for Economic Affairs (SECO), Swisscontact, dan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ). Kolaborasi tersebut merupakan kelanjutan dari program peningkatan kompetensi vokasi yang telah berjalan sejak 2018.Â
National DVET 2026 diselenggarakan pada 21–23 Juli 2026 di Jakarta sebagai wadah memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri. Program ini juga menjadi bagian dari pengembangan sistem pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan sektor manufaktur.
Sekolah dan industri tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri. Keduanya harus menjadi mitra yang setara dalam mencetak talenta masa depan, ujar Kepala BPSDMI Doddy Rahadi.



/2026/04/08/2106434271.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303227/original/004497600_1784622744-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_15.30.39__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291645/original/096933900_1783571295-IMG_5380.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4971211/original/002589400_1729136232-IMG_5738.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3552343/original/069953600_1629981833-clay-banks-XvS-uKUoUao-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5369483/original/034567100_1759472304-1000117747.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450574/original/027965600_1766147761-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Perbankan_OJK__Dian_Ediana_Rae.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3181744/original/039116300_1594892567-20200716-Rupiah-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4980632/original/088675900_1729925953-3c4be2dd-02e9-4dde-98e4-1b2a557f2b63.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5076500/original/004014500_1735885889-000_32XK6HY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5111034/original/031563900_1738033947-AP_Photo-Ben_Curtis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133405/original/8100_1739534500-DALL__E_2025-02-14_19.00.12_-_A_digital_illustration_featuring_various_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___and_meme_coi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)