Jakarta – Pemerintah menetapkan asumsi nilai tukar rupiah sebesar 17.500 per dolar AS dalam RAPBN 2027. Langkah ini menjadi bagian dari strategi untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mengejar target pertumbuhan ekonomi sebesar 6%.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa stabilitas nilai tukar merupakan fondasi utama dalam menciptakan kepastian bagi dunia usaha dan mendorong investasi. Untuk menopang target pertumbuhan ekonomi 6% tersebut, pemerintah membidik pertumbuhan investasi mencapai 7% pada 2027.
BACA JUGA:Rupiah Melemah ke 17.744 Tersengat Lonjakan Harga Minyak
BACA JUGA:Rupiah Menguat ke 17.715 per Dolar AS, Investor Tunggu Data Inflasi
BACA JUGA:Rupiah Tertekan Konflik AS-Iran, Hari Ini Tembus 17.722 per Dolar AS
Kepercayaan investor global yang terjaga akan mendorong peningkatan aliran modal masuk yang berkontribusi positif terhadap stabilitas nilai tukar rupiah. Rupiah kami perkirakan stabil di tingkat 17.500 per dolar AS, kata Purbaya dalam Rapat Kerja DPR RI bersama pemerintah terkait pengantar asumsi dasar RUU APBN 2027 di Gedung DPR RI, Selasa (1/9/2026).
Purbaya menegaskan, stabilitas rupiah sangat krusial mengingat perekonomian global masih dibayang-bayangi ketidakpastian akibat memanasnya tensi geopolitik, fragmentasi perdagangan, dan aksi proteksionisme. Berbagai risiko ini dinilai berpotensi menekan inflasi, suku bunga, nilai tukar, hingga aktivitas perdagangan.
Lewat strategi ekonomi yang tepat serta kebijakan fiskal yang bijak dan berkelanjutan, pemerintah optimistis perekonomian pada 2027 mampu tumbuh 6% dengan inflasi tetap terjaga di level 2,5%, ujar Purbaya.

/2023/05/14/264219921.jpg)
/2025/12/19/61195436.jpg)
/2025/05/16/900565566.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337461/original/000678100_1788246808-IMG_4215.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4834401/original/078687200_1715874903-WhatsApp_Image_2024-05-16_at_15.35.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420194/original/096245700_1763728465-IMG_0140.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805343/original/080058200_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013694/original/080364800_1651632347-000_329D9VK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4527216/original/053880700_1691248902-Kripto_9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)