Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmennya dalam melakukan penegakan hukum di sektor pangan. Hingga kini, sebanyak 102 orang mafia pangan telah dijebloskan ke dalam penjara.
Amran menegaskan tidak akan segan menindak tegas pihak-pihak yang melanggar aturan dan merugikan masyarakat. Ia memproyeksikan jumlah tersangka masih bakal terus bertambah.
BACA JUGA:Amran Minta MBG Pakai Menu Telur Tiga Kali Sepekan Buat Jaga Harga
BACA JUGA:Dua Ditjen Jadi Sasaran Sidak Amran: Belasan Pegawai Terancam Sanksi
BACA JUGA:Amran Sulaiman Skors Tiga Pegawai Kementan Imbas Merokok di Jam Kerja
Sudah 100 tersangka, 102 sampai hari ini. Tapi kalau ada yang mempermainkan pangan, insyaallah akan bertambah lagi ke depan, tegas Amran di kediamannya kawasan Kalibata, Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Amran menerangkan, langkah tegas tersebut tidak hanya menyasar pihak luar. Pegawai hingga pejabat di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) yang terbukti melanggar turut ditindak.
Bukan saja dari luar, dari Kementerian Pertanian berapa kami pecat, berapa kami tersangkakan, minta ditersangkakan oleh penegak hukum. Itu ada kelas direktur dipenjara sekarang, ucapnya.
Mentan mewanti-wanti agar tidak ada pihak mana pun yang memanfaatkan dan mempermainkan kepentingan masyarakat demi keuntungan pribadi.
Yang selalu mempermainkan, pasti ada. Itu sudah kepastian karena ingin mencari keuntungan di atas penderitaan rakyat kecil, dan itu perintah Presiden, basmi! tegas Amran.
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2025/02/10/462114211.jpg)
/2023/10/01/342276568.jpg)
/2024/01/17/2061950103.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5173277/original/048562000_1742827098-WhatsApp_Image_2025-03-24_at_21.29.58.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368377/original/068185600_1791431197-email-attachment_2026_10_08_adyanugrahadi_menteri-umkm-jadi-pengampu-ekosistem-ojol-kawal-kemitraan-dengan-aplikator_IMG_7377.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353343/original/079554200_1789961127-IMG_7203.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369085/original/095022600_1791467558-Forum_Tukar_Pikiran_Implementasi_Wajib_Halal-8_oktober_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368404/original/053332500_1791433059-email-attachment_2026_10_08_ariefhakim-at-klyid_menkeu-suahasil-fiskal-dan-danantara-saudara-kembar_1000466331.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309012/original/011632200_1785214700-Gemini_Generated_Image_5o6uim5o6uim5o6u.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3188320/original/078196100_1595493634-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119144/original/046555200_1738566795-XRP_illustration.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4381430/original/007733200_1680504270-traxer-EBKPxro0A9c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)