Jakarta – Pasar kripto tengah mengalami tren penurunan, tanpa menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Namun, pergerakan harga Ethereum saat ini menunjukkan bahwa penurunan tersebut mungkin tergolong ringan.
Analis Kripto Ali Martinez mengungkapkan data on-chain Ethereum, yang menunjukkan zona harga kritis yang dapat membentuk pergerakan harga kripto tersebut selanjutnya.
BACA JUGA:Bitmine Kuasai 4,2 Juta Ethereum, Total Aset Kripto Tembus USD 14,5 Miliar
BACA JUGA:Harga Kripto 23 Januari 2026: Bitcoin hingga Dogecoin Parkir di Zona Merah
Ali mengungkapkan bahwa sebagian besar pergerakan harga Ethereum baru-baru ini terkonsentrasi antara USD 3.119 dan USD 2.772. Ini berarti terjadi akumulasi Ethereum yang besar dalam kisaran harga tersebut.
Yang perlu diperhatikan, tampaknya sebagian besar pemegang ETH terakhir kali membeli aset tersebut di sekitar level USD 2.772 dan USD 3.119, yang secara efektif menjadikan zona tersebut sebagai area support kunci.
Biasanya, telah diamati bahwa ketika harga kembali ke wilayah di mana banyak investor membeli, tekanan jual sering kali mereda, karena para pemegang menjadi enggan untuk keluar dari pasar dengan kerugian.
Alih-alih menjual pada level tersebut, pembeli Ethereum sering kali masuk untuk mempertahankan posisi mereka, sehingga menyebabkan harga menjadi stabil.
Meskipun pergerakan harga Ethereum baru-baru ini meniru tren negatif yang terlihat di pasar kripto secara lebih luas, para analis optimistis bahwa harga tidak akan jatuh di bawah level yang disebutkan sebelumnya sebelum reli berikutnya dimulai.
/2025/12/09/182562731.jpg)
/2025/07/30/1831788301.jpg)
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/09/02/1600387136.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4876285/original/011593500_1719462277-fotor-ai-2024062711138.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480424/original/059633200_1769056058-Foto_1_.JPG.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4739433/original/003170600_1707531269-20240210-Sembahyang_Imlek-ANG_11.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369943/original/032417700_1476098428-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5342655/original/057756700_1757397640-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482999/original/031033400_1769314652-9562cdc2-e376-4f0d-9aa8-3199ad3851eb.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3259814/original/014290800_1602033336-34c3bb73-b113-4f07-b612-8f8955ea82a5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1308848/original/001411100_1470395135-20160805-Pedagang-Daging-Sapi-Jakarta--Angga-Yuniar4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3137583/original/087265500_1590562334-tiktok-5064078.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2806419/original/068811000_1557917958-20190515-Impor-Daging-Beku-Naik-saat-Ramadan-ANGGA-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482802/original/091920300_1769253611-WhatsApp_Image_2026-01-23_at_22.21.11.jpeg)