Jakarta – Investor modal ventura sekaligus miliarder pendukung Bitcoin, Tim Draper, menilai ancaman teknologi quantum computing terhadap Bitcoin masih jauh lebih kecil dibanding risiko yang dihadapi sistem perbankan konvensional dan mata uang fiat.
Draper mengatakan aset Bitcoin yang dimilikinya saat ini justru lebih aman dibandingkan dana dalam bentuk dolar AS yang disimpan di bank tradisional. Perkembangan teknologi komputer kuantum berpotensi lebih dahulu membobol sistem perbankan sebelum mampu mengganggu jaringan blockchain Bitcoin.
BACA JUGA:Bursa Kripto Luncurkan Indeks Aset Kripto Pertama CFX10
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini 10 Juni 2026: Mayoritas Aset Digital Melemah
BACA JUGA:Strategy Borong Bitcoin Rp 1,8 Triliun
“Quantum akan meretas bank jauh lebih dulu sebelum bisa menyentuh blockchain,” ujar Draper dikutip dari U.Today, Rabu (10/6/2026).
Ia menambahkan, apabila suatu saat terjadi ancaman serius terhadap keamanan Bitcoin akibat quantum computing, komunitas Bitcoin masih memiliki opsi untuk melakukan hard fork atau perubahan besar pada jaringan guna mengembalikan sistem ke blok terakhir yang dianggap aman.
Secara teknis, langkah tersebut memang memungkinkan dilakukan. Namun, prosesnya membutuhkan kesepakatan luas dari para penambang (miners) dan operator node yang menjadi tulang punggung jaringan Bitcoin.
Pernyataan Draper muncul di tengah meningkatnya perdebatan mengenai dampak perkembangan teknologi quantum computing terhadap keamanan aset kripto. Sejumlah pihak menilai teknologi tersebut berpotensi memecahkan sistem kriptografi yang saat ini digunakan oleh Bitcoin dan berbagai aset digital lainnya.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4384996/original/071120700_1680741641-IMG-20230405-WA0031.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6452974/original/020827300_1779317477-20150917141934-kisah-petani-kelapa-sawit-riau-bekerja-di-tengah-kabut-asap-006-isn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1115402/original/035378100_1453179673-20160119-Buruh-Tembakau-AFP1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5734873/original/051649600_1778630145-meskipun-ekspor-melemah-cadangan-devisa-ri-masih-meningkat.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2832426/original/059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8197188/original/051768600_1781055569-3d91add3-64a3-4e95-a067-495458091562.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8199391/original/044217200_1781057893-2e1644af-b1c7-4f49-b303-61ec31cc4ece_1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3626295/original/027885300_1636365579-8_november_2021-2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876292/original/002461400_1719462328-fotor-ai-20240627112338.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4260905/original/096870900_1671007456-20221214-Sam-Bankman-Fried-AFP-1.jpg)