Jakarta – Adopsi stablecoin semakin cepat. Akan tetapi, analis JPMorgan menolak asumsi pertumbuhan pemakaian stablecoin akan otomatis menjadi pertumbuhan kapitalisasi pasar.
Mengutip Yahoo Finance, ditulis Senin (4/5/2026), Stablecoin adalah kripto yang dipatok pada aset stabil, seperti dolar Amerika Serikat (AS), yang dirancang untuk mempertahankan nilai tetap dan menghindari volatilitas harga yang lazim terjadi pada kripto lainnya.
BACA JUGA:Harga Toncoin Naik 3%, Volume Transaksi Tembus USD 95 Juta
BACA JUGA:Harga Bitcoin Sempat Sentuh USD 80.000, Ini Pemicunya
BACA JUGA:Warren Buffett Ingatkan Investor soal Risiko Kripto
Kapitalisasi pasar stablecoin mencapai sekitar USD 322 miliar atau Rp 5.581 triliun (asimsi kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.330) per 1 Mei, menurut CoinMarketCap. Adapun USDT milik Tether dan USDC milik Circle mendominasi pangsa pasar.
Kapitalisasi pasar USDT mencapai sekitar USD 189 miliar atau Rp 3.276 triliun, sedangkan USDC mencapai USD 77 miliar atau Rp 1.334 triliun.
JPMorgan memperkirakan transaksi stablecoin berjalan dengan laju tahunan sekitar USD 17,2 triliun tahun ini, berdasarkan data tahun berjalan.
Para analis mengaitkan sebagian besar percepatan ini dengan pengesahan Undang-Undang GENIUS di Amerika Serikat tahun lalu, yang menetapkan kerangka peraturan federal utama pertama untuk stablecoin dan membuka adopsi yang lebih luas oleh lembaga dan pedagang.
Menurut analis yang dipimpin oleh direktur pelaksana Nikolaos Panigirtzoglou, metrik kunci yang perlu diperhatikan untuk pertumbuhan kapitalisasi pasar stablecoin adalah kecepatan, demikian dari laporan TheBlock.
Ini mengacu pada frekuensi peredaran stablecoin yang sama melalui transaksi. Seiring sistem pembayaran yang dibangun di atas stablecoin menjadi lebih efisien, kumpulan koin yang sama dapat memproses volume aktivitas yang jauh lebih besar tanpa memerlukan koin baru untuk dicetak.
Menurut pendapat kami, semakin luas penggunaan sistem pembayaran berbasis stablecoin, semakin tinggi efisiensinya dan dengan demikian kecepatannya, tulis para analis.
Pada gilirannya, kecepatan yang lebih tinggi kemungkinan akan membatasi perluasan dunia stablecoin di masa mendatang, bahkan jika penggunaannya dalam pembayaran meningkat secara eksponensial dari sini.
Dengan kata lain, efisiensi yang membuat stablecoin menarik sebagai jalur pembayaran mungkin menjadi faktor yang membatasi seberapa besar kapitalisasi pasar dapat tumbuh.



/2025/07/21/1090921824.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5573324/original/075480200_1777889710-Foto_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523299/original/026180000_1772800697-IMG_0755.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5565685/original/015970400_1777073651-WhatsApp_Image_2026-04-25_at_06.24.20.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5573310/original/062516500_1777888921-IMG_4199.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5567464/original/020192000_1777281872-IMG_2719.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5572666/original/009246600_1777864313-WhatsApp_Image_2026-05-04_at_09.41.03_1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571829/original/093118300_1777704198-AP26122040085377.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494446/original/004987900_1770289836-Wakil_Menteri_Keuangan_Juda_Agung.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571309/original/088082300_1777615901-bur1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3977328/original/018204200_1648468441-FOTO.jpg)