Jakarta – Harga kripto selama 24 jam terakhir didominasi oleh pergerakan di zona merah, dengan mayoritas aset digital berkapitalisasi besar mengalami koreksi. Bitcoin (BTC) sebagai aset kripto terbesar di dunia alami penurunan diikuti Ethereum (ETH) yang melemah.
Meski demikian, beberapa aset masih mampu mencatatkan kenaikan tipis, seperti Tether (USDT), USD Coin (USDC), dan TRON (TRX). Dari 15 aset kripto yang masuk daftar, hanya tiga yang berhasil bertahan di zona hijau, sementara sisanya mengalami penurunan harga dengan besaran yang bervariasi.
BACA JUGA:Bank Asal Korea Selatan Ini Gandeng Solana Ekspansi Blockchain
BACA JUGA:Partai Republik di AS Lebih Banyak Adopsi Kripto
BACA JUGA:Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group
Mengutip Coinmarketcap.com, Senin (22/6/2026) Bitcoin (BTC) masih mempertahankan posisinya sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar mencapai US$ 1,28 triliun. Namun dalam perdagangan 24 jam terakhir, harga BTC turun 1,30% dan berada di level US$ 63.367,43.
Ethereum (ETH) juga bergerak melemah sebesar 1,95%. Kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar ini diperdagangkan di level US$ 1.705,20 dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai US$ 206,59 miliar.
Sementara itu, stablecoin Tether (USDT) justru mampu menguat tipis 0,01% ke posisi US$ 0,9989. Dengan kapitalisasi pasar sebesar US$ 186,23 miliar, USDT tetap menjadi salah satu aset digital yang paling banyak digunakan sebagai instrumen lindung nilai di pasar kripto.
Binance Coin (BNB) mencatat pelemahan yang relatif terbatas, yakni 0,21%, sehingga diperdagangkan di harga US$ 585,84. Kapitalisasi pasar BNB tercatat sebesar US$ 78,98 miliar.
Sementara itu, USD Coin (USDC) berhasil naik tipis 0,01% ke level US$ 0,9998. Stablecoin ini memiliki kapitalisasi pasar mencapai US$ 74,92 miliar, mempertahankan posisinya sebagai salah satu aset dengan nilai yang stabil di tengah volatilitas pasar.



/2025/10/07/2002674624.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4674212/original/048639800_1701747087-thought-catalog-I0TDRP0fj6Y-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4447121/original/056397600_1685440865-20230530-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)






:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2375572/original/090361500_1538739773-20181005-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)