Jakarta – Harga Bitcoin turun di bawah USD 77.000 karena sentimen penghindaran risiko yang meluas mencengkeram pasar kripto, di mana mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar ini mencapai titik terendah intraday di USD 76.624 sebelum pulih sebagian.
Dikutip dari coinmarketcap, Sabtu (18/4/2026), pergerakan ini mendorong Indeks Ketakutan dan Keserakahan ke wilayah Ketakutan Ekstrem dan menimbulkan pertanyaan tentang apakah level support kunci dapat bertahan.
BACA JUGA:RAVE Token Hadapi Tuduhan Manipulasi, Begini Kronologinya
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini 18 April 2026: Mayoritas Menguat, Bitcoin Parkir di Zona Hijau
Harga Bitcoin jatuh ke level terendah USD 76.624 selama aksi jual sebelum pulih dan diperdagangkan di dekat USD 79.937, penurunan sekitar 3,2%. Level USD 77.000 berfungsi sebagai angka bulat psikologis dan zona dukungan teknis yang telah dipantau oleh para pedagang selama berminggu-minggu.
Penurunan harga ini bukanlah proses yang lambat. BTC merosot di bawah USD 80.000 di tengah tekanan jual yang berkelanjutan di pasar saham dan aset berisiko, dengan pasar kripto mengikuti penurunan pasar keuangan secara keseluruhan. Kecepatan penurunan menunjukkan pergerakan yang didorong oleh likuidasi, bukan distribusi organik.
Sebagai konteks, Bitcoin telah diperdagangkan dalam kisaran di atas USD 80.000 selama sebagian besar periode sebelumnya. Turunnya harga Bitcoin di bawah $77.000, meskipun hanya sebentar, menandai penembusan bersih pertama di bawah kisaran tersebut dan menggeser struktur pasar jangka pendek ke arah penurunan.

/2025/08/31/663872302.jpg)
/2025/10/06/1838782639.jpg)
/2026/02/05/898319651.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4740420/original/059441100_1707701782-fotor-ai-2024021283456.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557560/original/040351900_1776334899-WhatsApp-Image-2026-04-15-at-19-41-45.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4347730/original/064079400_1678087559-20230306-Ekonomi-China-AP-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558566/original/098264900_1776425951-IMG_3685.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375574/original/030742400_1538739776-20181005-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375572/original/090361500_1538739773-20181005-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558555/original/036340500_1776424754-Menteri_PKP__Maruarar_Sirait__saat_konferensi_pers_di_Wisma_Danantara-17_April_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1954437/original/003823600_1519994760-20180302-Dolar-AY1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)