Jakarta – PT Central Finansial X (CFX) merilis laporan Perkembangan Data Industri Aset Kripto sebagai rujukan informasi mengenai aktivitas perdagangan aset kripto di Indonesia. Laporan ini direncanakan terbit setiap bulan dan memuat rangkuman transaksi yang terjadi di ekosistem Bursa Kripto CFX.
Data yang disajikan mencakup aktivitas di pasar spot dan derivatif, seperti volume perdagangan, frekuensi transaksi, serta jumlah konsumen aktif bulanan. Informasi tersebut akan dipublikasikan melalui situs resmi dan media sosial CFX agar dapat diakses oleh masyarakat dan pelaku industri.
BACA JUGA:Mastercard Bentuk Aliansi Kripto Global, Libatkan Binance hingga PayPal
BACA JUGA:Robert Kiyosaki Ingatkan Ancaman Crash Saham di 2026: Sarankan Investasi Emas dan Bitcoin
Direktur Utama Bursa Kripto CFX, Subani, mengatakan publikasi laporan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan ekosistem kripto yang lebih terbuka dan menyediakan data pasar bagi publik.
Sebagai bursa kripto, kami selalu berkomitmen untuk menjaga kualitas ekosistem aset kripto melalui ketersediaan data transaksi yang valid dan transparan. Kami berharap data-data tersebut dapat rujukan yang objektif bagi masyarakat maupun konsumen dalam melihat kondisi pasar dan sebelum mengambil keputusan transaksi, jelas Subani dalam keterangan resmi, Kamis (12/3/2026).
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2025/07/29/892551915.jpg)
/2024/03/28/880123798.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2824335/original/041767100_1560048960-20190608-Arus-Balik-Pemudik-Mulai-Padati-Tol-Trans-Jawa-IQBAL-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2327646/original/049800200_1534128587-Foto_Liputan6.com.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/4282582/original/062080800_1672910733-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529355/original/013183400_1773327457-IMG_0251.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5254460/original/079028500_1750124342-Bank_Mandiri.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5372841/original/076901200_1759800689-perak.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5528100/original/086055000_1773238557-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_20.27.55.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375575/original/026127600_1538739777-20181005-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5528113/original/009665700_1773239757-Jalan_Tol_Solo-Jogja-NYIA_Kulonprogo_segmen_Prambanan-Purwomartani_beroperasi_secara_fungsional-11_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5513260/original/010116400_1772007770-006446100_1680078026-money-gbed170cd0_1920_1_.jpg)