Jakarta – Perusahaan analitik blockchain CryptoQuant mengidentifikasi level US$ 53.600 sebagai salah satu area penting yang perlu diperhatikan oleh investor Bitcoin. Angka tersebut merupakan realized price atau harga realisasi Bitcoin saat ini, yakni rata-rata harga beli seluruh pelaku pasar berdasarkan data transaksi on-chain.
Kepala Riset CryptoQuant, Julio Moreno, menjelaskan bahwa realized price selama ini menjadi indikator penting dalam menentukan titik terendah siklus pasar Bitcoin.
BACA JUGA:Remaja 20 Tahun Curi Bitcoin Rp 233 Miliar, Uangnya Dipakai Foya-Foya
BACA JUGA:Aktivitas Transaksi XRP Anjlok 91,5%, Harga Terancam Sentuh US$ 1
Dikutip dari CoinMarketCap, Kamis (11/6/2026), secara historis, harga Bitcoin cenderung mencapai titik dasar (bottom) di sekitar atau sedikit di bawah level realized price pada setiap fase pasar bearish besar. Kondisi serupa pernah terjadi saat gejolak pasar akibat runtuhnya bursa kripto FTX pada November 2022.
Kala itu, harga Bitcoin sempat menembus level realized price sebelum akhirnya kembali pulih. Karena itu, indikator tersebut kini kembali menjadi perhatian investor sebagai salah satu tolok ukur valuasi utama aset kripto terbesar di dunia tersebut.
Meski demikian, Moreno menegaskan level US$ 53.600 bukanlah prediksi pasti mengenai arah harga Bitcoin.
Ia menyebut kemungkinan Bitcoin turun ke level tersebut hanyalah salah satu skenario yang dapat terjadi berdasarkan pola historis pasar. Menurutnya, meskipun pergerakan tersebut sejalan dengan pembentukan titik terendah pada siklus sebelumnya, tidak ada jaminan harga Bitcoin akan benar-benar mencapai level tersebut.
Pekan lalu, Bitcoin sempat menyentuh level terendah baru dalam siklus bearish di kisaran US$ 59.000, hanya sekitar 9 persen di atas realized price. Namun setelah itu, harga kembali pulih dan diperdagangkan di sekitar US$ 62.150.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119144/original/046555200_1738566795-XRP_illustration.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5299141/original/036414800_1753783117-IMG-20250729-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229351/original/000339000_1781089767-DSC01865.jpg)
/2026/01/28/1071091106.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523351/original/063455500_1772803904-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Maret_2026c.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913279/original/044672700_1643034569-24_januari_2022-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6998518/original/060608900_1779768813-AP26142827392886.jpg)