Jakarta – Coinbase akan memangkas sekitar 700 karyawan atau sekitar 14% dari tenaga kerja global. Langkah PHK yang dilakukan Coinbase itu sebagai upaya mengurangi biaya di tengah volatilitas pasar kripto dan reposisi bisnis di era kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Mengutip Channel News Asia, ditulis Rabu (6/5/2026), pemutusan hubungan kerja (PHK) ini terjadi ketika bursa aset digital bergulat dengan perlambatan aktivitas perdagangan setelah penurunan yang lebih luas di pasar kripto dari puncaknya pada Oktober. Hal ini mencerminkan sentimen investor yang lebih berhati-hati.
BACA JUGA:Laporan Oxfam: Gaji CEO Naik 20 Kali Lebih Cepat Dibanding Pekerja
BACA JUGA:Arab Saudi Izinkan Karyawan Cuti Buat Ibadah Haji, Tetap Digaji Meski Libur 15 Hari
BACA JUGA:Microsoft Menawarkan Program Pensiun Dini kepada Karyawan di AS
“Dengan volume perdagangan yang masih rendah dan sentimen yang lemah, kami melihat tindakan ini sebagai dukungan terhadap profitabilitas ke depan,” ujar Analis Clear Street, Owen Lau.
Lau menambahkan, selain pemotongan biaya, manajemen sedang membentuk kembali tim di sekitar alur kerja berbasis AI, yang menandakan dorongan jangka panjang untuk produktivitas yang lebih tinggi per karyawan.
Perusahaan memperkirakan menyelesaikan sebagian besar proses ini pada kuartal kedua 2026 dan akan menanggung biaya sekitar USD 50 juta atau Rp 870,27 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.410) hingga USD 60 juta atau Rp 1,04 triliun, terutama terkait dengan pesangon dan tunjangan karyawan lainnya.
Perusahaan mengatakan biaya tambahan dapat muncul dari faktor restrukturisasi yang tidak terduga, dengan sebagian besar biaya diperkirakan terjadi pada kuartal kedua.
Fokus pada AI
PHK telah meluas di berbagai perusahaan AS pada awal tahun ini. Hal ini karena bisnis memangkas pengeluaran, menyederhanakan operasi, dan menyesuaikan diri dengan meningkatnya penggunaan alat AI.



/2026/02/02/899006842.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5572020/original/074201000_1777729472-f8d7783671e0be5da25501b4ac663221185b14f4-1921x1080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380634/original/015561300_1760428049-AP25286362411092.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568974/original/068598400_1777422490-1000034042.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522140/original/044449300_1772718909-7eef455c-f3b2-4a8b-a9e6-6297d80f6724.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562094/original/020205200_1776778989-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-21_April_2026a.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3181748/original/004753900_1594892570-20200716-Rupiah-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5574766/original/017693600_1777977090-IMG_2813__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501244/original/065983200_1770890840-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026de.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496712/original/067203300_1770596625-stasiun_pengisian_kendaraan_listrik_umum__SPKLU_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2172325/original/001382600_1525690405-Investasi-Meningkat_-Ekonomi-Indonesia-Kuartal-1-Tumbuh-5_06_1.jpg)