• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Kamis, Agustus 6, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Harga BBM Naik, Inflasi Pangan Diroyeksi Tembus 6% di April 2026, Cek Pemicunya

    Harga BBM Naik, Inflasi Pangan Diroyeksi Tembus 6% di April 2026, Cek Pemicunya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Harga BBM Naik, Inflasi Pangan Diroyeksi Tembus 6% di April 2026, Cek Pemicunya

    Harga BBM Naik, Inflasi Pangan Diroyeksi Tembus 6% di April 2026, Cek Pemicunya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » WFH ASN Tak Pengaruhi Okupansi Kantor Komersial

WFH ASN Tak Pengaruhi Okupansi Kantor Komersial

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-04-03
0

WFH ASN Tak Pengaruhi Okupansi Kantor Komersial

wmhg.org – JAKARTA. Kebijakan work from home (WFH) satu hari per minggu bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) belum berdampak langsung terhadap pasar perkantoran komersial. Namun, kebijakan ini tetap memiliki implikasi jangka panjang sebagai sinyal perubahan pola kerja di Indonesia.

Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto mengatakan, kebijakan WFH ASN pada dasarnya tidak menyasar sektor perkantoran komersial. Hal ini karena mayoritas ASN bekerja di gedung milik pemerintah, bukan sebagai penyewa di gedung swasta.

“Tidak ada demand shock langsung terhadap pasar perkantoran komersial, baik dari sisi okupansi maupun aktivitas penyewaan,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Kontan, Kamis (2/4/2026).

Menurut Ferry, tingkat hunian (okupansi) gedung perkantoran komersial relatif tidak terpengaruh. Pasalnya, tenant utama seperti perusahaan swasta dan multinasional tidak terikat pada kebijakan tersebut. Selain itu, sebagian besar perusahaan juga telah lebih dulu mengadopsi pola kerja hybrid sejak pandemi Covid-19.

Kendati dampak langsung terbatas, Ferry menilai, kebijakan ini dapat memperkuat tren yang sudah berlangsung yakni efisiensi penggunaan ruang kantor.

Perusahaan yang telah menerapkan sistem kerja hybrid cenderung akan semakin mengoptimalkan ruang kerja. Strateginya antara lain dengan mengurangi kebutuhan ruang, menata ulang layout kantor, hingga mengadopsi konsep ruang kerja fleksibel.

“Ini bukan tren baru. Perubahan sudah terjadi sejak pandemi, dan kebijakan pemerintah hanya menjadi katalis tambahan,” kata Ferry.

Dalam konteks ini, Ferry menekankan pentingnya membedakan antara tingkat okupansi dan tingkat utilisasi ruang. Okupansi mengacu pada tingkat hunian gedung oleh tenant, sementara utilisasi mencerminkan seberapa intens ruang tersebut digunakan.

WFH, lanjutnya, lebih berdampak pada utilisasi. Artinya, ruang kantor tetap disewa, tetapi tidak digunakan secara penuh setiap hari.

Dalam jangka panjang, penurunan utilisasi berpotensi mendorong perusahaan menyesuaikan kebutuhan ruang. Namun, proses ini berlangsung secara bertahap, bukan sebagai reaksi langsung terhadap kebijakan WFH ASN.

“Gedung tetap terisi secara kontraktual, tetapi penggunaannya tidak optimal setiap hari. Penyesuaian kebutuhan ruang baru akan terlihat jika perusahaan mulai menghitung kebutuhan berdasarkan utilisasi aktual,” imbuh Ferry.

Dari sisi pemilik gedung, kondisi ini belum menimbulkan tekanan dalam jangka pendek. Tidak ada indikasi tenant akan langsung mengurangi ruang atau menghentikan sewa.

Meski begitu, pemilik properti tetap perlu mencermati potensi perubahan perilaku tenant ke depan, terutama terkait kebutuhan ruang yang lebih fleksibel.

Ferry menambahkan, dampak kebijakan WFH ASN justru berpotensi lebih terasa di sektor lain. Pada sektor ritel, misalnya, aktivitas dapat menurun di kawasan yang didominasi perkantoran pemerintah, meskipun sifatnya lokal.

Sementara di sektor residensial, tren WFH dapat meningkatkan preferensi terhadap hunian yang lebih nyaman dan luas. Adapun sektor industri dan logistik dinilai tidak terdampak signifikan.

Secara keseluruhan, Ferry menyimpulkan bahwa kebijakan WFH ASN bukanlah pendorong utama perubahan pasar (market driver), melainkan sinyal (market signal).

Kebijakan ini tidak serta-merta menurunkan permintaan perkantoran atau mengubah struktur pasar dalam waktu singkat. Namun, dalam jangka panjang, kebijakan tersebut dapat memperkuat tren kerja hybrid dan memengaruhi perilaku sektor swasta secara gradual.

“Dampaknya lebih bersifat jangka panjang dan terkait perubahan perilaku, bukan perubahan fundamental dalam waktu dekat,” imbuh Ferry.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Harga Bitcoin Jatuh Gara-Gara Trump

Harga Bitcoin Jatuh Gara-Gara Trump

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Menko Airlangga Apresiasi BRI Berkat Penyaluran Kredit UMKM Capai Rp1.106 T

Menko Airlangga Apresiasi BRI Berkat Penyaluran Kredit UMKM Capai Rp1.106 T

2025-02-01
UMKM di Sleman Temukan Harapan Ekonomi dari Singkong

UMKM di Sleman Temukan Harapan Ekonomi dari Singkong

2025-08-13
Daya Beli Melemah, Bank Danamon Yakin Kredit Bermasalah Terjaga

Daya Beli Melemah, Bank Danamon Yakin Kredit Bermasalah Terjaga

2026-07-31
Top 3: Pria Sidoarjo Gratis Isi BBM Pertamax Setahun Gara-Gara Aksi Heroik di SPBU

Top 3: Pria Sidoarjo Gratis Isi BBM Pertamax Setahun Gara-Gara Aksi Heroik di SPBU

2024-08-16
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Antam 5 Agustus 2026 Turun Rp 4.000, Simak Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam 5 Agustus 2026 Turun Rp 4.000, Simak Daftar Lengkap di Sini

2026-08-06
Harga Emas Pegadaian 5 Agustus 2026: Galeri24 Sentuh Rp 2,5 Juta

Harga Emas Pegadaian 5 Agustus 2026: Galeri24 Sentuh Rp 2,5 Juta

2026-08-06
Harga Perak Antam Hari Ini 5 Agustus 2026 Melambung Rp 500

Harga Perak Antam Hari Ini 5 Agustus 2026 Melambung Rp 500

2026-08-06
Harga Emas Perhiasan 5 Agustus 2026: Cek Termahal hingga Termurah di Sini

Harga Emas Perhiasan 5 Agustus 2026: Cek Termahal hingga Termurah di Sini

2026-08-06

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Pengusaha Kanada Ini Ungkap Hal Terburuk Mengenai Bitcoin

Pengusaha Kanada Ini Ungkap Hal Terburuk Mengenai Bitcoin

2026-08-06
0
Harga Kripto 5 Agustus 2026: Bitcoin dan Ethereum Kompak Menghijau

Harga Kripto 5 Agustus 2026: Bitcoin dan Ethereum Kompak Menghijau

2026-08-06
0
Bitmine Beli 10.399 Ethereum, Nilainya Tembus Rp 350,39 Miliar

Bitmine Beli 10.399 Ethereum, Nilainya Tembus Rp 350,39 Miliar

2026-08-06
0
Jika RUU Clarity Gagal Disahkan, Bos Bitwise Sebut Industri Kripto Masih Positif

Jika RUU Clarity Gagal Disahkan, Bos Bitwise Sebut Industri Kripto Masih Positif

2026-08-06
0
BNY Mellon Gandeng Galaxy Digital Perluas Layanan Kripto

BNY Mellon Gandeng Galaxy Digital Perluas Layanan Kripto

2026-08-06
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Antam 5 Agustus 2026 Turun Rp 4.000, Simak Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam 5 Agustus 2026 Turun Rp 4.000, Simak Daftar Lengkap di Sini

2026-08-06
Harga Emas Pegadaian 5 Agustus 2026: Galeri24 Sentuh Rp 2,5 Juta

Harga Emas Pegadaian 5 Agustus 2026: Galeri24 Sentuh Rp 2,5 Juta

2026-08-06

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.