• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, Agustus 31, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Skema Bagi Hasil Ojol Diubah, Ini Sikap Grab Indonesia

    Skema Bagi Hasil Ojol Diubah, Ini Sikap Grab Indonesia

    RI Ketergantungan Nikel Filipina, Apindo Buka Suara Soal Kerjasama di KTT ASEAN

    RI Ketergantungan Nikel Filipina, Apindo Buka Suara Soal Kerjasama di KTT ASEAN

    Laba Turun 17,4% pada 2025, Panca Budi Idaman (PBID) Bidik Pertumbuhan Penjualan 10%

    Laba Turun 17,4% pada 2025, Panca Budi Idaman (PBID) Bidik Pertumbuhan Penjualan 10%

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Skema Bagi Hasil Ojol Diubah, Ini Sikap Grab Indonesia

    Skema Bagi Hasil Ojol Diubah, Ini Sikap Grab Indonesia

    RI Ketergantungan Nikel Filipina, Apindo Buka Suara Soal Kerjasama di KTT ASEAN

    RI Ketergantungan Nikel Filipina, Apindo Buka Suara Soal Kerjasama di KTT ASEAN

    Laba Turun 17,4% pada 2025, Panca Budi Idaman (PBID) Bidik Pertumbuhan Penjualan 10%

    Laba Turun 17,4% pada 2025, Panca Budi Idaman (PBID) Bidik Pertumbuhan Penjualan 10%

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Usai Menang di WTO, Ekspor Stainless Steel Indonesia Berpotensi Naik 20% pada 2026

Usai Menang di WTO, Ekspor Stainless Steel Indonesia Berpotensi Naik 20% pada 2026

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-10-07
0

Usai Menang di WTO, Ekspor Stainless Steel Indonesia Berpotensi Naik 20% pada 2026

wmhg.org – JAKARTA. Kemenangan Indonesia atas Uni Eropa (UE) dalam sengketa baja nirkarat (stainless steel) di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) diproyeksikan menjadi katalis positif bagi kinerja ekspor produk hilir nikel nasional.

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef, M. Rizal Taufikurahman, memperkirakan keputusan WTO yang membatalkan penerapan bea anti-dumping (AD) dan countervailing duty (CVD) oleh UE dapat mendorong kenaikan ekspor stainless steel Indonesia hingga 15%–20% pada 2026, tergantung pada pencabutan tarif secara resmi oleh pihak Eropa.

“Dengan dihapusnya bea masuk yang selama ini mencapai 10%–21%, hambatan harga ekspor akan berkurang, dan border price Indonesia di pasar Eropa kembali kompetitif, terutama untuk produk cold-rolled stainless steel yang sensitif terhadap harga input,” ujar Rizal kepada Kontan, Selasa (7/10/2025).

Meski dampak langsung kemenangan tersebut belum terasa karena UE masih memiliki hak untuk mengajukan banding, Rizal menilai keputusan WTO ini penting secara jangka menengah. 

Putusan tersebut diyakini akan meningkatkan utilisasi kapasitas pabrik baja hilir di kawasan industri Morowali, Konawe, dan Bantaeng.

Data Kementerian Perdagangan dan UN Comtrade mencatat, ekspor stainless steel Indonesia pada 2024 mencapai US$ 8,7 miliar dengan volume lebih dari 11 juta ton, naik hampir 20% dibandingkan tahun sebelumnya.

Selama ini, pasar utama ekspor stainless steel Indonesia masih terkonsentrasi di Asia Timur dan Selatan, terutama Tiongkok, India, dan Taiwan. 

Namun, Rizal menilai kemenangan Indonesia di WTO akan membuka peluang menembus pasar premium Eropa, yang menawarkan margin keuntungan lebih tinggi bagi produk hilir nasional.

Meski peluang ekspor terbuka, tantangan baru juga muncul. Menurut Rizal, industri baja Indonesia perlu menyiapkan diri menghadapi persyaratan keberlanjutan dan intensitas emisi rendah yang kini menjadi syarat utama pasar Eropa.

“Pasca-putusan WTO, peluang ekspor Indonesia ke Uni Eropa terbuka kembali, tetapi bersifat conditional. Secara hukum perdagangan, UE wajib menyesuaikan tarifnya, namun proses politik di dalam blok tersebut bisa memperlambat implementasi,” ujar Rizal.

Mulai 2026, Uni Eropa akan menerapkan Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM), yaitu mekanisme yang membebankan biaya karbon pada setiap ton impor baja berdasarkan tingkat emisi yang terkandung di dalamnya.

Saat ini, intensitas emisi baja nirkarat Indonesia diperkirakan masih sekitar 2,3 ton CO2 per ton baja, jauh di atas rata-rata Eropa sekitar 1,2 ton CO2. Perbedaan ini dapat mengikis keunggulan harga ekspor Indonesia karena biaya karbon tambahan dari CBAM.

Rizal menilai, 2025 menjadi jendela waktu penting bagi Indonesia untuk berbenah menghadapi penerapan CBAM. Pemerintah dan industri perlu menyiapkan pelaporan emisi pabrik-spesifik seperti Life Cycle Assessment (LCA) atau Environmental Product Declaration (EPD), serta mulai mengalihkan energi smelter ke sumber rendah karbon.

Ia menekankan, momentum kemenangan di WTO hanya akan memberi dampak strategis jika diikuti respons cepat dan terkoordinasi antara pemerintah dan pelaku industri.

“Pemerintah perlu membentuk WTO Compliance Task Force dan membuka negosiasi teknis dengan Komisi Eropa agar skema karbon domestik diakui dalam mekanisme CBAM,” ujarnya.

Di sisi lain, industri baja didorong untuk memperkuat green competitiveness dengan menurunkan intensitas emisi melalui efisiensi energi, pemanfaatan listrik terbarukan, dan peningkatan rasio penggunaan scrap.

“Langkah-langkah ini bukan hanya defensif, tapi strategis untuk menempatkan Indonesia sebagai green producer dalam rantai nilai global,” pungkas Rizal.

Selanjutnya: Pemalsuan Dokumen Kakek Pemain Timnas Sepak Bola Malaysia: FIFA Bongkar 69 Poin

Menarik Dibaca: Promo Indomaret Harga Spesial Periode 7-20 Oktober 2025, Keju-Sabun Cair Diskon 30%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Pemerintah Sebut UU Pers Beri Jaminan Perlindungan Hukum Wartawan, Iwakum Sebut Ini

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Prediksi Harga Shiba Inu Agustus 2026

Prediksi Harga Shiba Inu Agustus 2026

2026-08-01
Airlangga Sebut Ada 800 Ribu Penjual Video Commerce

Airlangga Sebut Ada 800 Ribu Penjual Video Commerce

2026-08-28
7 Titik Jalan Tol Jakarta-Cikampek Diperbaiki pada 29 Agustus-4 September 2026

7 Titik Jalan Tol Jakarta-Cikampek Diperbaiki pada 29 Agustus-4 September 2026

2026-08-30
Wajib Spin Off 2026, OJK Targetkan 43 Asuransi Syariah pada 2027

Wajib Spin Off 2026, OJK Targetkan 43 Asuransi Syariah pada 2027

2026-08-31
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Top 3: Harga Emas Hari Ini Tersungkur Gara-Gara Komentar Ketua The Fed

Top 3: Harga Emas Hari Ini Tersungkur Gara-Gara Komentar Ketua The Fed

2026-08-31
Harga Emas Antam Sepekan: Sempat Meroket, Mendadak Anjlok Parah

Harga Emas Antam Sepekan: Sempat Meroket, Mendadak Anjlok Parah

2026-08-31
Harga Emas Antam 30 Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya

Harga Emas Antam 30 Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya

2026-08-31
Bina 28 Desa di Indonesia, Strategi BCA Cetak Ribuan Lapangan Kerja

Bina 28 Desa di Indonesia, Strategi BCA Cetak Ribuan Lapangan Kerja

2026-08-31

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Perusahaan Investasi Syekh Abu Dhabi Kuasai 49% Bank Kripto Keluarga Trump

Perusahaan Investasi Syekh Abu Dhabi Kuasai 49% Bank Kripto Keluarga Trump

2026-08-31
0
Upbit Gandeng Visa Kembangkan Pembayaran Stablecoin

Upbit Gandeng Visa Kembangkan Pembayaran Stablecoin

2026-08-31
0
XRP Bisa Bikin Investor Jadi Miliarder? Ini Hitungan Analis

XRP Bisa Bikin Investor Jadi Miliarder? Ini Hitungan Analis

2026-08-31
0
Interpol Tangkap 58 Orang dalam Operasi Besar Penipuan Investasi Kripto

Interpol Tangkap 58 Orang dalam Operasi Besar Penipuan Investasi Kripto

2026-08-31
0
Harga Emas Hari Ini Tersungkur Gara-Gara Komentar Ketua The Fed

Harga Emas Hari Ini Tersungkur Gara-Gara Komentar Ketua The Fed

2026-08-31
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Top 3: Harga Emas Hari Ini Tersungkur Gara-Gara Komentar Ketua The Fed

Top 3: Harga Emas Hari Ini Tersungkur Gara-Gara Komentar Ketua The Fed

2026-08-31
Harga Emas Antam Sepekan: Sempat Meroket, Mendadak Anjlok Parah

Harga Emas Antam Sepekan: Sempat Meroket, Mendadak Anjlok Parah

2026-08-31

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.