• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Mei 13, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Ketidakpastian RKAB Picu Gangguan Pasokan Batubara ke Pembangkit

    Ketidakpastian RKAB Picu Gangguan Pasokan Batubara ke Pembangkit

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Ketidakpastian RKAB Picu Gangguan Pasokan Batubara ke Pembangkit

    Ketidakpastian RKAB Picu Gangguan Pasokan Batubara ke Pembangkit

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Permintaan Tinggi, Impor Gandum Tembus 9,45 Juta Ton Hingga September 2024

Permintaan Tinggi, Impor Gandum Tembus 9,45 Juta Ton Hingga September 2024

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-11-27
0

Permintaan Tinggi, Impor Gandum Tembus 9,45 Juta Ton Hingga September 2024

wmhg.org – JAKARTA. Tren impor gandum di Indonesia terus menunjukkan peningkatan signifikan seiring tingginya kebutuhan untuk bahan baku produk olahan makanan berbasis tepung terigu. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), impor gandum Indonesia mencapai 9,45 juta ton pada Januari–September 2024.

Angka ini tumbuh 19,5% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Volume tersebut bahkan mendekati realisasi impor gandum sepanjang 2023, yang tercatat sebesar 10,87 juta ton. 

Australia masih menjadi pemasok gandum terbesar bagi Indonesia dengan total 2,15 juta ton hingga September 2024. Diikuti oleh Kanada (2,02 juta ton), Argentina (1,80 juta ton), Ukraina (1,66 juta ton), dan Rusia (956.010 ton). 

Indonesia mengimpor empat jenis utama gandum, yakni gandum durum (HS 10011900), biji gandum tanpa kulit (HS 10019912), gandum selain durum dan biji tanpa kulit (HS 10019919), serta meslin (HS 10019999). 

Ketua Umum Asosiasi Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) Franciscus Welirang menyebut bahwa tingginya impor gandum sejalan dengan peningkatan kebutuhan tepung terigu nasional, terutama menjelang akhir tahun.

Industri tepung terigu tengah bersiap menyambut permintaan tinggi pada momentum musiman, termasuk Ramadan 2025 yang sudah mulai direncanakan sejak akhir 2024. 

“Realisasi impor gandum ini masih wajar karena permintaan tepung terigu nasional meningkat sekitar 10% dibandingkan tahun lalu,” ujar Franciscus, Selasa (26/11). 

Data Aptindo menunjukkan konsumsi tepung terigu nasional pada Januari–September 2024 mencapai 5,54 juta metrik ton, setara dengan kebutuhan gandum sekitar 7 juta ton. 

Direktur Eksekutif Aptindo, Ratna Sari Loppies, menambahkan bahwa sebagian impor gandum juga digunakan untuk industri pakan ternak sebagai substitusi jagung.

Hal ini dilakukan untuk mengatasi kekurangan pasokan jagung di dalam negeri. “Gandum ini diimpor sebagai pengganti jagung yang pasokannya masih kurang,” jelasnya. 

Harga Gandum Global Sempat Menurun 

Penurunan harga gandum global di pertengahan 2024 turut mendorong peningkatan impor. Namun, harga kembali naik akibat berbagai faktor seperti gejolak geopolitik di negara produsen, perubahan iklim, dan penguatan dolar AS. 

Industri tepung terigu domestik sendiri menunjukkan tren positif. Tingginya permintaan tepung terigu dari industri makanan olahan, UMKM, roti, dan mi instan menjadi pendorong utama.

“Pertumbuhan industri tepung terigu dalam negeri stabil dengan estimasi sekitar 8%-9% tahun ini,” kata Ratna. 

Selain mengimpor gandum, Indonesia juga aktif mengekspor produk olahan tepung terigu. Hingga September 2024, nilai ekspor tepung terigu mencapai US$ 1,06 miliar. Ekspor ini ditujukan ke berbagai negara seperti China, Malaysia, Vietnam, Filipina, dan Thailand. 

Aptindo memprediksi permintaan tepung terigu akan terus tumbuh seiring perkembangan ekonomi nasional dan program-program seperti makan bergizi gratis.

“Industri tepung terigu tumbuh, maka impor gandum juga akan tumbuh,” pungkas Ratna. 

Saat ini, Indonesia memiliki 31 pabrik tepung terigu dengan kapasitas produksi terpasang sebesar 14,8 juta metrik ton per tahun.

Selanjutnya: Awas Lonjakan Utang Jika Gagal Kerek Rasio Pajak

Menarik Dibaca: Promo Pilkada Electronic City Bisa Dapat Diskon hingga Rp 270.000!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Jelang Pemungutan Suara Pilkada Serentak 2024, Polres Supiori Gelar Razia Cipta Kondisi

Jelang Pemungutan Suara Pilkada Serentak 2024, Polres Supiori Gelar Razia Cipta Kondisi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Kabar Terbaru 2 Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz

Kabar Terbaru 2 Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz

2026-05-13
Kadin: MBG hingga Program 3 Juta Rumah Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi 5,61%

Kadin: MBG hingga Program 3 Juta Rumah Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi 5,61%

2026-05-07
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha

BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha

2026-05-08
Utang Pemerintah Hampir Tembus Rp 10.000 Triliun, Ini Kata Menkeu Purbaya

Utang Pemerintah Hampir Tembus Rp 10.000 Triliun, Ini Kata Menkeu Purbaya

2026-05-12
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Menanti Data Inflasi AS, Rupiah Diprediksi masih Melemah

Menanti Data Inflasi AS, Rupiah Diprediksi masih Melemah

2026-05-13
Rupiah Melemah ke Rp 17.500, Ancaman MSCI Tekan Pasar Keuangan

Rupiah Melemah ke Rp 17.500, Ancaman MSCI Tekan Pasar Keuangan

2026-05-13
Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Serahkan Stabilisasi ke BI

Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Serahkan Stabilisasi ke BI

2026-05-13
Harga Emas Rebound, Investor Akumulasi Perlahan

Harga Emas Rebound, Investor Akumulasi Perlahan

2026-05-13

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Terpangkas Rp 20 Ribu, Simak Daftar Lengkapnya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Terpangkas Rp 20 Ribu, Simak Daftar Lengkapnya di Sini

2026-05-13
0
Harga Emas Dibayangi Sentimen Geopolitik Global, Diprediksi Tembus Level Segini

Harga Emas Dibayangi Sentimen Geopolitik Global, Diprediksi Tembus Level Segini

2026-05-13
0
Kabar Terbaru 2 Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz

Kabar Terbaru 2 Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz

2026-05-13
0
Punya Cadangan Jumbo, Indonesia-Filipina Bisa Jadi Pemain Utama Nikel Dunia

Punya Cadangan Jumbo, Indonesia-Filipina Bisa Jadi Pemain Utama Nikel Dunia

2026-05-13
0
Purbaya Tunda Aktivasi Bond Stabilization Fund, Simak Alasannya

Purbaya Tunda Aktivasi Bond Stabilization Fund, Simak Alasannya

2026-05-13
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Menanti Data Inflasi AS, Rupiah Diprediksi masih Melemah

Menanti Data Inflasi AS, Rupiah Diprediksi masih Melemah

2026-05-13
Rupiah Melemah ke Rp 17.500, Ancaman MSCI Tekan Pasar Keuangan

Rupiah Melemah ke Rp 17.500, Ancaman MSCI Tekan Pasar Keuangan

2026-05-13

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.