• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Selasa, Juni 23, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Menimbang Bea Keluar Batubara di tengah Lonjakan Harga & Kebutuhan Penerimaan Negara

    Menimbang Bea Keluar Batubara di tengah Lonjakan Harga & Kebutuhan Penerimaan Negara

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Menimbang Bea Keluar Batubara di tengah Lonjakan Harga & Kebutuhan Penerimaan Negara

    Menimbang Bea Keluar Batubara di tengah Lonjakan Harga & Kebutuhan Penerimaan Negara

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Menimbang Bea Keluar Batubara di tengah Lonjakan Harga & Kebutuhan Penerimaan Negara

Menimbang Bea Keluar Batubara di tengah Lonjakan Harga & Kebutuhan Penerimaan Negara

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-04-05
0

Menimbang Bea Keluar Batubara di tengah Lonjakan Harga & Kebutuhan Penerimaan Negara

wmhg.org – JAKARTA. Wacana pengenaan bea keluar untuk ekspor batubara kembali mengemuka pasca terjadi lonjakan harga komoditas energi dunia imbas gejolak geopolitik di Timur Tengah. Merujuk TradingEconomics, harga batubara sempat menembus level US$ 140 per ton, dan berada di posisi US$ 137,90 per ton pada awal bulan ini.

Secara statistik, harga batubara per 2 April 2026 melonjak 38,73% dibandingkan tahun lalu. Dengan adanya lonjakan harga tersebut, para pelaku usaha pertambangan batubara berpotensi menikmati keuntungan tak terduga alias windfall profit.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menilai, kondisi saat ini bisa menjadi momentum untuk mengenakan bea keluar bagi ekspor batubara. Dari sisi fiskal, Indonesia sedang membutuhkan tambahaan penerimaan negara, mengingat kondisi defisit yang sudah menembus Rp 135 triliun dalam dua bulan pertama 2026.

Menurut Faisal, batubara menjadi komoditas yang bisa membantu menggenjot penerimaan negara untuk menghadapi situasi saat ini. Selain strategi belanja yang efisien, dari sisi penerimaan kita perlu ada tambahan. Batubara sendiri harganya sedang mengalami peningkatan besar, ada windfall profit, kata Faisal kepada Kontan.co.id, Minggu (5/4/2026).

Selain itu, Faisal mengingatkan agar pemerintah perlu segera memulai strategi jangka panjang untuk menjaga ketahanan dan kedaulatan energi, salah satunya dengan menahan laju eksploitasi batubara. Faisal mencontohkan langkah strategis China yang selektif untuk mengeksploitasi cadangan batubaranya, sembari memacu penggunaan energi terbarukan.

Hanya saja, para produsen batubara masih menuntut kejelasan dari pemerintah mengenai rencana pengenaan bea keluar ini. Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Gita Mahyarani menyoroti sejumlah faktor yang perlu kejelasan jika ada wacana instrumen fiskal tambahan seperti bea keluar.

Gita mempertanyakan basis harga yang digunakan, apakah mengacu pada Harga Batubara Acuan (HBA), harga spot, atau realisasi. Dia juga menyoroti perhitungan terhadap variasi kalori dan struktur kontrak, serta mekanisme threshold agar tidak bersifat flat terhadap seluruh pelaku usaha dengan kondisi yang berbeda.

Tidak Otomotis Windfall Profit

Gita menambahkan, penilaian terhadap adanya windfall profit perlu dilihat dari basis harga yang digunakan. Dalam konteks Indonesia, referensi resmi adalah HBA yang saat ini berada pada kisaran US$ 100 per ton untuk GAR 6.322, dan lebih rendah untuk mayoritas batubara berkalori sedang dan rendah (mid – low CV).

Dus, posisi harga komoditas batubara yang sudah menembus US$ 135 per ton bukan representasi harga rata-rata industri nasional. Selain itu, realisasi harga penjualan tidak selalu mengikuti spot karena sebagian besar kontrak menggunakan formula atau kontrak jangka menengah, kata Gita.

Di sisi yang lain, Gita mengingatkan bahwa struktur biaya dalam pertambangan batubara juga meningkat. Termasuk untuk biaya bahan bakar, logistik, dan stripping ratio, sehingga margin para pengusaha batubara tidak otomatis meningkat seiring kenaikan harga acuan.

Ketua Indonesian Mining & Energy Forum (IMEF) Singgih Widagdo punya catatan serupa bahwa efek gejolak geopolitik di Timur Tengah mengakibatkan kenaikan harga bahan bakar yang pada akhirnya mendongkrak biaya penambangan. Pemerintah pun harus melakukan perhitungan atas kondisi biaya penambangan (mining cost) saat ini. 

Singgih mengingatkan, harga batubara belum meningkat tajam saat pemerintah memotong target produksi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026. Lonjakan harga batubara baru berjalan pasca meletus perang Timur Tengah antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. 

Dus, lonjakan harga batubara saat ini lebih dipacu oleh  gejolak di Timur Tengah, sehingga kenaikan harga bisa jadi tidak berlangsung lama.

Saya memproyeksikan harga akan kembali melemah saat perang usai. Walau sulit memprediksi kapan akan berakhir. Di sisi lain akibat perang berdampak ke harga bahan bakar, tentu biaya produksi batubara mengalami kenaikan, sehingga saya menilai belum sepenuhnya sebagai windfall profit, terang Singgih.

Apabila pemerintah tetap akan mengenakan bea keluar, Singgih mengingatkan harus ada perhitungan level harga tertentu saat bea keluar diberlakukan, misalnya saat posisi harga batubara sudah berada di atas US$ 160 per ton. Pemerintah juga mesti mempertimbangkan rentang kualitas batubara Indonesia, karena low rank coal belum tentu bisa mendapatkan profit besar.

Jadi saya mengusulkan sebaiknya jika pemerintah tetap akan memberlakukan bea keluar sebaiknya pada posisi harga di atas US$ 160 per ton dan dengan pola tiered basis, basis berjenjang, tandas Singgih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Pemprov DKI Jakarta Beri Insentif BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama

Pemprov DKI Jakarta Beri Insentif BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
IMD: Peringkat Daya Saing Indonesia ke Posisi 48 dari 70 Negara

IMD: Peringkat Daya Saing Indonesia ke Posisi 48 dari 70 Negara

2026-06-22
Harga Perak Antam Hari Ini Stabil di Rp 43.150

Harga Perak Antam Hari Ini Stabil di Rp 43.150

2026-06-22
Cara Mendirikan Partai Politik di Indonesia, Anies Tahu 4 Langkah Ini Kan?

Cara Mendirikan Partai Politik di Indonesia, Anies Tahu 4 Langkah Ini Kan?

2024-08-31
Sektor Energi Paling Apik di 2024, Simak Saham yang Menarik Dilirik Untuk 2025

Sektor Energi Paling Apik di 2024, Simak Saham yang Menarik Dilirik Untuk 2025

2025-01-02
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Prediksi Harga Emas Pekan ini, Naik atau Turun?

Prediksi Harga Emas Pekan ini, Naik atau Turun?

2026-06-23
Harga Emas Antam 22 Juni 2026 Masih Stagnan, Intip Daftar Lengkapnya

Harga Emas Antam 22 Juni 2026 Masih Stagnan, Intip Daftar Lengkapnya

2026-06-23
Cek Daftar Lengkap Harga Emas Pegadaian 22 Juni 2026

Cek Daftar Lengkap Harga Emas Pegadaian 22 Juni 2026

2026-06-23
Harga Emas Perhiasan 22 Juni 2026: Cek Rincian di Sini

Harga Emas Perhiasan 22 Juni 2026: Cek Rincian di Sini

2026-06-23

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Franklin Resources Usul ETF Baru Ubah Dividen Saham Jadi Bitcoin

Franklin Resources Usul ETF Baru Ubah Dividen Saham Jadi Bitcoin

2026-06-23
0
Harga Kripto Hari Ini: Bitcoin dan Ethereum Kompak Melemah

Harga Kripto Hari Ini: Bitcoin dan Ethereum Kompak Melemah

2026-06-23
0
Pasar Kripto Menanti Kepastian Gencatan Senjata AS-Iran

Pasar Kripto Menanti Kepastian Gencatan Senjata AS-Iran

2026-06-23
0
El Salvador Borong Bitcoin Tiap Hari

El Salvador Borong Bitcoin Tiap Hari

2026-06-23
0
Pertumbuhan Infrastruktur dan Adopsi jadi Penentu Industri Kripto

Pertumbuhan Infrastruktur dan Adopsi jadi Penentu Industri Kripto

2026-06-23
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Prediksi Harga Emas Pekan ini, Naik atau Turun?

Prediksi Harga Emas Pekan ini, Naik atau Turun?

2026-06-23
Harga Emas Antam 22 Juni 2026 Masih Stagnan, Intip Daftar Lengkapnya

Harga Emas Antam 22 Juni 2026 Masih Stagnan, Intip Daftar Lengkapnya

2026-06-23

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.