• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, April 5, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    XPENG Indonesia Hadirkan Lini Kendaraan Listrik Canggih Berbasis AI di IIMS 2026

    XPENG Indonesia Hadirkan Lini Kendaraan Listrik Canggih Berbasis AI di IIMS 2026

    Menilik Urgensi Pembentukan Badan Usaha Khusus dan Petroleum Fund dalam RUU Migas

    Menilik Urgensi Pembentukan Badan Usaha Khusus dan Petroleum Fund dalam RUU Migas

    United Tractors (UNTR): Belum Ada Informasi Pengalihan Tambang Martabe ke Perminas

    United Tractors (UNTR): Belum Ada Informasi Pengalihan Tambang Martabe ke Perminas

    Mitra Pinasthika (MPMX) Targetkan Pendapatan Tumbuh 5%-7% pada 2026

    Mitra Pinasthika (MPMX) Targetkan Pendapatan Tumbuh 5%-7% pada 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    XPENG Indonesia Hadirkan Lini Kendaraan Listrik Canggih Berbasis AI di IIMS 2026

    XPENG Indonesia Hadirkan Lini Kendaraan Listrik Canggih Berbasis AI di IIMS 2026

    Menilik Urgensi Pembentukan Badan Usaha Khusus dan Petroleum Fund dalam RUU Migas

    Menilik Urgensi Pembentukan Badan Usaha Khusus dan Petroleum Fund dalam RUU Migas

    United Tractors (UNTR): Belum Ada Informasi Pengalihan Tambang Martabe ke Perminas

    United Tractors (UNTR): Belum Ada Informasi Pengalihan Tambang Martabe ke Perminas

    Mitra Pinasthika (MPMX) Targetkan Pendapatan Tumbuh 5%-7% pada 2026

    Mitra Pinasthika (MPMX) Targetkan Pendapatan Tumbuh 5%-7% pada 2026

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Klaim Sawit Ilegal 4 Juta Hektare Disanggah POPSI, Ini Faktanya

Klaim Sawit Ilegal 4 Juta Hektare Disanggah POPSI, Ini Faktanya

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-02-09
0

Klaim Sawit Ilegal 4 Juta Hektare Disanggah POPSI, Ini Faktanya

wmhg.org – JAKARTA. Persatuan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) mengungkapkan, pernyataan Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, sekaligus adik kandung Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo yang menyebut perkebunan kelapa sawit ilegal di Indonesia telah mencapai 4 juta hektare (ha) adalah keliru.

Sebagai gambaran, sebelumnya Hashim menyebut, sekitar 4 juta ha hutan lindung dan taman nasional telah diduduki secara ilegal oleh para pengusaha dalam kurun waktu 10 tahun -15 tahun terakhir.

Dalam 10 hingga 15 tahun terakhir, 4 juta ha hutan lindung dan taman nasional telah diduduki secara ilegal oleh perkebunan kelapa sawit, yang ditanam oleh para pengusaha yang bandel, atau lebih tepatnya, pengusaha nakal,” kata Hashim dalam acara Indonesia Economic Summit, di Jakarta, Rabu (4/2/2026). 

Namun, Mansuetus Darto, Ketua umum POPSI menjabarkan bahwa berdasarkan hasil rekonsiliasi dara sawit nasional tahun 2019 oleh KLHK serta Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK), tercatat dari total 16,37 juta ha luas sawit nasional, terdapat sekitar 3,37 juta ha yang berada di dalam kawasan hutan dengan berbagai fungsi kawasan.

Kami perlu menegaskan bahwa, dari luas sawit dalam kawasan hutan tersebut tidak seluruhnya berada dalam kawasan konservasi dan tidak serta-merta dikategorikan sebagai sawit ilegal tanpa pembeda tipologi dan kronologi penguasan lahan tersebut, kata Mansuetus, dalam keterangan tertulis, Sabtu (07/02/2026).

Menurutnya, rincian yang benar sesuai dengan rekonsiliasi tersebut adalah: seluas 1,12 juta ha berada di kawasan hutan produksi konversi (HPK), seluas 1,49 juta ha berada dalam hutan produksi tetap (HPT), 501 ribu ha berada dalam hutan produksi (HP), 155 ribu ha berada dalam kawasan lindung dan 91 ribu ha berada dalam hutan konservasi.

Dengan demikian, pernyataan yang menyampaikan 4 juta ha sawit ilegal dalam kawasan konservasi dan hutan lindung adalah tidak tepat, tidak proporsional dan berpotensi menyesatkan pengambil kebijakan di Istana, tegasnya.

Kami menilai misinformasi terhadap presiden dan kebijakan negara. Kami khawatir Presiden justru menerima informasi bukan berbasis data faktual dan tipologi kebijakan kehutanan yang berlaku, tambah dia.

POPSI juga menilai, misinformasi ini justru memperkuat kampanye negatif dan melemahkan posisi indonesia dalam diplomasi perdagangan global.

Padahal hanya 246 ribu ha dalam hutan lindung dan kawasan konservasi bukan 4 juta ha. Luas sawit dalam kawasan hutan konservasi dan hutan lindung relatif lebih kecil dibandingkan total luas sawit nasional dan kami meminta agar harus di tangani secara presisi dengan data yang jelas bukan dengan propaganda, ungkapnya.

Di samping itu, Mansuetus juga menilai bahwa misinformasi ini dapat menjadi alat legitimasi politik untuk membenarkan tindakan penyitaan sepihak oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan dan Pertambangan (Satgas PKH).

Legitimasi politik yang dilakukan tanpa dialog, tanpa mekanisme penyelesaian berbasis tipologi sawit dalam kawasan hutan, kata dia.

Menurutnya, publik perlu mengetahui bahwa negara pada akhirnya mengambil alih dan mengelola sawit sitaan tersebut dalam kawasan hutan melalui beragam skema kerjasama operasi (KSO) yang tidak transparan ke publik, siapa yang melakukan KSO, akuntabilitas yang melakukan KSO pada aset negara dan mekanisme penyerahan dana hasil panen ke dalam kas Negara.

Negara juga mengambil untung melalui mekanisme denda walaupun tanpa putusan pengadilan. Justru, negara menjadi pihak yang paling diuntungkan secara ekonomi, sementara petani, koperasi dan pelaku usaha menjadi korban ketidakpastian hukum ini, ungkapnya. 

Selanjutnya: 5 Drakor Office Romance Terbaru Paling Hits, Sudah Nonton?

Menarik Dibaca: 5 Drakor Office Romance Terbaru Paling Hits, Sudah Nonton?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Dirut BPJS Kesehatan Buka-Bukaan Soal Peserta PBI Dinonaktifkan, Biang Kerok Diungkap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Gunung Raja Paksi (GGRP) Dapat Pendanaan dari IFC Senilai US$ 60 Juta

Gunung Raja Paksi (GGRP) Dapat Pendanaan dari IFC Senilai US$ 60 Juta

2024-09-05

Cuma Boleh Pegang HP 4 Jam, Siswa Sekolah Rakyat: Bosen Banget, Tapi Jadi Fokus Belajar

2025-12-13
Ditjen Pajak Hapus Sanksi Keterlambatan Lapor SPT Tahunan hingga 30 April 2026

Ditjen Pajak Hapus Sanksi Keterlambatan Lapor SPT Tahunan hingga 30 April 2026

2026-04-05
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 2 April 2026: Termurah Sentuh Level Segini

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 2 April 2026: Termurah Sentuh Level Segini

2026-04-05
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 4 April 2026: Panduan Lengkap Pembeli dan Investor

Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 4 April 2026: Panduan Lengkap Pembeli dan Investor

2026-04-05
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 4 April 2026: Antam, Galeri24, dan UBS Merosot

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 4 April 2026: Antam, Galeri24, dan UBS Merosot

2026-04-05
Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026, Termurah Dibanderol Segini

Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026, Termurah Dibanderol Segini

2026-04-05
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 4 April 2026, Cek Update Terbarunya di Sini

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 4 April 2026, Cek Update Terbarunya di Sini

2026-04-05

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Tren Kripto 2025: Bitcoin Kuasai Media Sosial, Ethereum Pimpin Pencarian AI

Tren Kripto 2025: Bitcoin Kuasai Media Sosial, Ethereum Pimpin Pencarian AI

2026-04-05
0
Coinbase Lolos Tahap Regulasi Penting, Bidik Dominasi Pembayaran Kripto

Coinbase Lolos Tahap Regulasi Penting, Bidik Dominasi Pembayaran Kripto

2026-04-05
0
Harga Kripto Hari Ini 4 April 2026: Bitcoin Berkutat di Zona Hijau

Harga Kripto Hari Ini 4 April 2026: Bitcoin Berkutat di Zona Hijau

2026-04-05
0
Pratama Arhan Kantongi Ijazah Blockchain, Apa Itu?

Pratama Arhan Kantongi Ijazah Blockchain, Apa Itu?

2026-04-05
0
Arus Modal Kripto Kuartal I 2026 Amblas Jadi USD 11 Miliar

Arus Modal Kripto Kuartal I 2026 Amblas Jadi USD 11 Miliar

2026-04-05
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 4 April 2026: Panduan Lengkap Pembeli dan Investor

Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 4 April 2026: Panduan Lengkap Pembeli dan Investor

2026-04-05
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 4 April 2026: Antam, Galeri24, dan UBS Merosot

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 4 April 2026: Antam, Galeri24, dan UBS Merosot

2026-04-05

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.