• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Agustus 30, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Perluas Akses Pasar Indonesia dan Vietnam, Win&Co Group (COCO) Akuisisi Momogi Group

    Perluas Akses Pasar Indonesia dan Vietnam, Win&Co Group (COCO) Akuisisi Momogi Group

    AirAsia Borong 150 Airbus A220 Senilai US$ 19 Miliar, Siap Ekspansi Asia Pasifik

    AirAsia Borong 150 Airbus A220 Senilai US$ 19 Miliar, Siap Ekspansi Asia Pasifik

    Aturan Potongan Ojol 8%, inDrive Terapkan Komisi Rendah di Maksimal 12%

    Aturan Potongan Ojol 8%, inDrive Terapkan Komisi Rendah di Maksimal 12%

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Perluas Akses Pasar Indonesia dan Vietnam, Win&Co Group (COCO) Akuisisi Momogi Group

    Perluas Akses Pasar Indonesia dan Vietnam, Win&Co Group (COCO) Akuisisi Momogi Group

    AirAsia Borong 150 Airbus A220 Senilai US$ 19 Miliar, Siap Ekspansi Asia Pasifik

    AirAsia Borong 150 Airbus A220 Senilai US$ 19 Miliar, Siap Ekspansi Asia Pasifik

    Aturan Potongan Ojol 8%, inDrive Terapkan Komisi Rendah di Maksimal 12%

    Aturan Potongan Ojol 8%, inDrive Terapkan Komisi Rendah di Maksimal 12%

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Ekspor Batubara Periode Januari-Juli 2025 Turun, Langkah China dan India Jadi Penentu

Ekspor Batubara Periode Januari-Juli 2025 Turun, Langkah China dan India Jadi Penentu

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-09-03
0

Ekspor Batubara Periode Januari-Juli 2025 Turun, Langkah China dan India Jadi Penentu

wmhg.org – JAKARTA. Kinerja ekspor batubara Indonesia tercatat mengalami koreksi sepanjang Januari hingga Juli 2025.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Mining Association (IMA), Hendra Sinadia mengatakan turunnya ekspor batubara di 2025 dibandingkan 2024 sudah diprediksi sebelumnya.

Ini disebabkan adanya kondisi pasar batubara termal global sejak 2023 itu dalam kondisi kelebihan pasokan atau oversupply yang berlanjut  hingga 2025.

Kondisi oversupply disebabkan antara lain tingginya produksi di beberapa negara produsen utama batubara dunia, termasuk Indonesia dan juga Tiongkok dan India yang mencatat rekor produksi tertinggi di 2024, ungkap dia kepada Kontan, Selasa (02/09/2025).

Baca Juga: Nilai Ekspor Batubara Selama Januari-Juli 2025 Turun 21,74%, Capai US$ 13,82 Miliar

Hendra menambahkan, produksi batubara China di 2024 yang mencapai 4,7 miliar ton merupakan rekor produksi tertinggi selama beberapa tahun terakhir.

Konsumsi batubara mereka (China) juga meningkat tapi tidak sebanding dengan pasokan sehingga impor mereka lebih rendah, ujar dia.

Sama halnya dengan China, produksi batubara India sepanjang tahun 2024 mencapai lebih dari satu miliar ton, dengan beberapa sumber menyebutkan angka sekitar 1.047,57 juta ton hingga 1.047,69 juta ton. Hal ini juga berdampak pada permintaan impor negara tersebut ke Indonesia.

Sama halnya dengan Tiongkok, produksi batubara di India 2024 juga tingkat tertinggi, tambahnya.

Hal senada juga diungkap oleh Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI). Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Eksekutif APBI Gita Mahyarani, penurunan kinerja ekspor batubara hingga Juli 2025 memang terutama dipengaruhi oleh melemahnya permintaan dari pasar utama, khususnya China dan India.

Di China, ekspor batubara Indonesia pada periode Januari–Juli 2025 turun 19,2% secara tahunan, meskipun terjadi kenaikan bulanan sebesar 42,1% pada Juli, kata dia.

Gita menambahkan, penurunan impor China secara global juga sempat berlangsung selama tiga bulan berturut-turut sebelum kembali naik 7,8% secara bulanan pada Juli, yang dipengaruhi oleh faktor cuaca, gangguan pasokan domestik, dan puncak permintaan musim panas.

Baca Juga: Cek Harga HBA dan HMA September 2025: Batubara Naik, Nikel Turun

Namun secara tahunan, impor batubara China masih turun 22,9% karena negara tersebut meningkatkan produksi batubara domestik sekaligus mempercepat transisi ke energi baru terbarukan (EBT), yang kapasitasnya kini telah melebihi kapasitas batubara, jelas dia.

Adapun di India, impor batubara termal pada Juli 2025 menurun 16% secara tahunan akibat melemahnya permintaan listrik dan sektor industri, gangguan akibat musim monsun, serta diversifikasi pasokan ke batubara dengan kalori menengah ke tinggi dari negara lain seperti Afrika Selatan, AS, dan Australia.

Akibatnya, ekspor batubara Indonesia ke India pada periode Januari–Juli 2025 juga turun 8,8% secara YTD, tambah Gita.

Asal tahu saja, menurut Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor batubara sepanjang Januari-Juli 2025 mencapai US$ 13,82 miliar, atau turun 21,74% bila dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar US$ 17,66 miliar.

Volume ekspor batubara juga ikut terkoreksi, hingga Juli 2025 mencapai 214,71 juta ton atau turun 6,96% dari periode sama tahun lalu. Rata-rata unit volume mencapai US$ 64,37 per ton atau turun 9,64% dari periode sama tahun lalu.

Potensi Pengendalian Produksi Batubara di Tengah Penurunan Pemintaan

Di tengah penurunan harga dan volume ekspor, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno menyebut adanya potensi evaluasi produksi batubara di dalam negeri ke depannya.

Evaluasi terhadap harga. Harga kan drop terus nih.  Ya mungkin salah satu evaluasinya nanti terkait dengan produksi. Tapi kan belum selesai evaluasi. On going, kata Tri saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Rencana Penerapan Bea Keluar Batubara dan Emas Dinilai Tak Tepat Waktu

Terkait adanya evaluasi produksi, Hendra menyebut, hal tersebut, merupakan ranah pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM.

Hal tersebut (evaluasi produksi) merupakan ranah kebijakan pemerintah, ungkap Hendra.

Adapun Gita, mengatakan pihaknya memahami bahwa pengendalian produksi merupakan salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan pemerintah untuk menjaga keseimbangan pasar.

Namun efektivitasnya perlu dilihat secara proporsional dengan mempertimbangkan kebutuhan domestik dan kondisi permintaan global. Kami menilai dukungan pemerintah agar batu bara Indonesia tetap bisa bersaing di market global juga sangat penting, jelasnya.

Jika merujuk pada target produksi batubara Kementerian ESDM, sepanjang tahun ini, adalah sekitar 739,7 juta ton. Dengan pembagian 500 juta ton dialokasikan untuk ekspor. Angka ini lebih rendah dibandingkan volume ekspor batubara sepanjang 2024 yang menyentuh angka 550 juta ton. 

Selanjutnya: Erajaya (ERAA) Bidik Pertumbuhan, Andalkan iPhone 17 dan Strategi Omnichannel

Menarik Dibaca: Jadwal Tayang 8 Film Bioskop Terbaru September 2025, Ada The Conjuring

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
NasDem Desak DPR Hentikan Gaji dan Tunjangan Buat Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach

NasDem Desak DPR Hentikan Gaji dan Tunjangan Buat Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Rusun Subsidi Meikarta Belum Dijual, Masih Tunggu Proses Hibah di Kemenkeu

Rusun Subsidi Meikarta Belum Dijual, Masih Tunggu Proses Hibah di Kemenkeu

2026-08-29
Singgung Sinergi Merah Putih, Calon Gubernur BI Jamin Independensi

Singgung Sinergi Merah Putih, Calon Gubernur BI Jamin Independensi

2026-08-27
Transaksi Kripto Tembus Rp 20,52 Triliun di Indonesia

Transaksi Kripto Tembus Rp 20,52 Triliun di Indonesia

2026-08-29
Bank Indonesia Ungkap Kredit Swasta Belum Kencang, Ini Alasannya

Bank Indonesia Ungkap Kredit Swasta Belum Kencang, Ini Alasannya

2026-08-29
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Tersungkur Gara-Gara Komentar Ketua The Fed

Harga Emas Hari Ini Tersungkur Gara-Gara Komentar Ketua The Fed

2026-08-30
Harga Emas Antam 29 Agustus 2026 Merosot Rp 48.000, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam 29 Agustus 2026 Merosot Rp 48.000, Cek Rincian di Sini

2026-08-30
IHSG Sepekan Melemah ke 6.518, Harga Emas hingga Aksi Demo Mempengaruhi

IHSG Sepekan Melemah ke 6.518, Harga Emas hingga Aksi Demo Mempengaruhi

2026-08-30
Harga Emas Pegadaian 29 Agustus 2026: Galeri24, Antam dan UBS Kembali Loyo

Harga Emas Pegadaian 29 Agustus 2026: Galeri24, Antam dan UBS Kembali Loyo

2026-08-30

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Perusahaan Jepang Beli 20% Saham Ajaib Senilai US$ 270 Juta

Perusahaan Jepang Beli 20% Saham Ajaib Senilai US$ 270 Juta

2026-08-30
0
Harga Kripto 29 Agustus 2026: Bitcoin Anjlok 3,15%

Harga Kripto 29 Agustus 2026: Bitcoin Anjlok 3,15%

2026-08-30
0
Harga Bitcoin Dekati US$ 80.000, Jadi Aset Safe Haven?

Harga Bitcoin Dekati US$ 80.000, Jadi Aset Safe Haven?

2026-08-30
0
AS Pindahkan Bitcoin Sitaan Alameda, Sinyal Likuidasi?

AS Pindahkan Bitcoin Sitaan Alameda, Sinyal Likuidasi?

2026-08-30
0
Stablecoin Dinilai Bukan Sarana Pembayaran Kredibel Buat Skala Besar

Stablecoin Dinilai Bukan Sarana Pembayaran Kredibel Buat Skala Besar

2026-08-30
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Tersungkur Gara-Gara Komentar Ketua The Fed

Harga Emas Hari Ini Tersungkur Gara-Gara Komentar Ketua The Fed

2026-08-30
Harga Emas Antam 29 Agustus 2026 Merosot Rp 48.000, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam 29 Agustus 2026 Merosot Rp 48.000, Cek Rincian di Sini

2026-08-30

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.