• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Target Bahlil Terapkan B50 pada 2026 Terancam Meleset, Ini Sebabnya

    Target Bahlil Terapkan B50 pada 2026 Terancam Meleset, Ini Sebabnya

    Harga Jagung Naik, Petani Nikmati Panen Raya Terbaik

    Harga Jagung Naik, Petani Nikmati Panen Raya Terbaik

    Kementerian ESDM Siap Melelang 110 Blok Migas

    Kementerian ESDM Siap Melelang 110 Blok Migas

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Target Bahlil Terapkan B50 pada 2026 Terancam Meleset, Ini Sebabnya

    Target Bahlil Terapkan B50 pada 2026 Terancam Meleset, Ini Sebabnya

    Harga Jagung Naik, Petani Nikmati Panen Raya Terbaik

    Harga Jagung Naik, Petani Nikmati Panen Raya Terbaik

    Kementerian ESDM Siap Melelang 110 Blok Migas

    Kementerian ESDM Siap Melelang 110 Blok Migas

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Dian Swastatika (DSSA) Menggali Potensi Bisnis EBT dari Panel Surya dan Panas Bumi

Dian Swastatika (DSSA) Menggali Potensi Bisnis EBT dari Panel Surya dan Panas Bumi

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-07-02
0

Dian Swastatika (DSSA) Menggali Potensi Bisnis EBT dari Panel Surya dan Panas Bumi

wmhg.org – JAKARTA. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) memacu pengembangan bisnis Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Emiten dari konglomerasi Sinar Mas ini tengah fokus menggali potensi di segmen energi surya dan panas bumi.

Aksi terbaru DSSA adalah pengoperasian pabrik panel surya di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah. Lewat perusahaan patungan atau Joint Venture (JV) PT Trina Mas Agra Indonesia (TMAI), DSSA bersama mitra strategisnya telah meresmikan pabrik sel dan modul surya terintegrasi pada 19 Juni 2025.

TMAI merupakan JV yang 75% sahamnya dimiliki oleh PT Daya Sukses Makmur Selaras selaku anak usaha DSSA, serta Trina Solar Co. Ltd. Sedangkan 25% saham TMAI dimiliki oleh PT PLN Indonesia Power Renewables. 

Wakil Presiden Direktur DSSA, Lokita Prasetya, menjelaskan bahwa pabrik dengan nilai investasi lebih dari Rp 1,5 triliun ini memiliki kapasitas produksi awal sebesar 1 Gigawatt (GW) per tahun. Kapasitas produksi akan meningkat hingga mencapai 3 GW pada tahun 2030.

Panel surya yang diproduksi dari pabrik TMAI memiliki daya hingga 720 watt peak per unit.

Menjadikannya salah satu yang terbesar dan paling efisien di Asia. TMAI bertujuan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan panel surya di pasar dalam negeri melalui produksi lokal yang efisien berskala besar, kata Lokita kepada Kontan.co.id, Selasa (1/7).

  DSSA Chart by TradingView

DSSA melihat outlook permintaan sel dan modul surya di Indonesia akan terus meningkat. Hal ini sejalan dengan percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan komitmen pemerintah untuk mencapai target bauran EBT. 

Saat ini, TMAI telah melakukan penjualan perdana sel surya kepada Trina Solar. Penjualan awal ini menjadi langkah penting yang menandai dimulainya operasional komersial TMAI, ungkap Lokita.

Selain masuk ke manufaktur panel surya, DSSA memiliki usaha pengembangan panel surya melalui anak usahanya, PT Daya Mas Agra Sejahtera, dengan merek dagang Dian Solar.

DSSA  memiliki portofolio proyek solar rooftop Marunda berkapasitas 1 Megawatt Peak (MWp) dan solar rooftop Sentul berkapasitas 0,6 MWp. 

Selain menggarap EBT berbasis surya, DSSA juga sedang menggali pengembangan panas bumi. Saat ini DSSA memiliki tiga proyek panas bumi di Cipanas dan Cisolok – Jawa Barat, serta di Nage – Nusa Tenggara Timur. Pengembangan tiga wilayah ini diproyeksikan memiliki total kapasitas hingga 140 MW. 

Lokita menyampaikan, ketiga proyek ini ditargetkan bisa mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2029. Pengoperasian proyek panas bumi dan peningkatan kapasitas produksi panel surya melalui kolaborasi dengan mitra strategis menjadi fokus DSSA di pilar EBT.

Komitmen ini mencerminkan peran aktif DSSA dalam mendukung transisi energi nasional dan mewujudkan kontribusi yang semakin signifikan dari sektor EBT terhadap kinerja perusahaan, ujar Lokita.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Putusan MK Pisahkan Jadwal Pemilu Nasional dan Daerah, Bawaslu Yakin Pengawasan Lebih Berkualitas

Putusan MK Pisahkan Jadwal Pemilu Nasional dan Daerah, Bawaslu Yakin Pengawasan Lebih Berkualitas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Hippindo Pede Transaksi Inabuyer 2026 Melonjak Berkat MBG

Hippindo Pede Transaksi Inabuyer 2026 Melonjak Berkat MBG

2026-04-17
OJK – Kementerian PKP Bentuk Satgas Percepatan 3 Juta Rumah

OJK – Kementerian PKP Bentuk Satgas Percepatan 3 Juta Rumah

2026-04-14
Cerita Pengusaha Perempuan Bawa Mukena Premium Naeka Tembus Pasar Global via LinkUMKM BRI

Cerita Pengusaha Perempuan Bawa Mukena Premium Naeka Tembus Pasar Global via LinkUMKM BRI

2026-04-17
IMF Prediksi Dunia akan Defisit Minyak

IMF Prediksi Dunia akan Defisit Minyak

2026-04-17
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Patokan Ekspor Emas dan Tembaga Turun, Periode Kedua April 2026 Jadi Segini

Harga Patokan Ekspor Emas dan Tembaga Turun, Periode Kedua April 2026 Jadi Segini

2026-04-17
Harga Perak Antam Hari Ini 15 April 2026 Naik Rp 2.150

Harga Perak Antam Hari Ini 15 April 2026 Naik Rp 2.150

2026-04-17
Hippindo Pede Transaksi Inabuyer 2026 Melonjak Berkat MBG

Hippindo Pede Transaksi Inabuyer 2026 Melonjak Berkat MBG

2026-04-17
IMF Prediksi Dunia akan Defisit Minyak

IMF Prediksi Dunia akan Defisit Minyak

2026-04-17

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Patokan Ekspor Emas dan Tembaga Turun, Periode Kedua April 2026 Jadi Segini

Harga Patokan Ekspor Emas dan Tembaga Turun, Periode Kedua April 2026 Jadi Segini

2026-04-17
0
Harga Perak Antam Hari Ini 15 April 2026 Naik Rp 2.150

Harga Perak Antam Hari Ini 15 April 2026 Naik Rp 2.150

2026-04-17
0
Hippindo Pede Transaksi Inabuyer 2026 Melonjak Berkat MBG

Hippindo Pede Transaksi Inabuyer 2026 Melonjak Berkat MBG

2026-04-17
0
IMF Prediksi Dunia akan Defisit Minyak

IMF Prediksi Dunia akan Defisit Minyak

2026-04-17
0
Pemerintah Buka Rekrutmen Manajer Kopdes Merah Putih, Prioritas Putra Daerah

Pemerintah Buka Rekrutmen Manajer Kopdes Merah Putih, Prioritas Putra Daerah

2026-04-17
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Patokan Ekspor Emas dan Tembaga Turun, Periode Kedua April 2026 Jadi Segini

Harga Patokan Ekspor Emas dan Tembaga Turun, Periode Kedua April 2026 Jadi Segini

2026-04-17
Harga Perak Antam Hari Ini 15 April 2026 Naik Rp 2.150

Harga Perak Antam Hari Ini 15 April 2026 Naik Rp 2.150

2026-04-17

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.