Jakarta – Dana Moneter Internasional atau the International Monetary Fund (IMF) memprediksi dunia akan mengalami kekurangan minyak pada 2026. Hal ini bahkan jika perang antara Amerika Serikat (AS), Israel dengan Iran diselesaikan pekan ini. IMF menjadi lembaga keuangan terbaru yang mengingatkan dampak dari konflik di Iran.
Jika semuanya berhenti malam ini, dan mulai besok, kita bergerak menuju pembukaan kembali Selat Hormuz. Kita masih akan menghadapi kekurangan minyak untuk tahun ini,” Kepala Ekonom IMF Pierre-Olivier Gourinchas kepada CNN, dikutip Rabu (15/4/2026).
BACA JUGA:Bertemu S&P, Menkeu Tegaskan Stabilitas Ekonomi Indonesia Tetap Terjaga
BACA JUGA:IMF Sebut Asia Jadi Motor Ekonomi Dunia, Indonesia Bisa apa?
BACA JUGA:Konflik Timur Tengah Tekan Ekonomi Indonesia, Ini Analisis IMF
Sementara itu, Badan Energi Internasional atau the International Energy Agency (IEA) pada Selasa pekan ini dalam laporan pasar minyak terbarunya, pasokan minyak global anjlok 10,1 juta barel per hari pada Maret. “Gangguan terbesar dalam sejarah,” tulis IEA.
IEA meski tidak memperkirakan kekurangan minyak tahun ini, tetapi menurunkan perkiraan pasokan minyak global secara tajam yang sekarang diperkirakan melebihi permintaan hanya sebesar 441.000 barel per hari dibandingkan 2,4 juta barel per hari dalam laporan Maret.
Menurut IMF, angka-angka itu menyoroti perubahan dramatis dalam prospek pasar energi global dan perekonomian yang lebih luas sebagai akibat dari perang. Sebelum konflik, perekonomian global berkinerja lebih baik dari yang diharapkan, dengan pertumbuhan yang diperkirakan direvisi naik tahun ini.
“Ada banyak momentum dalam perekonomian global,” ujar Gourinchas.
Ia menambahkan, hal itu mulai dari berkurangnya ketidakpastian atas tarif AS dan ledakan investasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Namun, sejak perang dimulai, prospek global tiba-tiba menjadi suram demikian disebutkan dalam laporan World Economic Outlook terbaru dari IMF.
“Konflik itu masih dapat menyebabkan krisis energi global dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ia menambahkan.

/2022/10/21/103053271.jpg)
/2026/02/09/1461402910.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5292912/original/064853800_1753269843-1000071138.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3080941/original/054674800_1584612278-20200319-Nilai-Tukar-Rupiah-Terhadap-Dolar-AS-Hari-Ini-IMAM-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555754/original/031374200_1776215597-97c5a411-1fff-4313-b383-a2089a9b32fc.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556450/original/037805800_1776247114-1000290308.jpg)