• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, Maret 13, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Kementerian ESDM Targetkan Stop Impor Avtur Mulai 2027

    Kementerian ESDM Targetkan Stop Impor Avtur Mulai 2027

    Kementerian ESDM Targetkan Stop Impor Avtur Mulai 2027

    Bahlil Setop Izin Impor Solar, Ini Dampaknya Bagi Bisnis SPBU Swasta

    Peta Persaingan Mobil Nasional: Jepang Masih Dominan, China Kian Menempel

    Peta Persaingan Mobil Nasional: Jepang Masih Dominan, China Kian Menempel

    Antisipasi Pemangkasan RKAB Tambang, Permintaan Alat Berat 2026 akan Tumbuh Moderat

    Antisipasi Pemangkasan RKAB Tambang, Permintaan Alat Berat 2026 akan Tumbuh Moderat

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Kementerian ESDM Targetkan Stop Impor Avtur Mulai 2027

    Kementerian ESDM Targetkan Stop Impor Avtur Mulai 2027

    Kementerian ESDM Targetkan Stop Impor Avtur Mulai 2027

    Bahlil Setop Izin Impor Solar, Ini Dampaknya Bagi Bisnis SPBU Swasta

    Peta Persaingan Mobil Nasional: Jepang Masih Dominan, China Kian Menempel

    Peta Persaingan Mobil Nasional: Jepang Masih Dominan, China Kian Menempel

    Antisipasi Pemangkasan RKAB Tambang, Permintaan Alat Berat 2026 akan Tumbuh Moderat

    Antisipasi Pemangkasan RKAB Tambang, Permintaan Alat Berat 2026 akan Tumbuh Moderat

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Antisipasi Pemangkasan RKAB Tambang, Permintaan Alat Berat 2026 akan Tumbuh Moderat

Antisipasi Pemangkasan RKAB Tambang, Permintaan Alat Berat 2026 akan Tumbuh Moderat

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-01-13
0

Antisipasi Pemangkasan RKAB Tambang, Permintaan Alat Berat 2026 akan Tumbuh Moderat

wmhg.org – JAKARTA. Pelaku industri memprediksi permintaan alat berat tahun ini akan tumbuh moderat. Para pebisnis alat berat memetakan sejumlah faktor yang bakal memengaruhi dinamika industri, salah satunya adalah langkah pemerintah memangkas Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) komoditas tambang.

Ketua Umum Perhimpunan Agen Tunggal Alat Berat Indonesia (PAABI) Yushi Sandidarma memproyeksikan volume penjualan alat berat dapat tumbuh secara moderat antara 5% – 8% dibandingkan tahun 2025. Estimasi ini sudah memperhitungkan kondisi pemulihan pasca bencana di Sumatra yang menambah permintaan secara regional.

Dengan asumsi pertumbuhan moderat tersebut PAABI memproyeksikan permintaan alat berat tahun 2026 bisa naik ke kisaran 23.000 unit – 25.000 unit. PAABI memperkirakan total nilai pasar alat berat Indonesia mencapai US$ 3,62 miliar pada 2026, dengan Compounded Annual Growth Rate (CAGR) sekitar 6% – 8% hingga 2031.

Jadi, tahun 2026 ini akan lebih baik daripada 2025. Masih didorong oleh proyek besar PSN dan tambang. Pertambangan tetap jadi penggerak utama, diikuti konstruksi dan infrastruktur. Tantangan tetap ada seperti harga komoditas, tapi outlook positif, ungkap Yushi kepada Kontan.co.id, Selasa (13/1/2026).

Yushi membeberkan, kontribusi dari sektor pertambangan masih dominan bagi industri alat berat. Proyeksi permintaan dari sektor pertambangan akan mencapai 45% – 50% dari total permintaan unit alat berat pada tahun ini.

Estimasi itu mencakup permintaan dari tambang batubara, nikel dan mineral strategis. Pasar terbesar kedua adalah sektor konstruksi dan infrastruktur dengan kontribusi sekitar 35% – 40%, termasuk dari kelanjutan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN), jalan tol dan pelabuhan.

Sedangkan permintaan dari sektor perkebunan dan kehutanan diproyeksikan mencapai 8% – 10%. Kemudian sektor industri dan lainnya memiliki potensi menyumbang sekitar 5% terhadap total permintaan unit alat berat tahun ini.

Antisipasi Pemangkasan RKAB Tambang

Di sisi yang lain, pelaku industri alat berat mengantisipasi langkah pemerintah memangkas RKAB tambang untuk tahun 2026. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebelumnya menyampaikan bahwa RKAB produksi batubara pada tahun 2026 hanya sekitar 600 juta ton.

Estimasi tersebut mencerminkan penurunan sekitar 24% dibandingkan volume produksi batubara tahun 2025 yang mencapai sekitar 790 juta ton.

Ketua IV PAABI Immawan Priyambudi membeberkan bahwa penurunan target produksi batubara tersebut berpotensi mengurangi permintaan alat berat di sektor tambang, terutama pada jenis excavator, dump truck, dan bulldozer yang digunakan di operasi batubara.

Immawan menggambarkan, tambang batubara menyumbang sekitar 30% – 35% terhadap total permintaan alat berat. Dengan asumsi tersebut, maka penurunan target produksi berpotensi menekan penjualan alat berat antara 5% – 10%.

Meski begitu, Immawan menegaskan PAABI tetap memandang outlook 2026 secara optimistis. Pelaku industri yang bergerak di bidang Original Equipment Manufacturer (OEM) dan distributor kemungkinan akan meningkatkan penetrasi ke sektor lain untuk menutup gap atas potensi penurunan permintaan dari sektor tambang.

Sektor potensial adalah konstruksi dan perkebunan, termasuk proyek-proyek infrastruktur dan Proyek Strategis Nasional (PSN). Selain itu, permintaan dari proyek mineral strategis dan tambang nikel juga diprediksi masih cukup kuat. 

Pemangkasan target batubara menjadi faktor penahan, tapi tidak mengubah arah positif industri secara keseluruhan. Outlook 2026 tetap tumbuh, hanya lebih moderat, dengan pergeseran dominasi ke sektor konstruksi dan tambang nikel, ungkap Immawan.

Dihubungi terpisah, Corporate Secretary PT United Tractors Tbk (UNTR) Ari Setiyawan turut menyoroti pemangkasan RKAB produksi tambang pada 2026. Kondisi ini berpotensi memangkas penjualan alat berat, khususnya tipe big machine yang digunakan di pertambangan.

Ari memproyeksikan penjualan alat berat tipe big machine sepanjang tahun ini akan turun menjadi sekitar 900 unit – 950 unit. Ari memberikan perbandingan, komposisi penjualan big machine UNTR pada tahun lalu mencapai 1.050 – 1.100 unit.

Meski begitu, emiten dari konglomerasi Grup Astra ini masih percaya diri untuk mengejar target penjualan alat berat sebanyak 4.300 unit – 4.500 unit sepanjang tahun 2026. Di tengah potensi penurunan kontribusi dari sektor pertambangan, Ari melihat peluang pertumbuhan permintaan pada sektor konstruksi dan perkebunan.

Ada potensi peningkatan permintaan dari sektor kontruksi dan perkebunan apabila realisasi pembangunan infrastruktur lebih besar, dan juga permintaan dari perkebunan terkait pengembangan proyek food estate, terang Ari.

Hanya saja, sektor pertambangan tetap berkontribusi dominan terhadap prospek penjualan alat berat UNTR tahun ini. Proyeksi penjualan alat berat Komatsu ke sektor pertambangan diperkirakan masih yang terbesar. Pembelian alat berat di tahun 2026 sebagian besar untuk pergantian alat (replacement), tandas Ari.

Selanjutnya: Donald Trump Kenakan Tarif Dagang 25% ke Negara Mitra Iran, Indonesia Terdampak?

Menarik Dibaca: 10 Siswa MISJ Ciptakan Traffigo, Solusi Kemacetan Penjemputan Siswa di Jakarta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Langit Jakarta Bocor, Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?

Langit Jakarta Bocor, Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Diskon Tarif Tol 30%, Ongkos Jakarta-Semarang Cuma Rp 327.250

Diskon Tarif Tol 30%, Ongkos Jakarta-Semarang Cuma Rp 327.250

2026-03-12
Kontribusi UMKM ke PDB Indonesia Tembus Rp 9.580 Triliun

Kontribusi UMKM ke PDB Indonesia Tembus Rp 9.580 Triliun

2024-08-07
WIKA Catat Penjualan Rp 7,53 Triliun di Semester I 2024

WIKA Catat Penjualan Rp 7,53 Triliun di Semester I 2024

2024-08-30
Indonesia Penyumbang Terbesar Kedua Transaksi TikTok Shop di 2024

Indonesia Penyumbang Terbesar Kedua Transaksi TikTok Shop di 2024

2025-02-05
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah Tipis, Pasar Waspadai Lonjakan Harga Minyak

Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah Tipis, Pasar Waspadai Lonjakan Harga Minyak

2026-03-13
Satu Tahun Danantara Indonesia, Presiden Prabowo Tekankan Integritas dan Tata Kelola Aset Negara

Satu Tahun Danantara Indonesia, Presiden Prabowo Tekankan Integritas dan Tata Kelola Aset Negara

2026-03-13
Transaksi Livin\’ Bank Mandiri Melonjak 28% hingga Februari 2026

Transaksi Livin\’ Bank Mandiri Melonjak 28% hingga Februari 2026

2026-03-13
BI: Kewajiban Neto Investasi Internasional Indonesia Meningkat jadi USD 272,6 Miliar

BI: Kewajiban Neto Investasi Internasional Indonesia Meningkat jadi USD 272,6 Miliar

2026-03-13

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Perak Antam Hari Ini 11 Maret 2026 Melonjak Rp 700

Harga Perak Antam Hari Ini 11 Maret 2026 Melonjak Rp 700

2026-03-13
0
Kartu Multi Trip KRL Kini Punya Desain Khusus BSN, Genjot Transaksi Nontunai

Kartu Multi Trip KRL Kini Punya Desain Khusus BSN, Genjot Transaksi Nontunai

2026-03-13
0
Bareksa: Investor Ritel Tetap Cari Peluang di Tengah Ketidakpastian Terutama Investasi Emas

Bareksa: Investor Ritel Tetap Cari Peluang di Tengah Ketidakpastian Terutama Investasi Emas

2026-03-13
0
25 Ribu Mobil Bakal Padati Tol Prambanan-Purwomartani saat H-3 Lebaran

25 Ribu Mobil Bakal Padati Tol Prambanan-Purwomartani saat H-3 Lebaran

2026-03-13
0
Kelola Uang THR dan Insentif Lebaran dengan Bijak, Simak Strategi 3S

Kelola Uang THR dan Insentif Lebaran dengan Bijak, Simak Strategi 3S

2026-03-13
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah Tipis, Pasar Waspadai Lonjakan Harga Minyak

Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah Tipis, Pasar Waspadai Lonjakan Harga Minyak

2026-03-13
Satu Tahun Danantara Indonesia, Presiden Prabowo Tekankan Integritas dan Tata Kelola Aset Negara

Satu Tahun Danantara Indonesia, Presiden Prabowo Tekankan Integritas dan Tata Kelola Aset Negara

2026-03-13

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.