• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, Juli 27, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Strategi Ekspansi Aspirasi Hidup (ACES) di 2026: Buka Puluhan Gerai Baru AZKO & NEKA

    Strategi Ekspansi Aspirasi Hidup (ACES) di 2026: Buka Puluhan Gerai Baru AZKO & NEKA

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Strategi Ekspansi Aspirasi Hidup (ACES) di 2026: Buka Puluhan Gerai Baru AZKO & NEKA

    Strategi Ekspansi Aspirasi Hidup (ACES) di 2026: Buka Puluhan Gerai Baru AZKO & NEKA

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?

SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-02-24
0

Baca 10 detik
SBY saat kuliah umum di Lemhannas (23/2/2026) menyatakan doktrin pertahanan harus berubah mengikuti lanskap keamanan global.Doktrin pertahanan Indonesia perlu bergeser dari fokus Angkatan Darat menuju supremasi kekuatan udara dan teknologi tinggi.Perubahan fokus ini penting menghadapi ancaman perang hibrid, siber, AI, dan potensi kelumpuhan objek vital strategis.

wmhg.org – Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono menilai, doktrin pertahanan nasional harus diubah, seiring berkembangnya lanskap keamanan global yang drastis.

Saat memberikan kuliah umum di Gedung Lemhannas, Jakarta, Senin (23/2/2026), SBY mengingatkan bahwa era di mana Angkatan Darat menjadi satu-satunya tumpuan utama telah selesai.

Kekinian, kata SBY, doktrin utama pertahanan nasional seharusnya adalah supremasi kekuatan udara dan teknologi tingkat tinggi.

Dalam pandangan SBY, Indonesia saat ini sedang berkejaran dengan waktu untuk beradaptasi dengan model peperangan baru.

Dunia tidak lagi hanya berbicara tentang tank dan infanteri di garis depan, melainkan tentang pertempuran siber atua cyber war, kecerdasan buatan (AI), hingga sistem robotik yang mampu melumpuhkan sebuah negara dalam hitungan menit.

“Dunia kini beyond conventional thinking. Ada dunia AI, robotik, conventional warfare. Jadi kita harus bersiap, jangan takut, kata SBY.

Meninggalkan Doktrin Lama

SBY menyoroti kecenderungan historis Indonesia yang selama ini seolah-olah menomorsatukan Angkatan Darat dalam struktur pertahanannya.

Meskipun kekuatan darat tetap penting, ia menilai realitas ancaman modern menempatkan air power atau kekuatan udara sebagai faktor penentu kemenangan sekaligus perisai utama kedaulatan.

Menurutnya, penguasaan ruang udara bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan fondasi untuk mencegah serangan yang langsung menyasar jantung negara.

Ia membandingkan bagaimana doktrin masa lalu sangat bergantung pada pengamanan pantai dan gerilya darat, yang kini dianggap tidak cukup lincah menghadapi serangan presisi jarak jauh.

“Kalau dulu kan, seolah-olah, di Indonesia itu, Angkatan Darat yang utama. Sekarang, kekuatan udara sangat penting, tegasnya.

Skenario Kelumpuhan Jakarta, Bandung, dan Surabaya

Salah satu poin paling tajam dalam kuliah umum tersebut adalah ketika SBY melontarkan pertanyaan retoris mengenai kesiapan kota-kota besar di Indonesia menghadapi serangan udara mendadak.

Ia secara spesifik menyebut Jakarta sebagai pusat pemerintahan, serta pusat industri pertahanan seperti Pindad di Bandung dan PT PAL di Surabaya.

SBY mengajak para peserta Lemhannas dan pengambil kebijakan untuk membayangkan skenario terburuk jika objek vital strategis tersebut dihancurkan dalam satu serangan udara alias air strike.

Pertanyaan ini menjadi alarm bagi sistem pertahanan udara nasional (Hanudnas) yang harus dipastikan mampu melindungi titik-pijak ekonomi dan militer paling krusial di Indonesia.

“Nah sekarang, kalau ada air strike menghancurkan Jakarta, Pindad di Bandung, dan PAL Surabaya, kota-kota yang lain, apa yang harus kita lakukan hayo? kata dia.

Ia menjelaskan bahwa pada masa lalu, doktrin Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Hankamrata) menitikberatkan pada strategi menghadang musuh di perbatasan, mempertahankan pantai dan pulau-pulau besar, hingga perang gerilya dan serangan balasan.

“Itu doktrinnya dulu,” kata SBY.

Menghadapi Perang Hibrid dan Revolusi Teknologi

Lebih jauh, SBY menekankan bahwa perkembangan teknologi militer telah mengubah pola serangan dari yang bersifat konvensional dan perlahan menjadi sangat cepat dan langsung mematikan.

Serangan modern tidak lagi memberikan waktu bagi musuh untuk melakukan konsolidasi di hutan-hutan atau pulau terpencil jika pusat strategisnya sudah dilumpuhkan di awal.

Oleh karena itu, adaptasi terhadap hybrid warfare atau peperangan hibrid menjadi mutlak. Indonesia dituntut untuk membangun sumber daya manusia yang menguasai teknologi, bukan hanya sekadar membeli alutsista canggih.

Tanpa kebijakan yang adaptif dan keterampilan yang dibangun secara sistematis, Indonesia akan terus tertinggal di belakang negara-negara maju yang sudah mengintegrasikan AI ke dalam komando militernya.

“Kita bangun sumber daya kita, kemampuan harus dibangun, kebijakan juga perlu dibuat. Bagi saya, kita harus bersiap apa pun, tak bisa pilih-pilih.

SBY menegaskan bahwa kesiapan menyeluruh mencakup seluruh spektrum, mulai dari militer konvensional hingga pertahanan siber.

Tidak ada ruang untuk ragu dalam menentukan arah kebijakan pertahanan di tengah ketidakpastian global yang kian memuncak.

“Ini modern warfare, memakai teknologi modern, doktrin modern, harus siap.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Allianz Akuisisi Unit Asuransi HSBC Singapura Senilai Rp 37 Triliun

Allianz Akuisisi Unit Asuransi HSBC Singapura Senilai Rp 37 Triliun

2026-07-27
Harga Emas Antam 24 Juli 2026 Anjlok Rp 35.000, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam 24 Juli 2026 Anjlok Rp 35.000, Cek Rincian di Sini

2026-07-27
Minyak Dunia Tembus US$ 100, Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik

Minyak Dunia Tembus US$ 100, Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik

2026-07-25
Syarat Bedah Rumah Bakal Dipermudah, Tak Wajib Punya Sertifikat Tanah

Syarat Bedah Rumah Bakal Dipermudah, Tak Wajib Punya Sertifikat Tanah

2026-07-27
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Pegadaian 25 Juli 2026: Antam, UBS dan Galeri24 Kompak Naik

Harga Emas Pegadaian 25 Juli 2026: Antam, UBS dan Galeri24 Kompak Naik

2026-07-27
Penyaluran Kredit dan Sinergi Ekosistem Penggerak Ekonomi Negeri Antarkan Laba Bersih Bank Mandiri ke Rp30,4 Triliun pada Kuartal II 2026

Penyaluran Kredit dan Sinergi Ekosistem Penggerak Ekonomi Negeri Antarkan Laba Bersih Bank Mandiri ke Rp30,4 Triliun pada Kuartal II 2026

2026-07-27
BTPN Syariah Cetak Laba Rp 655 Miliar di Semester I 2026

BTPN Syariah Cetak Laba Rp 655 Miliar di Semester I 2026

2026-07-27
Harga Emas Hari Ini Tersungkur Imbas Konflik Timur Tengah

Harga Emas Hari Ini Tersungkur Imbas Konflik Timur Tengah

2026-07-27

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Samsung Wallet Bakal Dukung Stablecoin, Pembayaran Kripto Makin Mudah

Samsung Wallet Bakal Dukung Stablecoin, Pembayaran Kripto Makin Mudah

2026-07-27
0
Harga Kripto 26 Juli 2026: Bitcoin Menguat, Dogecoin Melesat 3%

Harga Kripto 26 Juli 2026: Bitcoin Menguat, Dogecoin Melesat 3%

2026-07-27
0
CEO Goldman Sachs David Solomon Dukung UU Clarity

CEO Goldman Sachs David Solomon Dukung UU Clarity

2026-07-27
0
Pi Network Bakal Buka Kunci 127,5 Juta Token, Harga Terancam Tertekan?

Pi Network Bakal Buka Kunci 127,5 Juta Token, Harga Terancam Tertekan?

2026-07-27
0
Peretas Korea Utara Diduga Bobol 2 Bank Milik Negara, Dana Dialihkan ke Kripto

Peretas Korea Utara Diduga Bobol 2 Bank Milik Negara, Dana Dialihkan ke Kripto

2026-07-27
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Pegadaian 25 Juli 2026: Antam, UBS dan Galeri24 Kompak Naik

Harga Emas Pegadaian 25 Juli 2026: Antam, UBS dan Galeri24 Kompak Naik

2026-07-27
Penyaluran Kredit dan Sinergi Ekosistem Penggerak Ekonomi Negeri Antarkan Laba Bersih Bank Mandiri ke Rp30,4 Triliun pada Kuartal II 2026

Penyaluran Kredit dan Sinergi Ekosistem Penggerak Ekonomi Negeri Antarkan Laba Bersih Bank Mandiri ke Rp30,4 Triliun pada Kuartal II 2026

2026-07-27

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.