• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Kamis, Juni 11, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Impor Mobil India Dinilai Sebagai Otokritik Atas Kartel Mobil di Indonesia

Impor Mobil India Dinilai Sebagai Otokritik Atas Kartel Mobil di Indonesia

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-03-12
0

Baca 10 detik

Pakar Asep Kususanto (Rabu, 11/3/2026) menyatakan impor pick-up India adalah otokritik praktik kartel kendaraan nasional.
Perbedaan harga signifikan menunjukkan pasar dikuasai kesepakatan tidak adil, bukan mekanisme pasar alami seharusnya.
Kekuasaan kartel yang dipertahankan berpotensi menjadi jebakan, terungkap melalui isu impor mobil India.

wmhg.org – Pakar Kebijakan Publik dari Well-Being Institute, Asep Kususanto menilai kasus impor pick-up dan pick-up truck dari India bukan hanya sekadar isu perdagangan atau persaingan usaha semata.

Menurut Asep, impor pick up dari India telah bertransformasi menjadi bentuk otokritik yang tidak disengaja terhadap praktik kartel yang diyakini telah menguasai pasar kendaraan di Indonesia.

Secara substansial, kasus impor kendaraan dari India tidak hanya muncul sebagai isu ekonomi atau perdagangan belaka. Lebih dari itu, impor tersebut berfungsi sebagai otokritik yang tak terduga terhadap kartel yang diduga telah menguasai dan mengendalikan pasar kendaraan nasional, ujar Asep kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).

Asep mengatakan, proses yang dimulai dari kebijakan impor yang diperdebatkan ini secara tidak sengaja mengekspos ketidakadilan yang terbangun dalam sistem, sekaligus menjadi cermin yang memantulkan kekuasaan kartel yang telah lama mengakar.

Menurut dia, impor mobil India secara tak terduga menjadi alat yang memantulkan realitas bahwa pasar kendaraan di Indonesia telah dikuasai oleh praktik yang tidak adil.

Harga kendaraan lokal yang hampir dua kali lipat dibandingkan harga impor menjadi bukti nyata bahwa mekanisme pasar yang seharusnya bekerja secara alami telah digantikan oleh kesepakatan antarprodusen. Impor ini tidak sengaja mengkritik dengan menunjukkan bahwa kekuasaan kartel telah membuat harga menjadi tidak wajar dan menjauhkan akses masyarakat terhadap kendaraan dengan harga terjangkau, jelas Asep.

Menurut Asep, kartel yang diduga ada, ternyata telah membangun sistem yang menguntungkan diri mereka sendiri. Hanya saja, kata dia, secara tidak sengaja menjadi korban dari kekuasaan yang mereka bangun sendiri.

Ketakutan mereka untuk tidak memberikan diskon atau menurunkan harga adalah bentuk dari otokritik yang muncul dari struktur kekuasaan mereka sendiri—ketika mereka mencoba mengamankan pangsa pasar dan harga tinggi melalui kesepakatan, justru mekanisme yang mereka ciptakan itu sendiri yang akhirnya mengungkapkan kelemahan sistem yang mereka kendalikan, jelas dia.

Asep mengingatkan kekuasaan yang mereka miliki melalui struktur oligopoli dan dugaan kartel justru menjadi jebakan bagi diri mereka.

Dia bilang, setiap upaya untuk mempertahankan dominasi tersebut membuat mereka semakin terjebak dalam siklus kontrol yang berbahaya, hingga akhirnya impor mobil India yang mereka jadikan isu politik justru menjadi alat yang mengungkapkan segala manipulasi yang telah mereka lakukan.

Praktik kartel tidak hanya merugikan masyarakat dengan harga yang tidak adil, tetapi juga menunjukkan bahwa kekuasaan yang mereka pegang bukanlah hasil dari keunggulan produk atau efisiensi operasional, melainkan dari kesepakatan yang dibuat untuk menguasai pasar, tutur Asep.

Impor mobil India yang awalnya mereka jadikan senjata politik untuk menekan pemerintah, justru berbalik menjadi cermin yang memperlihatkan betapa jauh mereka telah menyimpang dari prinsip persaingan yang sehat dan bagaimana kekuasaan yang berlebihan telah membuat mereka melupakan tujuan utama industri kendaraan yaitu memberikan akses yang luas bagi masyarakat, Asep menambahkan.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

HUT ke-12 Luncurkan Aura Research, Platform AI untuk Analisis Data dan Monitoring Isu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Badan Usaha Tanggung Beban Proyek Jalan Tol Imbas Pelemahan Rupiah

Badan Usaha Tanggung Beban Proyek Jalan Tol Imbas Pelemahan Rupiah

2026-06-06
300 Perusahaan Bakal Diperiksa Akibat Tak Naikkan Harga Sawit Petani

300 Perusahaan Bakal Diperiksa Akibat Tak Naikkan Harga Sawit Petani

2026-06-09
RUPST Tahun Buku 2025, Telkom Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun kepada Pemegang Saham

RUPST Tahun Buku 2025, Telkom Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun kepada Pemegang Saham

2026-06-10
6 Juta Orang Kini Mencari Nafkah di Sektor Pertembakauan

6 Juta Orang Kini Mencari Nafkah di Sektor Pertembakauan

2026-06-10
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Rupiah Sudah Tembus Rp 18.200 per Dolar AS Selasa Pagi

Rupiah Sudah Tembus Rp 18.200 per Dolar AS Selasa Pagi

2026-06-10
Bank Indonesia Naikkan BI Rate Kembali Jadi 5,5%

Bank Indonesia Naikkan BI Rate Kembali Jadi 5,5%

2026-06-10
BI Rate Naik Jadi 5,50%, Perry Warjiyo Ungkap Alasan Utama

BI Rate Naik Jadi 5,50%, Perry Warjiyo Ungkap Alasan Utama

2026-06-10
Selain BI Rate Naik, Simak 4 Langkah Bank Indonesia Jaga Rupiah

Selain BI Rate Naik, Simak 4 Langkah Bank Indonesia Jaga Rupiah

2026-06-10

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Little Pepe Disebut Bisa Kalahkan Shiba Inu dan Dogecoin

Little Pepe Disebut Bisa Kalahkan Shiba Inu dan Dogecoin

2026-06-10
0
Siapkan Talenta Digital, Bursa Kripto Gaet Kampus Top

Siapkan Talenta Digital, Bursa Kripto Gaet Kampus Top

2026-06-10
0
Harga Kripto 9 Juni 2026: Bitcoin Bertahan di Atas US$ 63.000, HYPE Melonjak 6%

Harga Kripto 9 Juni 2026: Bitcoin Bertahan di Atas US$ 63.000, HYPE Melonjak 6%

2026-06-10
0
Hedera Gabung Koalisi 200 Organisasi, Dorong RUU Clarity ACT Disahkan

Hedera Gabung Koalisi 200 Organisasi, Dorong RUU Clarity ACT Disahkan

2026-06-10
0
Coinbase: Family Office Timur Tengah Borong Bitcoin Saat Harga Turun

Coinbase: Family Office Timur Tengah Borong Bitcoin Saat Harga Turun

2026-06-10
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Rupiah Sudah Tembus Rp 18.200 per Dolar AS Selasa Pagi

Rupiah Sudah Tembus Rp 18.200 per Dolar AS Selasa Pagi

2026-06-10
Bank Indonesia Naikkan BI Rate Kembali Jadi 5,5%

Bank Indonesia Naikkan BI Rate Kembali Jadi 5,5%

2026-06-10

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.