• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Harga Pertamax Melonjak Rp 3.950 per Liter, Pertalite Tetap Rp 10.000

    Harga Pertamax Melonjak Rp 3.950 per Liter, Pertalite Tetap Rp 10.000

    Bundamedik (BMHS) Bangun Skybridge RS Bunda Jakarta, Target Beroperasi Akhir 2026

    Bundamedik (BMHS) Bangun Skybridge RS Bunda Jakarta, Target Beroperasi Akhir 2026

    Satu Visi Putra (VISI) Kejar Pendapatan Tumbuh 5% hingga Akhir 2026

    Satu Visi Putra (VISI) Kejar Pendapatan Tumbuh 5% hingga Akhir 2026

    Harga Pertamax Melonjak, Pengguna Mulai Beralih ke Pertalite

    Harga Pertamax Melonjak, Pengguna Mulai Beralih ke Pertalite

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Harga Pertamax Melonjak Rp 3.950 per Liter, Pertalite Tetap Rp 10.000

    Harga Pertamax Melonjak Rp 3.950 per Liter, Pertalite Tetap Rp 10.000

    Bundamedik (BMHS) Bangun Skybridge RS Bunda Jakarta, Target Beroperasi Akhir 2026

    Bundamedik (BMHS) Bangun Skybridge RS Bunda Jakarta, Target Beroperasi Akhir 2026

    Satu Visi Putra (VISI) Kejar Pendapatan Tumbuh 5% hingga Akhir 2026

    Satu Visi Putra (VISI) Kejar Pendapatan Tumbuh 5% hingga Akhir 2026

    Harga Pertamax Melonjak, Pengguna Mulai Beralih ke Pertalite

    Harga Pertamax Melonjak, Pengguna Mulai Beralih ke Pertalite

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Dugaan Fraud di e-Fishery, Apa Penyebabnya?

Dugaan Fraud di e-Fishery, Apa Penyebabnya?

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-12-20
0

Dugaan Fraud di e-Fishery, Apa Penyebabnya?

wmhg.org – JAKARTA. Dugaan penyelewengan atau fraud yang terjadi di e-Fishery menyeruak. eFishery merupakan startup aquatech yang menyediakan ekosistem terintegrasi meliputi marketplace pakan ikan serta udang, platform penjualan produk ikan dan udang segar secara business to business (B2B), hingga akses keuangan bagi pembudidaya ikan.

Kabar teranyar, PT Multidaya Teknologi Nusantara atau eFishery menunjuk Adhy Wibisono sebagai CEO sementara menggantikan Gibran Huzaifah, dengan tujuan memperbaiki tata kelola perusahaan yang belakangan menjadi sorotan karena diduga mengalami fraud.  Para pemangku kepentingan menaruh perhatian dengan dugaan fraud sehingga melakukan pergantian demi tata kelola yang lebih baik. 

Lantas, apa yang membuat eFishery mengalami fraud? Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC, Pratama Persadha mengatakan, dari perspektif teknologi, kegagalan pembiayaan yang disalurkan oleh e-Fishery hingga menyebabkan kredit macet bisa disebabkan oleh beberapa faktor teknis yang berkaitan dengan sistem dan pengelolaan data. 

Beberapa analisis kemungkinan penyebabnya antara lain sistem penilaian kredit (credit scoring) yang digunakan mungkin tidak cukup akurat untuk menilai kelayakan peminjam, minimnya data validasi dimana dalam sektor akuakultur data operasional seperti produktivitas tambak atau riwayat panen sangat penting untuk menentukan kemampuan bayar. 

Jika data ini tidak dihimpun atau divalidasi dengan baik, maka sistem bisa salah dalam mengkalkulasi risiko, katanya kepada KONTAN, Jumat (20/12/2024).

Menurut Pratama, ketergantungan pada data yang tidak terintegrasi juga bisa menjadi kendala. Pasalnya, jika data dari sistem pembiayaan tidak terintegrasi dengan data operasional, seperti produksi tambak atau pengelolaan pakan, maka perusahaan kehilangan gambaran holistik mengenai kemampuan peminjam. 

Yang terang, kualitas data buruk yang digunakan untuk membuat keputusan pembiayaan juga mungkin tidak lengkap, tidak akurat, atau usang. Tak pelak, memperbesar kemungkinan kredit macet. 

Pratama menyebutkan, kendala lainnya adalah kurangnya pemanfaatan big data dan AI untuk analisis pasar, karena perubahan kondisi pasar seperti harga jual ikan yang fluktuatif atau serangan penyakit tambak bisa memengaruhi pendapatan petani ikan 

Jika sistem teknologi e-Fishery tidak mampu memprediksi risiko ini, pembiayaan bisa diberikan kepada petani yang sebenarnya sedang menghadapi risiko kegagalan usaha. Selain itu mungkin karena tidak ada mekanisme early warning system membuat risiko macet tidak terdeteksi sejak dini, ungkapnya.

Selanjutnya, faktor kendala teknologi lainnya adalah tidak adanya IoT atau sensor dimana dalam usaha akuakultur, teknologi IoT seperti sensor kualitas air atau pemantauan tambak dapat memberikan data penting tentang hasil produksi. 

Pratama bilang, kurangnya edukasi digital kepada peminjam pun juga bisa menjadi kendala dari sisi teknologi karena banyak petani ikan mungkin tidak sepenuhnya memahami teknologi yang disediakan, seperti aplikasi pencatatan atau pelaporan hasil tambak, dimana hal ini membuat data yang dilaporkan kurang akurat atau tidak sesuai kondisi sebenarnya. 

Di samping itu ada pula kendala infrastruktur teknologi yang lemah karena biasanya tambak atau pembibitan berada di lokasi yang konektifitas internetnya kurang. Jika jaringan internet atau perangkat digital peminjam tidak mendukung penggunaan aplikasi e-Fishery secara optimal, data yang diterima bisa tidak valid, sebut Pratama.

Sebagai informasi, eFishery kini menjadi sorotan akibat dugaan fraud di internal. Gibran yang menjadi nakhoda perusahaan sejak 2013 lalu sempat memberikan pernyataan kepada awak media mengenai fraud di internal pada September 2024.

Gibran mengakui terjadi fraud dengan rasio 0,5% dari total pendapatan. Namun dia menegaskan fraud tersebut tidak akan membuat bisnis eFishery tumbang. Fraud atau penyimpangan dalam kategori wajar dan telah ditangani.

“Fraud memang ada di kita, tetapi fraud-nya di bawah 0,5% dari revenue. Jadi rendah. Banyak yang bilang eFishery mau mati karena fraud, kalau jumlahnya segitu nggak membunuh perusahaannya, kami memastikan di bagian itu,” kata Gibran kala itu.

Menurut Gibran, temuan fraud bertentangan dengan nilai yang diadopsi eFishery yang bertekad membantu para pembudidaya. Untuk itu, perusahaan memastikan fraud harus diberantas, termasuk menindak tegas pihak yang melakukan fraud

 

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Cek Fakta: Prabowo Meradang, Program Lapor Mas Wapres Ditutup

Cek Fakta: Prabowo Meradang, Program Lapor Mas Wapres Ditutup

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Siasat ESDM Tekan Impor Minyak Mulai 2027

Siasat ESDM Tekan Impor Minyak Mulai 2027

2026-09-30
Menperin Sarmuji Minta Penguatan Industri Dilakukan Lintas Kementerian

Menperin Sarmuji Minta Penguatan Industri Dilakukan Lintas Kementerian

2026-10-04
Pemerintah Minta Perusahaan Sawit Tiru PalmCo PTPN soal Ini

Pemerintah Minta Perusahaan Sawit Tiru PalmCo PTPN soal Ini

2025-05-13
Garuda Indonesia Gandeng Yoowifi Sediakan Layanan eSIM di Lebih 160 Negara

Garuda Indonesia Gandeng Yoowifi Sediakan Layanan eSIM di Lebih 160 Negara

2026-10-05
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Antam Sepekan Turun Rp 23.000

Harga Emas Antam Sepekan Turun Rp 23.000

2026-10-05
Regulator AS Siapkan Aturan Baru Penyimpanan Kripto

Regulator AS Siapkan Aturan Baru Penyimpanan Kripto

2026-10-05
Harga Kripto 4 Oktober 2026: Bitcoin Tembus Rp 1,52 Miliar, Zcash Melonjak 21%

Harga Kripto 4 Oktober 2026: Bitcoin Tembus Rp 1,52 Miliar, Zcash Melonjak 21%

2026-10-05
Ripple Siapkan Layanan Kredit dengan Jaminan XRP, Target 2027

Ripple Siapkan Layanan Kredit dengan Jaminan XRP, Target 2027

2026-10-05

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Regulator AS Siapkan Aturan Baru Penyimpanan Kripto

Regulator AS Siapkan Aturan Baru Penyimpanan Kripto

2026-10-05
0
Harga Kripto 4 Oktober 2026: Bitcoin Tembus Rp 1,52 Miliar, Zcash Melonjak 21%

Harga Kripto 4 Oktober 2026: Bitcoin Tembus Rp 1,52 Miliar, Zcash Melonjak 21%

2026-10-05
0
Ripple Siapkan Layanan Kredit dengan Jaminan XRP, Target 2027

Ripple Siapkan Layanan Kredit dengan Jaminan XRP, Target 2027

2026-10-05
0
Polisi Yunani Tangkap 17 Orang Terkait Penipuan Kripto US$ 8 Juta

Polisi Yunani Tangkap 17 Orang Terkait Penipuan Kripto US$ 8 Juta

2026-10-05
0
Kelompok Perbankan AS Gugat Regulator soal Izin Bank Kripto

Kelompok Perbankan AS Gugat Regulator soal Izin Bank Kripto

2026-10-05
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Sepekan Turun Rp 23.000

Harga Emas Antam Sepekan Turun Rp 23.000

2026-10-05
Regulator AS Siapkan Aturan Baru Penyimpanan Kripto

Regulator AS Siapkan Aturan Baru Penyimpanan Kripto

2026-10-05

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.