• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Mei 31, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Debat ICW vs Politisi Muda: Soroti Larangan Pebisnis Ekstraktif Duduk di Legislatif

Debat ICW vs Politisi Muda: Soroti Larangan Pebisnis Ekstraktif Duduk di Legislatif

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-03-02
0

Baca 10 detik

ICW dorong larangan politisi berbisnis di sektor yang memperparah krisis iklim.
Mayoritas politisi muda sepakat batasi keterlibatan pebisnis ekstraktif di lembaga legislatif.
ICW ungkap enam puluh persen anggota DPR memiliki latar belakang bisnis.

wmhg.org – Indonesia Corruption Watch (ICW) menggelar forum debat bertajuk Kepung ICW vs 6 Politisi di Teater Utan Kayu, Jumat (27/2/2026). Mengusung format diskusi dinamis, ICW mempertemukan enam politisi muda lintas partai untuk menanggapi mosi; politisi yang duduk di legislatif dilarang menjalankan bisnis yang memperparah krisis iklim.

KoordinatorICW, Almas Sjafrina, menegaskan bahwa krisis iklim merupakan hasil dari keputusan politik yang salah. Ia menilai konflik kepentingan finansial, terutama dalam bisnis ekstraktif seperti tambang batu bara, nikel, dan perkebunan sawit, menjadi celah utama pembajakan kebijakan publik.

Mayoritas Anggota DPR Berlatar Belakang Pebisnis

ICW mengungkapkan data bahwa lebih dari 60 persen anggota DPR memiliki latar belakang bisnis, dengan ratusan di antaranya terafiliasi dengan sektor ekstraktif dan alih fungsi lahan. Almas meragukan lahirnya kebijakan pro-lingkungan jika pembuat regulasi sendiri memiliki kepentingan bisnis yang merusak ekologi.

Menurutnya, regulasi seperti UU Minerba dan UU Cipta Kerja mencerminkan risiko tersebut. ICW menyoroti pasal-pasal yang dinilai melemahkan perlindungan lingkungan serta potensi kriminalisasi warga yang memprotes aktivitas tambang.

“Melarang anggota DPR atau DPRD memiliki bisnis yang merusak lingkungan adalah langkah minimal bagi transparansi kebijakan,” ujar Almas, Sabtu (26/2/2026).

Respons Beragam dari Lintas Partai

Mayoritas politisi yang hadir menyatakan kesepakatannya terhadap mosi tersebut dengan berbagai sudut pandang:

Partai Buruh: Margianta menekankan bahwa politik Indonesia terlalu didominasi elite pebisnis yang memicu mahalnya biaya kontestasi. Ia menyebut Partai Buruh memiliki mekanisme constituent recall untuk menarik kader yang terindikasi konflik kepentingan atau merusak lingkungan.PKS: Musthofa Faruq mendesak adanya payung hukum yang eksplisit dalam undang-undang yang secara tegas menyebutkan sektor-sektor terlarang bagi politisi, seperti pertambangan dan perkebunan sawit.PKB: Riezal Ilham Pratama menekankan aspek sense of urgency terkait kedaruratan iklim. Ia sepakat bahwa pelaku bisnis yang mempercepat krisis iklim seharusnya dilarang terlibat di parlemen dan mendesak evaluasi total terhadap UU Kehutanan serta UU Minerba.PDIP: Cintya Amanda Labetta menegaskan komitmen ekologis partainya dan memberikan autokritik. Ia sepakat bahwa pembuat aturan tidak boleh terjebak dalam kenyamanan bisnis ekstraktif saat mewakili rakyat. PDIP saat ini tengah menyusun kajian mendalam terkait pencegahan korupsi ekologis.

Langkah Awal Reformasi Politik Hijau

Meskipun terdapat perbedaan pendekatan teknis, forum ini menyepakati bahwa konflik kepentingan bisnis ekstraktif adalah persoalan serius bagi tata kelola negara.

ICW menekankan bahwa pembersihan arena politik dari intervensi bisnis yang merusak alam merupakan prasyarat mutlak sebelum mewujudkan transformasi ekonomi hijau di Indonesia.

Debat yang diwarnai sesi tanya silang ini ditutup dengan refleksi bersama bahwa krisis iklim bukan sekadar isu lingkungan, melainkan krisis representasi politik yang mendesak untuk dibenahi.

______________________________

Reporter: Dinda Pramesti K

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Audiens Debat ICW Kritik Jawaban Normatif Politisi dan Desak Reformasi Antikorupsi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Mantan Dubes RI untuk WTO: ASEAN di Titik Terendah Soal Integritas Regional

Mantan Dubes RI untuk WTO: ASEAN di Titik Terendah Soal Integritas Regional

2026-05-27
Saat AI Meledak, Pendiri JD.com Janji Lindungi 900 Ribu Karyawan

Saat AI Meledak, Pendiri JD.com Janji Lindungi 900 Ribu Karyawan

2026-05-30
Bapanas: Kurs Dolar Menguat Tak Berimbas pada Harga Beras SPHP

Bapanas: Kurs Dolar Menguat Tak Berimbas pada Harga Beras SPHP

2026-05-30
BI Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, Siapkan Sejumlah Langkah Stabilisasi

BI Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, Siapkan Sejumlah Langkah Stabilisasi

2026-05-30
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Respons Bank Indonesia soal Rupiah Dekati 18.000 terhadap Dolar AS

Respons Bank Indonesia soal Rupiah Dekati 18.000 terhadap Dolar AS

2026-05-31
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 17.881 per Dolar AS

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 17.881 per Dolar AS

2026-05-31
Harga Emas Dunia Melesat, Negosiasi Amerika Serikat-Iran Membayangi

Harga Emas Dunia Melesat, Negosiasi Amerika Serikat-Iran Membayangi

2026-05-31
Harga Emas Antam Hari Ini 30 Mei 2026 Kembali Melejit, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 30 Mei 2026 Kembali Melejit, Cek Rincian di Sini

2026-05-31

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
CEO Micron Technology Sanjay Mehrotra Masuk Jajaran Miliarder

CEO Micron Technology Sanjay Mehrotra Masuk Jajaran Miliarder

2026-05-31
0
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 29 Mei 2026: UBS Alami Penurunan Terbesar, Antam dan Galeri24?

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 29 Mei 2026: UBS Alami Penurunan Terbesar, Antam dan Galeri24?

2026-05-31
0
Harga Emas Antam Hari Ini 29 Mei 2026 Lebih Mahal Rp 20 Ribu, Simak Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 29 Mei 2026 Lebih Mahal Rp 20 Ribu, Simak Daftar Lengkap di Sini

2026-05-31
0
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 29 Mei 2026: Termahal Sentuh Rp 2,4 Juta

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 29 Mei 2026: Termahal Sentuh Rp 2,4 Juta

2026-05-31
0
Menko Airlangga Tak Ikut Dampingi Prabowo ke Prancis

Menko Airlangga Tak Ikut Dampingi Prabowo ke Prancis

2026-05-31
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Respons Bank Indonesia soal Rupiah Dekati 18.000 terhadap Dolar AS

Respons Bank Indonesia soal Rupiah Dekati 18.000 terhadap Dolar AS

2026-05-31
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 17.881 per Dolar AS

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 17.881 per Dolar AS

2026-05-31

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.