• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, Agustus 31, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Skema Bagi Hasil Ojol Diubah, Ini Sikap Grab Indonesia

    Skema Bagi Hasil Ojol Diubah, Ini Sikap Grab Indonesia

    RI Ketergantungan Nikel Filipina, Apindo Buka Suara Soal Kerjasama di KTT ASEAN

    RI Ketergantungan Nikel Filipina, Apindo Buka Suara Soal Kerjasama di KTT ASEAN

    Laba Turun 17,4% pada 2025, Panca Budi Idaman (PBID) Bidik Pertumbuhan Penjualan 10%

    Laba Turun 17,4% pada 2025, Panca Budi Idaman (PBID) Bidik Pertumbuhan Penjualan 10%

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Skema Bagi Hasil Ojol Diubah, Ini Sikap Grab Indonesia

    Skema Bagi Hasil Ojol Diubah, Ini Sikap Grab Indonesia

    RI Ketergantungan Nikel Filipina, Apindo Buka Suara Soal Kerjasama di KTT ASEAN

    RI Ketergantungan Nikel Filipina, Apindo Buka Suara Soal Kerjasama di KTT ASEAN

    Laba Turun 17,4% pada 2025, Panca Budi Idaman (PBID) Bidik Pertumbuhan Penjualan 10%

    Laba Turun 17,4% pada 2025, Panca Budi Idaman (PBID) Bidik Pertumbuhan Penjualan 10%

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » INTERNASIONAL » Penjualan LVMH Turun Signifikan, Ini Biang Keroknya!

Penjualan LVMH Turun Signifikan, Ini Biang Keroknya!

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-10-16
0

Penjualan LVMH Turun Signifikan, Ini Biang Keroknya!

wmhg.org – JAKARTA. Penjualan barang fashion dan kulit dari LVMH Moët Hennessy Louis Vuitton SE mengalami penurunan signifikan untuk pertama kalinya sejak pandemi, sebuah fenomena yang dipicu oleh anjloknya permintaan dari konsumen China.

Sebagai pemain terbesar di industri mewah global, LVMH terpukul keras oleh berkurangnya minat konsumen China terhadap produk-produk mewah, yang sebelumnya dianggap tak terpuaskan.

Penurunan Pendapatan Organik Unit Fashion dan Kulit LVMH

LVMH melaporkan bahwa pendapatan organik dari unit kunci mereka, yang mencakup merek-merek terkenal seperti Louis Vuitton dan Christian Dior, mengalami penurunan sebesar 5% pada kuartal ketiga 2024.

Para analis sebelumnya memperkirakan adanya peningkatan kecil, sehingga hasil ini mengejutkan dan menjadi penurunan kinerja triwulanan terburuk sejak kuartal kedua 2020, ketika dunia dilanda lockdown akibat pandemi. Secara keseluruhan, penjualan grup LVMH turun sebesar 3%.

Jean-Jacques Guiony, Chief Financial Officer LVMH, menyatakan dalam presentasi kuartalan bahwa kebanyakan pasar kami saat ini menghadapi tantangan ekonomi, termasuk China daratan. Ia menambahkan bahwa kepercayaan konsumen di China daratan kembali berada di titik terendah yang pernah dicapai selama pandemi.

Dampak Terhadap Pasar dan Saham

Kinerja LVMH yang mengecewakan ini juga mengguncang pasar saham. Saham perusahaan dalam bentuk American Depositary Receipts (ADR) anjlok hingga 10% setelah pengumuman tersebut.

Pesaing dari Amerika Serikat, seperti Ralph Lauren Corp. dan Estee Lauder Cos., turut mengalami penurunan di perdagangan New York. Sementara itu, ADR pemilik Gucci, Kering SA, juga merosot.

Analis dari RBC Capital Markets, Piral Dadhania, menggarisbawahi bahwa hasil tersebut menunjukkan perlambatan yang lebih nyata daripada yang diperkirakan.

Pengaruh Stimulus Ekonomi China

Di tengah kekhawatiran akan melambatnya pertumbuhan ekonomi dan krisis pasar properti di China, konsumen di negara tersebut menahan pengeluaran untuk barang-barang mewah. Hal ini mendorong pemerintah China untuk meluncurkan serangkaian langkah stimulus ekonomi pada bulan lalu dengan tujuan untuk memulihkan perekonomian.

Namun, Guiony menegaskan bahwa masih sulit untuk menilai dampak potensial dari langkah-langkah tersebut terhadap permintaan konsumen, meski ia mengakui bahwa pihak otoritas China tampak serius menangani masalah ini.

Penurunan penjualan di wilayah yang mencakup China mencapai 16% pada kuartal tersebut, jauh di bawah perkiraan, dan menjadi kekecewaan besar bagi LVMH yang selama ini dianggap tangguh di tengah melemahnya permintaan di China.

Penurunan ini menjadi sorotan utama mengingat LVMH sebelumnya mampu bertahan lebih baik dibandingkan perusahaan lain dalam menghadapi tantangan ekonomi di pasar terbesar dunia tersebut.

Selain di China, penjualan di Jepang juga lebih rendah dari yang diharapkan, yang sebagian besar disebabkan oleh penguatan yen yang mengurangi daya beli konsumen China yang biasa berbelanja barang mewah di negara tersebut.

Di pasar Amerika Serikat dan Eropa, kinerja penjualan LVMH juga tidak mencapai target, menambah kekhawatiran akan meluasnya perlambatan di pasar utama lainnya.

Dampak Pandemi dan Konsumen Aspiratif

Sejak pandemi, sektor barang mewah mengalami lonjakan permintaan yang luar biasa, didorong oleh konsumen aspiratif mereka yang membeli barang mewah sebagai simbol status. Namun, tren ini mulai memudar sejak tahun lalu, dengan merek-merek yang menyasar segmen aspiratif mengalami penurunan penjualan.

Merek-merek yang sangat eksklusif, seperti Hermès International SCA, yang akan melaporkan kinerja kuartalan mereka minggu depan, terbukti lebih mampu bertahan di tengah penurunan ini.

LVMH, yang dikendalikan oleh Bernard Arnault, salah satu individu terkaya di dunia, memiliki lebih dari 75 merek mewah yang mencakup sektor fashion, perhiasan, hotel, hingga minuman keras. Namun, pada kuartal ketiga 2024 ini, seluruh unit utama grup LVMH gagal mencapai ekspektasi analis, mencerminkan perlambatan yang lebih luas di pasar barang mewah global.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Konsolidasi BPR ke BPD Terkendala Kebijakan Politik

Konsolidasi BPR ke BPD Terkendala Kebijakan Politik

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Prediksi Harga Shiba Inu Agustus 2026

Prediksi Harga Shiba Inu Agustus 2026

2026-08-01
Airlangga Sebut Ada 800 Ribu Penjual Video Commerce

Airlangga Sebut Ada 800 Ribu Penjual Video Commerce

2026-08-28
Wajib Spin Off 2026, OJK Targetkan 43 Asuransi Syariah pada 2027

Wajib Spin Off 2026, OJK Targetkan 43 Asuransi Syariah pada 2027

2026-08-31
Kawal Hak ABK Perikanan, Kementerian Kelautan Perdana Pakai Panduan Digital

Kawal Hak ABK Perikanan, Kementerian Kelautan Perdana Pakai Panduan Digital

2026-08-31
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Top 3: Harga Emas Hari Ini Tersungkur Gara-Gara Komentar Ketua The Fed

Top 3: Harga Emas Hari Ini Tersungkur Gara-Gara Komentar Ketua The Fed

2026-08-31
Harga Emas Antam Sepekan: Sempat Meroket, Mendadak Anjlok Parah

Harga Emas Antam Sepekan: Sempat Meroket, Mendadak Anjlok Parah

2026-08-31
Harga Emas Antam 30 Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya

Harga Emas Antam 30 Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya

2026-08-31
Bina 28 Desa di Indonesia, Strategi BCA Cetak Ribuan Lapangan Kerja

Bina 28 Desa di Indonesia, Strategi BCA Cetak Ribuan Lapangan Kerja

2026-08-31

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Perusahaan Investasi Syekh Abu Dhabi Kuasai 49% Bank Kripto Keluarga Trump

Perusahaan Investasi Syekh Abu Dhabi Kuasai 49% Bank Kripto Keluarga Trump

2026-08-31
0
Upbit Gandeng Visa Kembangkan Pembayaran Stablecoin

Upbit Gandeng Visa Kembangkan Pembayaran Stablecoin

2026-08-31
0
XRP Bisa Bikin Investor Jadi Miliarder? Ini Hitungan Analis

XRP Bisa Bikin Investor Jadi Miliarder? Ini Hitungan Analis

2026-08-31
0
Interpol Tangkap 58 Orang dalam Operasi Besar Penipuan Investasi Kripto

Interpol Tangkap 58 Orang dalam Operasi Besar Penipuan Investasi Kripto

2026-08-31
0
Harga Emas Hari Ini Tersungkur Gara-Gara Komentar Ketua The Fed

Harga Emas Hari Ini Tersungkur Gara-Gara Komentar Ketua The Fed

2026-08-31
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Top 3: Harga Emas Hari Ini Tersungkur Gara-Gara Komentar Ketua The Fed

Top 3: Harga Emas Hari Ini Tersungkur Gara-Gara Komentar Ketua The Fed

2026-08-31
Harga Emas Antam Sepekan: Sempat Meroket, Mendadak Anjlok Parah

Harga Emas Antam Sepekan: Sempat Meroket, Mendadak Anjlok Parah

2026-08-31

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.