• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, September 14, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Rupiah Melemah, ASSA Tetap Targetkan Penggantian 5.000 Armada per Tahun

    Rupiah Melemah, ASSA Tetap Targetkan Penggantian 5.000 Armada per Tahun

    PLN: 176 Gardu Induk Kembali Normal, Sistem Kelistrikan di Sumatra Berangsur Pulih

    PLN: 176 Gardu Induk Kembali Normal, Sistem Kelistrikan di Sumatra Berangsur Pulih

    Blackout Sumatra Ganggu Industri, Kadin Ungkap Sektor Paling Terpukul

    Blackout Sumatra Ganggu Industri, Kadin Ungkap Sektor Paling Terpukul

    Blackout Sumatra Ganggu Industri, Kadin Ungkap Sektor Paling Terpukul

    Pemadaman Listrik di Sumatra Picu Tuntutan Investigasi dan Kompensasi

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Rupiah Melemah, ASSA Tetap Targetkan Penggantian 5.000 Armada per Tahun

    Rupiah Melemah, ASSA Tetap Targetkan Penggantian 5.000 Armada per Tahun

    PLN: 176 Gardu Induk Kembali Normal, Sistem Kelistrikan di Sumatra Berangsur Pulih

    PLN: 176 Gardu Induk Kembali Normal, Sistem Kelistrikan di Sumatra Berangsur Pulih

    Blackout Sumatra Ganggu Industri, Kadin Ungkap Sektor Paling Terpukul

    Blackout Sumatra Ganggu Industri, Kadin Ungkap Sektor Paling Terpukul

    Blackout Sumatra Ganggu Industri, Kadin Ungkap Sektor Paling Terpukul

    Pemadaman Listrik di Sumatra Picu Tuntutan Investigasi dan Kompensasi

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » INTERNASIONAL » Pasukan Kim Jong Un Menghilang dari Medan Perang di Ukraina, Ada Rencana Besar Apa?

Pasukan Kim Jong Un Menghilang dari Medan Perang di Ukraina, Ada Rencana Besar Apa?

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-02-07
0

Pasukan Kim Jong Un Menghilang dari Medan Perang di Ukraina, Ada Rencana Besar Apa?

wmhg.org – JAKARTA. Beberapa bulan terakhir, pasukan Korea Utara telah berpartisipasi dalam konflik di wilayah barat daya Rusia, khususnya di Kursk, sebagai bagian dari upaya dukungan terhadap invasi Rusia ke Ukraina.

Namun, setelah mengalami kerugian besar, kehadiran pasukan Korea Utara di garis depan mulai menghilang, memunculkan pertanyaan mengenai langkah selanjutnya yang akan diambil oleh pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.

Analis memperkirakan bahwa Kim akan tetap menjalin hubungan erat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, sambil tetap menjaga hubungan diplomatik dengan Presiden China, Xi Jinping. Selain itu, terdapat potensi bagi Pyongyang untuk kembali menjalin komunikasi dengan Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump.

Baca Juga: Rusia Sebut AS Perlu Merumuskan Cara untuk Akhiri Konflik Ukraina

Partisipasi Pasukan Korea Utara dalam Perang Ukraina

Laporan intelijen mengungkapkan bahwa Kim Jong Un telah mengirim sekitar 12.000 tentara ke Rusia, yang kemudian dikerahkan ke wilayah Kursk. Namun, laporan dari Ukraina menyebutkan bahwa sekitar setengah dari jumlah tersebut telah tewas atau mengalami luka-luka akibat pertempuran sengit.

Meskipun sulit untuk memverifikasi angka tersebut secara independen, indikasi kerugian besar ini menjadi perhatian bagi Pyongyang.

Meskipun berasal dari negara dengan sistem militer yang sangat terorganisir, pasukan Korea Utara tidak memiliki pengalaman nyata dalam pertempuran modern, khususnya yang melibatkan perang drone dan teknologi persenjataan canggih yang digunakan dalam konflik di Ukraina.

Beberapa sumber Ukraina menggambarkan pasukan ini sebagai umpan meriam, sementara yang lain menyebut mereka sebagai tentara yang disiplin dan memiliki keterampilan dalam penggunaan senjata.

Baca Juga: Ekspor Minyak Amerika Serikat Bakal Menurun di Tahun Ini

Kekhawatiran Pyongyang terhadap Korban dan Teknologi Perang Modern

Salah satu faktor utama yang menyebabkan penurunan kehadiran pasukan Korea Utara di medan perang adalah jumlah korban yang tinggi. Pyongyang tampaknya mulai mempertimbangkan risiko besar yang ditimbulkan oleh keterlibatan mereka, terutama dengan meningkatnya ancaman bahwa lebih banyak tentaranya bisa ditawan oleh pasukan Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengonfirmasi bahwa dua tentara Korea Utara telah ditangkap sebagai tawanan perang.

Salah satu dari mereka bahkan mengungkapkan keinginan untuk tetap tinggal di Ukraina, sementara yang lainnya ingin kembali ke Korea Utara. Hal ini menimbulkan dilema bagi Pyongyang, terutama terkait citra militer dan politik mereka di kancah internasional.

Selain itu, kurangnya kesiapan pasukan Korea Utara dalam menghadapi perang modern yang didominasi oleh teknologi drone menjadi faktor lain yang mempengaruhi keputusan strategis mereka. Menurut analis, pasukan Korea Utara sering kali menghindari perlengkapan pelindung untuk meningkatkan mobilitas mereka dalam menghindari serangan udara dari drone Ukraina.

Baca Juga: AS akan Ambil Alih Gaza, Militer Israel Siapkan Rencana Memindahkan Warga Palestina

Manfaat Strategis bagi Korea Utara dalam Hubungan dengan Rusia

Meskipun mengalami kerugian besar dalam perang, hubungan antara Korea Utara dan Rusia tetap kuat. Kedua negara memiliki kepentingan strategis yang saling menguntungkan, baik dalam aspek militer maupun ekonomi.

Korea Utara diyakini mendapatkan bantuan ekonomi serta dukungan dalam pengembangan persenjataan sebagai imbalan atas bantuan yang mereka berikan kepada Moskow.

Pyongyang kemungkinan berusaha memperoleh teknologi persenjataan yang lebih canggih dari Rusia, seperti pesawat tempur modern, teknologi kapal selam, serta bom dan rudal berpemandu yang lebih akurat.

Laporan terbaru menunjukkan bahwa rudal-rudal Korea Utara yang digunakan Rusia di Ukraina semakin meningkat akurasinya, menunjukkan adanya perbaikan dan pengujian teknologi yang signifikan.

Implikasi dari kerja sama ini menimbulkan kekhawatiran bagi Korea Selatan, karena perkembangan teknologi militer Korea Utara dapat meningkatkan ancaman bagi stabilitas di Semenanjung Korea.

Baca Juga: Trump Percepat Pemangkasan Pegawai Intelijen AS, Elon Musk Pimpin Reformasi

Potensi Reorientasi Diplomatik Kim Jong Un

Di tengah hubungan erat dengan Rusia, Kim Jong Un juga mempertimbangkan kembali strategi diplomatiknya terhadap Amerika Serikat, terutama dengan kembalinya Donald Trump ke kursi kepresidenan. Trump sebelumnya memiliki hubungan yang lebih cair dengan Kim, meskipun perundingan denuklirisasi pada 2019 di Hanoi berakhir tanpa kesepakatan.

Trump telah menyebut Kim sebagai pemimpin yang cerdas dan bahkan menyatakan bahwa Kim merindukan dirinya. Namun, pemerintahan Trump yang baru tampaknya memulai hubungan yang kurang harmonis dengan Pyongyang.

Pernyataan Menteri Luar Negeri Marco Rubio yang menyebut Korea Utara sebagai negara nakal mendapat kecaman dari Pyongyang, yang menuduh AS melakukan upaya hegemoni militer dengan membangun sistem pertahanan rudal generasi baru.

Meski demikian, ada kemungkinan bahwa Pyongyang akan mencoba menjajaki kembali hubungan dengan AS jika mereka dapat memperoleh keringanan sanksi atau pengakuan sebagai kekuatan nuklir.

Salah satu cara potensial adalah melalui perundingan terkait perang di Ukraina, di mana Trump bisa berperan sebagai mediator antara Rusia dan Ukraina dengan syarat membatasi bantuan teknologi militer Rusia ke Korea Utara

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Rekam Jejak Kombes Hendy Kurniawan, Orang Suruhan Hasto Gagalkan OTT Harun Masiku: Pernah Tantang Kopassus

Rekam Jejak Kombes Hendy Kurniawan, Orang Suruhan Hasto Gagalkan OTT Harun Masiku: Pernah Tantang Kopassus

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Dua Langkah Mudah Langganan Business Insight dengan Subscribe with Google

Dua Langkah Mudah Langganan Business Insight dengan Subscribe with Google

2024-08-30
Rupiah Amblas Lagi, Ini Biang Keroknya

Rupiah Amblas Lagi, Ini Biang Keroknya

2025-09-24
Pemerintah Jamin Koperasi Desa Tak Gagal Bayar

Pemerintah Jamin Koperasi Desa Tak Gagal Bayar

2026-09-10
Antrean BBM Subsidi Marak di Daerah, APEI Minta Pemda Cek Penyebab Utama

Antrean BBM Subsidi Marak di Daerah, APEI Minta Pemda Cek Penyebab Utama

2026-09-12
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Cek Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 September 2026

Cek Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 September 2026

2026-09-14
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 12 September 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 12 September 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

2026-09-14
Harga Emas Antam Minggu 13 September 2026 Stabil, Cek Rinciannya di Sini!

Harga Emas Antam Minggu 13 September 2026 Stabil, Cek Rinciannya di Sini!

2026-09-14
Harga Emas Antam Sepekan Turun Rp 33.000, Intip Geraknya di Sini!

Harga Emas Antam Sepekan Turun Rp 33.000, Intip Geraknya di Sini!

2026-09-14

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Coinbase Gandeng Moov, Bawa Stablecoin ke 1.000 Bank

Coinbase Gandeng Moov, Bawa Stablecoin ke 1.000 Bank

2026-09-14
0
Harga Kripto 13 September 2026: Bitcoin Turun, Zcash dan Hyperliquid Menguat

Harga Kripto 13 September 2026: Bitcoin Turun, Zcash dan Hyperliquid Menguat

2026-09-14
0
Bitcoin Suisse Berencana Pangkas 50% Karyawan

Bitcoin Suisse Berencana Pangkas 50% Karyawan

2026-09-14
0
Ini Jumlah XRP yang Bisa Bikin Investor Jadi Miliarder dalam 20 Tahun

Ini Jumlah XRP yang Bisa Bikin Investor Jadi Miliarder dalam 20 Tahun

2026-09-14
0
Dua Miliarder Kripto Sumbang Rp 1,7 Triliun ke Partai Politik Inggris

Dua Miliarder Kripto Sumbang Rp 1,7 Triliun ke Partai Politik Inggris

2026-09-14
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Cek Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 September 2026

Cek Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 September 2026

2026-09-14
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 12 September 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 12 September 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

2026-09-14

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.