• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Juli 1, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » INTERNASIONAL » Modi Membuat Lebih dari 100 Pernyataan Islamofobia Selama Kampanye Pemilu India

Modi Membuat Lebih dari 100 Pernyataan Islamofobia Selama Kampanye Pemilu India

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-15
0

Modi Membuat Lebih dari 100 Pernyataan Islamofobia Selama Kampanye Pemilu India

wmhg.org – JAKARTA. Tahun ini, India telah menyelenggarakan pemilu umum (Pemilu) yang sangat bergejolak.

Perdana Menteri India Narendra Modi, sekaligus Pemimpin Partai Bharatiya Janata (BJP) dalam upayanya untuk terpilih kembali untuk masa jabatan ketiga, secara konsisten mengeluarkan pernyataan yang berpotensi memecah belah masyarakat dengan menargetkan minoritas Muslim dan kelompok minoritas lainnya.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran global mengenai dampak negatif dari pidato kebencian yang disampaikan oleh seorang pemimpin nasional.

Temuan Human Rights Watch (HRW)

Organisasi hak asasi manusia internasional, Human Rights Watch (HRW), merilis laporan yang menyoroti penggunaan retorika Islamofobia oleh Narendra Modi selama kampanye pemilu 2024.

Menurut laporan tersebut, dari 173 pidato kampanye yang disampaikan oleh Modi, lebih dari 100 di antaranya mengandung pernyataan yang secara langsung menargetkan umat Muslim dan minoritas lainnya.

Elaine Pearson, Direktur Asia di HRW, menyatakan bahwa retorika kebencian ini memiliki konsekuensi nyata bagi masyarakat. Banyak orang telah mengalami serangan fisik, penghancuran rumah, dan bahkan kehilangan nyawa akibat dari sentimen yang disulut oleh pidato-pidato ini.

HRW juga menegaskan bahwa retorika Modi yang penuh kebencian telah semakin menormalkan pelanggaran terhadap hak-hak Muslim, Kristen, dan kelompok minoritas lainnya.

Dampak Pidato Kebencian terhadap Minoritas di India

India adalah rumah bagi sekitar 200 juta umat Muslim, yang menjadikannya populasi Muslim terbesar ketiga di dunia. Meskipun demikian, mereka terus menghadapi diskriminasi sistematis di bawah pemerintahan Modi.

HRW mencatat bahwa dalam pidatonya, Modi sering kali mengangkat ketakutan di kalangan umat Hindu dengan klaim-klaim yang tidak berdasar, seperti ancaman terhadap tempat ibadah, kekayaan, dan keselamatan perempuan Hindu oleh umat Muslim. Klaim-klaim ini tidak hanya salah, tetapi juga berfungsi untuk memperburuk ketegangan antaragama di India.

Modi juga menuduh partai oposisi utama, Kongres Nasional India (INC), sebagai pihak yang akan mengutamakan umat Muslim dalam berbagai kebijakan jika mereka berkuasa. Pernyataan ini, yang tidak didukung oleh bukti konkret, bertujuan untuk mempolarisasi pemilih dengan mengadu domba satu kelompok agama dengan kelompok lainnya.

Baca Juga: Pernikahan Mewah Keluarga Ambani dan Ketimpangan Ekonomi di India

Reaksi Terhadap Pidato Modi

Pidato kebencian Modi menuai kecaman luas dari berbagai kalangan, termasuk pemimpin politik dan pengamat internasional. Banyak yang menyerukan agar Modi dilarang melakukan kampanye, namun pada akhirnya, ia berhasil memenangkan pemilu untuk ketiga kalinya meskipun harus bergantung pada mitra koalisi untuk membentuk pemerintahan.

Namun, dampak dari pidato kebencian ini terus terasa. Di negara bagian Jharkhand, pada Mei 2024, Modi kembali membuat pernyataan yang mengklaim bahwa berhala dewa-dewa kita sedang dihancurkan dan bahwa infiltrator (Muslim) telah mengancam keamanan saudara-saudara perempuan kita.

Pidato semacam ini tidak hanya memicu ketegangan di tingkat lokal, tetapi juga memperburuk citra India di kancah internasional.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Bank Mandiri Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Manggarai

Bank Mandiri Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Manggarai

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Pakaian Bekas Ilegal Rp 53 Miliar

Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Pakaian Bekas Ilegal Rp 53 Miliar

2026-06-24
Indonesia Penyumbang Terbesar Kedua Transaksi TikTok Shop di 2024

Indonesia Penyumbang Terbesar Kedua Transaksi TikTok Shop di 2024

2025-02-05
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Hore, Pemerintah Tetapkan 27 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama di Tahun Depan

Hore, Pemerintah Tetapkan 27 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama di Tahun Depan

2024-10-15
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25
Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.