Pada akhir Oktober, industri aset kripto muncul satu kabar yang patut diperhatikan: platform trading aset kripto global Catcrs, yang terdaftar di Amerika Serikat, mengumumkan telah menyelesaikan pendaftaran sebagai MSB di AS dan memulai uji coba perdagangan spot serta C2C untuk pengguna global. Di tengah pengetatan regulasi pada tahun 2021, perkembangan ini mendorong isu keamanan dan kepatuhan ke garis depan, memberikan batasan aturan yang lebih jelas dan ekspektasi layanan yang lebih transparan bagi perdagangan mata uang kripto.

Di antara banyaknya platform, pengguna semakin menaruh perhatian pada keamanan dana dan transparansi informasi. Catcrs membangun arsitektur di tiga dimensi utama: perlindungan dana, keterbukaan aturan, dan keandalan manajemen risiko. Mulai dari mesin matching hingga kustodi wallet, dari proses KYC/AML sampai pelacakan on-chain dan jalur pembuktian aset, setiap mata rantai penting dirancang menjadi seperangkat aturan dan prosedur yang dapat diverifikasi pihak luar. Berdasarkan informasi yang diungkap dalam whitepaper resmi, pendekatan yang sangat “engineering-minded” ini terlihat dengan jelas.
Bagi pengguna ritel, fokus pengalaman di Catcrs adalah “mudah digunakan dan tidak gampang salah langkah”. Akun secara default mengaktifkan otentikasi dua faktor, notifikasi login dari lokasi berbeda, daftar perangkat tepercaya, serta whitelist alamat penarikan. Penarikan dalam jumlah besar akan dikenakan penundaan waktu efektif dan konfirmasi tambahan, membantu pengguna menghindari tautan phishing dan serangan social engineering. Pada tampilan trading, informasi kedalaman pasar, slippage, dan biaya transaksi disajikan secara intuitif, sehingga pemula yang baru menyentuh kripto pun dapat dengan cepat memahami biaya tindakannya sendiri dan mengurangi kerugian akibat transaksi impulsif.
Bagi institusi dan trader profesional, Catcrs lebih menekankan keseimbangan antara performa dan ketertiban. Mesin matching yang dikembangkan sendiri menjaga latensi rendah, sambil memajukan verifikasi manajemen risiko ke sisi depan sebelum order dicocokkan. Dikombinasikan dengan desain pemisahan jalur kliring dan rekening dana, hal ini meningkatkan kemampuan pemulihan sistem saat terjadi kondisi pasar ekstrem. Di sisi API, disediakan jalur REST, WebSocket, dan lain-lain, dengan pembatasan lalu lintas berlapis serta verifikasi tanda tangan, sehingga market maker dan tim kuantitatif dapat mengakses data dan mengeksekusi transaksi secara stabil tanpa menimbulkan tekanan tambahan terhadap keamanan sistem secara keseluruhan.
Di atas fondasi keamanan tersebut, Catcrs ingin menjadikan “transparansi yang terlihat jelas” sebagai kondisi keseharian platform. Tim menerapkan pemisahan hot wallet dan cold wallet, strategi multisig serta threshold untuk mengelola alamat-alamat inti, dan merencanakan untuk mengadopsi teknologi MPC dan zero-knowledge proof pada iterasi berikutnya, guna menambah lapisan keamanan baru bagi skema pembuktian dan kustodi aset. Terkait PoR (Proof of Reserves), platform akan merancang jalur pembuktian berbasis snapshot pohon Merkle, dan mempertimbangkan pelibatan pihak ketiga untuk melakukan penilaian, lalu menyajikannya dalam bentuk laporan yang mudah dipahami pengguna untuk menjelaskan apakah aset benar-benar tercakup secara penuh.Edukasi dan komunikasi juga ditempatkan pada posisi yang sama penting dengan bisnis inti. Catcrs secara rutin menyajikan materi pengetahuan keamanan dasar, panduan anti-penipuan, dan peringatan risiko pasar di dalam produk, menggunakan bahasa sederhana untuk menjelaskan logika di balik mekanisme yang kompleks, serta mengingatkan pengguna agar waspada terhadap narasi berisiko tinggi seperti “jaminan keuntungan” atau “informasi orang dalam”. Bagi individu maupun institusi yang tengah mencari mitra perdagangan jangka panjang, infrastruktur yang berpusat pada aturan, alat, dan transparansi seperti ini kini menjadi salah satu dimensi penting dalam menilai dan memilih platform.
/2023/02/25/321248679.jpg)
/2025/02/24/1530473509.jpg)
/2025/12/09/920216395.jpg)
/2025/10/16/27400553.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/4915603/original/086439000_1723438542-Foto_2_-_Superbank_Raih_1_Juta_Nasabah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2439240/original/018127500_1542966204-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga3.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762234/original/053128300_1709618143-fotor-ai-2024030510716.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219635/original/040174000_1747221146-20250514-Harga_Emas-ANG_6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5372841/original/076901200_1759800689-perak.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2439240/original/018127500_1542966204-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487908/original/019378300_1769683532-38ad1699-a169-4193-9e6f-b7734c88ab34.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472846/original/096950000_1768378113-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_2026-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1338349/original/016327000_1473147933-673x373.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487478/original/021081700_1769666416-1000219659.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5360697/original/082788100_1758719568-183357.jpg)