• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Biaya Produksi AMDK Bakal Naik 45% jika Harga Plastik Terus Melonjak

    Biaya Produksi AMDK Bakal Naik 45% jika Harga Plastik Terus Melonjak

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Biaya Produksi AMDK Bakal Naik 45% jika Harga Plastik Terus Melonjak

    Biaya Produksi AMDK Bakal Naik 45% jika Harga Plastik Terus Melonjak

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Simak Rekomendasi Saham dari Analis untuk Lima Emiten Blue Chip Baru di LQ45 & IDX30

Simak Rekomendasi Saham dari Analis untuk Lima Emiten Blue Chip Baru di LQ45 & IDX30

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-01-28
0

Simak Rekomendasi Saham dari Analis untuk Lima Emiten Blue Chip Baru di LQ45 & IDX30

wmhg.org – JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melakukan rebalancing melalui evaluasi mayor pada sejumlah indeks saham. Indeks yang terkena kocok ulang di antaranya ada LQ45 dan IDX30, dua indeks yang sering dikaitkan dengan saham blue chip.

Dalam rebalancing kali ini, ada tiga saham yang masuk LQ45. Mereka adalah PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dan PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA).

Ketiga saham tersebut menggusur PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) dan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) yang keluar dari penghitungan indeks LQ45.

Pada saat yang sama, PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan PT Indosat Tbk (ISAT) masuk menjadi konstituen IDX30. Duo saham emiten telekomunikasi ini menggantikan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO).

Periode konstituen baru dari evaluasi mayor ini akan berlaku efektif pada 3 Februari 2025 sampai dengan 30 April 2025. Chief Executive Officer Edvisor Profina Visindo Praska Putrantyo menilai rebalancing LQ45 dan IDX30 kali ini sesuai ekspektasi.

Saham yang keluar indeks telah mengalami penurunan kapitalisasi pasar, dan secara likuiditas mengalami penurunan nilai transaksi. Saham yang masuk seperti EXCL, ISAT dan JPFA mengalami kenaikan, sehingga dapat menggeser saham-saham yang keluar, kata Praska kepada Kontan.co.id, Kamis (23/1).

Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori Ekky Topan menambahkan, rebalancing LQ45 sesuai dengan ekspektasi dari sisi fundamental, likuiditas transaksi serta sentimen yang mengiringi emiten dalam beberapa waktu terakhir. Tapi Ekky memiliki catatan pada kocok ulang IDX30.

Ekky menyoroti saham PGEO, yang meskipun keluar dari indeks, tapi masih punya prospek kinerja yang menarik. Hanya saja, likuiditas PGEO mengalami pelemahan dalam tiga bulan terakhir, yang kemungkinan menjadi penyebab saham emiten panas bumi itu tergusur dari IDX30.

Kemudian, masuknya EXCL dan ISAT membuat IDX30 diisi oleh tiga saham telekomunikasi raksasa bersama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).

Ini menjadi terlalu fokus pada sektor yang sama. Komposisi ini dapat membatasi diversifikasi sektoral indeks, kata Ekky.

Vice President Marketing, Strategy and Planning Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi memprediksi saham-saham yang keluar dari LQ45 dan IDX30 kali ini cenderung disebabkan oleh likuiditas yang menurun. Di sisi lain, saham yang masuk ke dalam indeks memiliki likuiditas dan kapitalisasi pasar yang cukup besar.

Praktisi Pasar Modal & Founder WH Project William Hartanto memandang secara umum rebalancing LQ45 dan IDX30 kali ini sesuai dengan ekspektasi pasar. William mengamati respons pasar yang tampak menyambut saham-saham konstituen baru dari indeks blue chip tersebut.

Kenaikan dan penurunan harga di momentum rebalancing adalah respons yang umum. Kalau sahamnya bukan yang disukai pelaku pasar, kemungkinan tidak ada perubahan harga, kata William.

Tapi, pelaku pasar harus tetap memperhatikan sentimen lain yang mengiringi saham tersebut. Termasuk posisi teknikal untuk melihat arah pergerakan harga saham. Jadi bukan karena masuk atau keluar indeks lalu faktor lainnya tidak diperhatikan, imbuh William.

Adapun, hampir semua saham yang akan menjadi konstituen LQ45 dan IDX30 mengalami kenaikan harga pada perdagangan Kamis (23/1). CTRA, MAPA, EXCL dan ISAT masing-masing menguat 2,08%, 2,19%, 1,32% dan 1,30%. Hanya JPFA yang merosot 1,57%.

Sementara itu, pada Jumat (24/1), saham CTRA pun masih menguat 2,55%, MAPA naik 5,35%, JPFA naik 7,73%. Sedangkan saham EXCL turun 0,87% dan ISAT ditutup stabil. 

Equity Analyst Indo Premier Sekuritas Indri Liftiany mengamati respons pasar terhadap rebalancing indeks belum signifikan. Indri memperkirakan investor cenderung berhati-hati mengambil posisi menjelang libur panjang pada pekan depan.

Di sisi lain, pelaku pasar tampak masih fokus mencermati saham-saham perbankan yang mengalami rebound. Ekky sepakat, respons pasar masih belum signifikan karena nvestor kemungkinan masih fokus pada momentum pasar saham yang sedang bullish.

Masih Layak Sebagai Acuan Investasi

Senior Vice President & Head of Retail Henan Putihrai Asset Management Reza Fahmi Riawan menilai indeks LQ45 dan IDX30 tetap menarik sebagai acuan investasi bagi investor ritel maupun institusi. Saham yang masuk ke dalam indeks memiliki potensi kenaikan jangka pendek, sehingga dapat memanfaakan sentimen tersebut sebagai momentum trading.

Sedangkan untuk jangka panjang, analisis fundamental tetap harus menjadi acuan. Investor perlu memadukan analisis fundamental dan teknikal untuk keputusan yang optimal, kata Reza.

Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas Reyhan Pratama sepakat, indeks LQ45 dan IDX30 tetap layak menjadi acuan investasi karena mewakili saham unggulan dengan risiko yang relatif lebih rendah.

Kenaikan saham yang masuk mencerminkan respons pasar yang positif akibat sentimen rebalancing, terutama dari minat manajer investasi yang mereplikasi indeks, terang Reyhan.

Reyhan menyematkan rekomendasi buy untuk saham CTRA, JPFA dan EXCL. Target harga untuk CTRA ada di Rp 1.030 – Rp 1.070 dan stoploss di Rp 935. Target untuk JPFA ada di Rp 2.030 – Rp 2.190 dan stoploss di Rp 1.815.

  EXCL Chart by TradingView

Sedangkan target harga EXCL berada di area Rp 2.350 – Rp 2.430 dan stoploss di Rp 2.220. Kemudian untuk saham MAPA dan ISAT, Reyhan menyarankan wait and see terlebih dulu.

William menilai saham CTRA, JPFA, MAPA, EXCL dan ISAT menarik untuk dikoleksi. Praska melirik CTRA dan JPFA. Sementara Ekky menjagokan ISAT dan JPFA dengan target harga Rp 2.650 dan Rp 2.150.

Audi merekomendasikan buy saham EXCL dan CTRA untuk target harga Rp 2.600 dan Rp 1.550. Secara teknikal, Indri menyarankan trading plan dan rekomendasi berikut ini:

1. MAPA:

  • Buy on pullback di area Rp 915 – Rp 925
  • resistance: Rp 985
  • support: Rp 895

2. CTRA:

  • Buy on pullback di area Rp 960 – Rp 975
  • resistance: Rp 1.040
  • support: Rp 940

3. JPFA

  • Buy on pullback di area Rp 1.835 – Rp 1.850
  • resistance: Rp 1.980
  • support: Rp 1.815.

4. ISAT:

  • Buy on breakout di harga Rp 2.360
  • Resistance: Rp 2.500
  • Support: Rp 2.290

5. EXCL

Buy di harga Rp 2.310

Resistance: Rp 2.370

Support: Rp 2.270.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Prabowo Pangkas APBN Besar-besaran Demi MBG, Rocky Gerung : Kelihatan dari Awal

Prabowo Pangkas APBN Besar-besaran Demi MBG, Rocky Gerung : Kelihatan dari Awal

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Trada Global Group Gandeng Kreado Andalan Nusantara Garap Industri Komoditas Pangan Daging Ayam

Trada Global Group Gandeng Kreado Andalan Nusantara Garap Industri Komoditas Pangan Daging Ayam

2024-07-29
Ada Dokter-PNS Minta Pindah Duluan ke IKN, Ternyata Ini Alasannya

Ada Dokter-PNS Minta Pindah Duluan ke IKN, Ternyata Ini Alasannya

2024-07-31
Mengenal Dody Hanggodo, Pengusaha Kandidat Calon Menteri Prabowo

Mengenal Dody Hanggodo, Pengusaha Kandidat Calon Menteri Prabowo

2024-10-18
21 Link PDF Pengumuman Lulus CPNS 2024 Kemenkes-PPA-Kemendagri, Cek Cara Isi DRH NI

21 Link PDF Pengumuman Lulus CPNS 2024 Kemenkes-PPA-Kemendagri, Cek Cara Isi DRH NI

2025-01-29
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

2026-07-13
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

2026-07-13
0
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

2026-07-13
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.