Jakarta – Harga emas dunia turun lebih dari 2% pada perdagangan Selasa, 1 September 2026 (Rabu pagi Jakarta) ke level terendah dalam dua minggu. Koreksi harga emas dunia terjadi karena tekanan dari imbal hasil obligasi pemerintah AS yang tinggi dan penguatan dolar AS. Sementara itu, posisi harga emas yang menembus ke bawah rata-rata pergerakan 200 hari atau moving average (MA) 200 harian memicu aksi jual.
Mengutip CNBC, Rabu (2/9/2026), harga emas spot turun 2,7% menjadi US$ 4.329,47 per ons, setelah sempat menyentuh ke level terendah sejak 19 Agustus di US$ 4.362,89 pada sesi perdagangan sebelumnya.
BACA JUGA:Harga Emas Perhiasan 2 September 2026: Termahal Sentuh Rp 2,4 Juta
BACA JUGA:Harga Emas Pegadaian 2 September 2026: Galeri24 dan UBS Sentuh Rp 2,5 Juta
Harga emas telah turun di bawah rata-rata pergerakan 200 hari, yang saat ini berada di kisaran US$ 4.528 sejak 28 Agustus 2026. Kontrak berjangka emas AS melemah 2,3% menjadi US4 4.377,40.
Kami melihat adanya tekanan jual secara teknikal. Imbal hasil obligasi secara global berada di level tertinggi yang belum pernah terlihat selama bertahun-tahun. Jadi, semua faktor ini menekan pasar emas, ujar Analis American Gold Exchange, Jim Wyckoff.
Harga emas telah turun di bawah rata-rata pergerakan 200 hari, yang merupakan sinyal teknikal penting,” ia menambahkan.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS naik ke level tertinggi sejak Januari 2025 pada Selasa, seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran inflasi dan aksi jual obligasi global.
Meskipun emas secara tradisional dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga dan imbal hasil obligasi yang lebih tinggi biasanya menekan harga emas karena meningkatkan biaya peluang (opportunity cost) dalam memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil berkala. Dolar AS juga menguat, membuat emas yang dihargai dalam mata uang AS menjadi lebih mahal bagi pembeli luar negeri.

/2026/04/21/554952456.jpg)
/2017/01/20/1509762729.jpg)
/2022/09/23/947823179.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5277965/original/072538000_1752051227-AP25190063457589.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420194/original/096245700_1763728465-IMG_0140.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4151491/original/074141100_1662635695-Kenaikan-Harga-Beras-Imbas-BBM-Iqbal-4.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3458471/original/078083500_1621321945-20210518-Harga-Emas-Antam-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552280/original/064193900_1775805339-Gemini_Generated_Image_ugntt4ugntt4ugnt_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293736/original/020014800_1783747097-ChatGPT_Image_Jul_11__2026__12_17_56_PM.jpg)