• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Selasa, September 1, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Pemerintah Targetkan Stop Impor Solar Tahun Ini, Potensi Hemat Devisa Rp 65 Triliun

    Pemerintah Targetkan Stop Impor Solar Tahun Ini, Potensi Hemat Devisa Rp 65 Triliun

    Tekanan Biaya E-Commerce 2026, Seller Mulai Cari Kanal Penjualan Alternatif

    Tekanan Biaya E-Commerce 2026, Seller Mulai Cari Kanal Penjualan Alternatif

    AirAsia Group Tambah 150 Armada Airbus Senilai US$ 19 Miliar

    AirAsia Group Tambah 150 Armada Airbus Senilai US$ 19 Miliar

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Pemerintah Targetkan Stop Impor Solar Tahun Ini, Potensi Hemat Devisa Rp 65 Triliun

    Pemerintah Targetkan Stop Impor Solar Tahun Ini, Potensi Hemat Devisa Rp 65 Triliun

    Tekanan Biaya E-Commerce 2026, Seller Mulai Cari Kanal Penjualan Alternatif

    Tekanan Biaya E-Commerce 2026, Seller Mulai Cari Kanal Penjualan Alternatif

    AirAsia Group Tambah 150 Armada Airbus Senilai US$ 19 Miliar

    AirAsia Group Tambah 150 Armada Airbus Senilai US$ 19 Miliar

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Profil Adrian Gunadi, CEO Investree yang Kabur dan Jadi Buronan Interpol

Profil Adrian Gunadi, CEO Investree yang Kabur dan Jadi Buronan Interpol

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-07-06
0

Profil Adrian Gunadi, CEO Investree yang Kabur dan Jadi Buronan Interpol

wmhg.org – Adrian Gunadi kembali jadi sorotan publik, Bukan karena prestasi, melainkan karena statusnya yang telah resmi menjadi buronan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penetapan ini menyusul pencabutan izin usaha PT Investree Radhika Jaya (Investree), perusahaan fintech peer-to-peer lending yang ia dirikan dan pimpin. Co-Founder dan CEO Investree ini dikabarkan berada di luar negeri setelah perusahaannya diterpa badai kredit macet besar-besaran yang merugikan banyak lender atau pemberi pinjaman.

Permasalahan Investree sudah terdeteksi sejak 2024 lalu, ketika OJK memberikan sanksi administratif kepada perusahaan tersebut. Puncaknya, pada 21 Oktober 2024, OJK secara resmi mencabut izin usaha Investree. Keputusan tegas ini diambil karena Investree terbukti melanggar ketentuan ekuitas minimum dan berbagai aturan lain sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 10/POJK.05/2022. Pencabutan izin ini juga tak lepas dari kinerja perusahaan yang terus memburuk, sehingga berdampak merugikan para lender dan mengganggu operasional serta pelayanan kepada masyarakat.

Adrian Gunadi sendiri dilaporkan telah berada di luar negeri dan kini menjadi target pencarian OJK yang akan berkoordinasi dengan Organisasi Polisi Kriminalitas Internasional atau Interpol. Ia sempat terdeteksi berada di Qatar, dan sejak awal Desember 2024, namanya telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sebelum izin usaha Investree dicabut pada 21 Oktober 2024, Adrian Gunadi telah diberhentikan dari jabatannya sebagai CEO Investree pada 2 Februari 2024. Pemberhentian ini dilakukan di tengah sorotan tajam terhadap tingkat kredit macet perusahaan yang sangat tinggi. Kala itu, laman resmi Investree menunjukkan Tingkat Keberhasilan Bayar (TKB90) hanya 83,56 persen, angka yang jauh di bawah standar sehat.

Profil Adrian Gunadi

Pemilik nama lengkap Adrian Asharyanto Gunadi ini memiliki rekam jejak yang cukup panjang di dunia perbankan sebelum akhirnya terjun dan mendirikan Investree pada tahun 2015. Pendidikan dasar dan tinggi Adrian dimulai dari kampus-kampus ternama. Ia merupakan lulusan S1 jurusan Akuntansi dari Universitas Indonesia (UI), angkatan 1995, dan berhasil menyelesaikan studinya pada tahun 1999.

Setelah lulus, Adrian memulai kariernya di dunia korporat sebagai Cash & Trade Product Manager di Citi Bank dari tahun 1998 hingga 2002. Pengalaman ini memberinya bekal awal dalam memahami produk dan transaksi perbankan global. Tak lama berselang, ia memutuskan untuk memperdalam ilmunya dengan melanjutkan pendidikan Master of Business Administration (MBA) di Rotterdam School of Management, Erasmus University, dari tahun 2002 hingga 2003.

Pada tahun 2005, Adrian Gunadi kembali aktif di sektor perbankan dengan menjabat sebagai Product Structuring di Standard Chartered Bank di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), sebuah posisi yang ia tekuni hingga tahun 2007. Pengalaman internasional ini memperluas wawasannya di industri keuangan global.

Usai kembali Indonesia pada tahun 2007, Adrian melanjutkan kariernya di Permata Bank sebagai Head of Syariah Banking hingga tahun 2009. Dua tahun kemudian, ia beralih ke PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, menjabat sebagai Managing Director, Retail Banking, dari Juni 2009 hingga September 2015. Rentang waktu ini menunjukkan pengalamannya yang solid dalam mengelola perbankan ritel dan syariah.

Pada tahun 2015, Adrian Gunadi mengambil langkah besar dengan menjadi salah satu pendiri Investree, sebuah startup finansial yang bertujuan mempertemukan investor dengan pihak yang membutuhkan pinjaman uang melalui platform online.

Sejak Oktober 2015, ia memegang jabatan sebagai Co-Founder dan CEO Investree. Namun, perjalanan Adrian di Investree berakhir ketika ia dikabarkan mengundurkan diri pada Januari 2024, hanya sebulan sebelum pemberhentian resminya di tengah krisis kredit macet yang melanda perusahaan.

Kasus yang menimpa Adrian Gunadi dan Investree ini jadi pengingat penting bagi seluruh pelaku industri untuk senantiasa mematuhi regulasi, menjaga tata kelola perusahaan yang baik, dan mengedepankan perlindungan konsumen agar kasus serupa tidak terulang di kemudian hari.

Kontributor : Rizqi Amalia

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Hore,  QRIS Bisa Digunakan di Jepang Mulai 17 Agustus

Hore, QRIS Bisa Digunakan di Jepang Mulai 17 Agustus

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Prediksi Harga Shiba Inu Agustus 2026

Prediksi Harga Shiba Inu Agustus 2026

2026-08-01
Harga Perak Antam 28 Agustus 2026 Naik Rp 350

Harga Perak Antam 28 Agustus 2026 Naik Rp 350

2026-08-29
Wajib Spin Off 2026, OJK Targetkan 43 Asuransi Syariah pada 2027

Wajib Spin Off 2026, OJK Targetkan 43 Asuransi Syariah pada 2027

2026-08-31
Kawal Hak ABK Perikanan, Kementerian Kelautan Perdana Pakai Panduan Digital

Kawal Hak ABK Perikanan, Kementerian Kelautan Perdana Pakai Panduan Digital

2026-08-31
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Meneropong Prospek Harga Emas Pekan Ini Usai Pidato Ketua The Fed

Meneropong Prospek Harga Emas Pekan Ini Usai Pidato Ketua The Fed

2026-09-01
Harga Emas Antam Hari Ini 31 Agustus 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 31 Agustus 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-09-01
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 31 Agustus 2026: Galeri24 dan UBS Sentuh Rp 2,6 Juta

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 31 Agustus 2026: Galeri24 dan UBS Sentuh Rp 2,6 Juta

2026-09-01
Simak Daftar Lengkap Harga Emas Perhiasan Hari Ini 31 Agustus 2026

Simak Daftar Lengkap Harga Emas Perhiasan Hari Ini 31 Agustus 2026

2026-09-01

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Raksasa Jasa Keuangan Charles Schwab Menambah Solana di Layanan Kripto

Raksasa Jasa Keuangan Charles Schwab Menambah Solana di Layanan Kripto

2026-09-01
0
Harga Kripto 31 Agustus 2026: Bitcoin Tertekan, HYPE Memimpin Koreksi

Harga Kripto 31 Agustus 2026: Bitcoin Tertekan, HYPE Memimpin Koreksi

2026-09-01
0
Dana Kelolaan Bitwise di ETF Solana Tembus Rp 17,7 Triliun

Dana Kelolaan Bitwise di ETF Solana Tembus Rp 17,7 Triliun

2026-09-01
0
3 Sinyal Ini Perlu Diwaspadai Usai Reli Bitcoin Agustus 2026

3 Sinyal Ini Perlu Diwaspadai Usai Reli Bitcoin Agustus 2026

2026-09-01
0
Peter Schiff Kembali Serang Bitcoin: Bukan Aset Nyata

Peter Schiff Kembali Serang Bitcoin: Bukan Aset Nyata

2026-09-01
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Meneropong Prospek Harga Emas Pekan Ini Usai Pidato Ketua The Fed

Meneropong Prospek Harga Emas Pekan Ini Usai Pidato Ketua The Fed

2026-09-01
Harga Emas Antam Hari Ini 31 Agustus 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 31 Agustus 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-09-01

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.