• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Selasa, September 1, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Pemerintah Targetkan Stop Impor Solar Tahun Ini, Potensi Hemat Devisa Rp 65 Triliun

    Pemerintah Targetkan Stop Impor Solar Tahun Ini, Potensi Hemat Devisa Rp 65 Triliun

    Tekanan Biaya E-Commerce 2026, Seller Mulai Cari Kanal Penjualan Alternatif

    Tekanan Biaya E-Commerce 2026, Seller Mulai Cari Kanal Penjualan Alternatif

    AirAsia Group Tambah 150 Armada Airbus Senilai US$ 19 Miliar

    AirAsia Group Tambah 150 Armada Airbus Senilai US$ 19 Miliar

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Pemerintah Targetkan Stop Impor Solar Tahun Ini, Potensi Hemat Devisa Rp 65 Triliun

    Pemerintah Targetkan Stop Impor Solar Tahun Ini, Potensi Hemat Devisa Rp 65 Triliun

    Tekanan Biaya E-Commerce 2026, Seller Mulai Cari Kanal Penjualan Alternatif

    Tekanan Biaya E-Commerce 2026, Seller Mulai Cari Kanal Penjualan Alternatif

    AirAsia Group Tambah 150 Armada Airbus Senilai US$ 19 Miliar

    AirAsia Group Tambah 150 Armada Airbus Senilai US$ 19 Miliar

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Pernah Di Level 2.000-an, Harga Saham BUMN Ini 300-an, Analis Rekomendasi Beli

Pernah Di Level 2.000-an, Harga Saham BUMN Ini 300-an, Analis Rekomendasi Beli

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-01-29
0

Pernah Di Level 2.000-an, Harga Saham BUMN Ini 300-an, Analis Rekomendasi Beli

wmhg.org – JAKARTA. Harga salah satu saham badan usaha milik negara (BUMN) masih dalam tren melemah pada awal tahun 2025 ini. Kini, harga saham pelat merah tersebut hanya di level 300-an. Apakah sekarang saatnya beli atau jual saham BUMN ini?

Saham BUMN di harga 300-an adalah saham PT PP (Persero) Tbk (PTPP). Pada perdagangan Jumat 24 Januari 2024, harga saham PTPP ditutup di level 340, turun 6 poin atau 1,73% dibandingkan sehari sebelumnya. 

Penurunan harga saham PTPP ini melanjutkan pelemahan yang terjadi sejak awal tahun 2025. Sejak awal tahun 2025, harga saham PTPP terakumulasi melemah 22 poin atau 6,08%.

Dalam lima tahun terakhir, harga saham PTPP telah mengalami pelemahan yang signifikan. Harga saham PTPP pernah mencapai di level 2.100 pada 15 Januari 2021.

Saat harga tren melemah, sejumlah analis rekomendasi beli saham PTPP. Alasannya, kinerja PTPP diprediksi masih prospektif meskipun tengah diselimuti sentimen negatif.

Meskipun belum menyampaikan total raihan nilai kontrak baru sepanjang tahun 2024, Sekretaris Perusahaan PTPP Joko Raharjo mengatakan, pihaknya optimistis bisa mencatatkan pertumbuhan nilai kontrak baru di tahun ini.

Pada tahun 2025, PTPP memiliki target pertumbuhan nilai kontrak baru sebesar 5% dari realisasi tahun 2024. Mayoritas pareto terbesar pada segmen gedung sebesar 31,19%. Lalu, dari segmen jalan dan jembatan sebesar 26,47% serta segmen pelabuhan sebesar 12,95%.

“Sehingga, PTPP akan berkomitmen dan optimistis untuk mencapai target tersebut di tahun 2025,” kata dia kepada Kontan.co.id, Rabu (22/1).

Pada tahun ini strategi PTPP tetap fokus dalam penguatan bisnis inti konstruksi serta streamlining business portfolio dengan asset recycling dan divestasi. 

PTPP juga mendukung program Asta Cita, antara lain dalam pembangunan rumah sakit, pembangunan infrastruktur, dan berpartisipasi dalam program 3 juta rumah. 

PTPP tengah menyiapkan lahan seluas 26 hektare (ha) untuk mendukung program 3 juta rumah yang dicanangkan oleh pemerintahan Prabowo Subianto. 

Joko menuturkan, lahan yang siap digunakan itu berada di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Pekanbaru.

Meskipun terdongkrak program 3 juta rumah, sentimen negatif masih menyelimuti emiten konstruksi pelat merah ini.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi di salah satu proyek PTPP.

Berdasarkan catatan Kontan, KPK telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 1637 Tahun 2024 tentang Larangan Bepergian Ke Luar Negeri terhadap dua orang Warga Negara Indonesia (WNI) dengan inisial DM dan HNN.

Larangan bepergian ke luar negeri ini terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait dengan penyidikan dugaan TPK pada proyek-proyek di divisi EPC PTPP tahun 2022-2023 yang diduga merugikan keuangan negara. 

Hasil perhitungan sementara kerugian negara sementara yang pada perkara tersebut kurang lebih sebesar Rp 80 miliar.

Selain itu, anak usaha PTPP, PT PP Properti Tbk (PPRO), juga tengah tersangkut masalah penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU).

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat memperpanjang waktu PKPU PPRO selama 21 hari dalam putusan yang ditetapkan pada 20 Januari 2025.

Permohonan PKPU itu dilayangkan Karya Usaha Baru (KUB) dan Nusantara Chemical Indonesia (NCI). Alasannya, skema pembayaran utang dengan para penggugat tidak menemui titik terang. 

Direktur Utama PPRO Andek Prabowo mengatakan, majelis hakim telah menetapkan perpanjangan PKPU PPRO selama 21 hari terhitung setelah tanggal 20 Januari 2025 sampai dengan tanggal 10 Februari 2025.

Andek menuturkan, sampai dengan saat ini, kegiatan operasional PPRO masih tetap berlangsung sebagaimana mestinya. 

Selama masa PKPU, PPRO akan tetap melakukan kegiatan yang difasilitasi dan diawasi oleh Tim Pengurus. 

Asal tahu saja, saham PPRO juga lanjut disuspensi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran PP Properti menunda pembayaran bunga dan pelunasan pokok sejumlah obligasi. 

Bursa memutuskan untuk melanjutkan penghentian sementara alias suspensi perdagangan efek PPRO di seluruh pasar, terhitung sejak Sesi IV Full Call Auction tanggal 14 Januari 2025 hingga pengumuman Bursa lebih lanjut. 

Head of Research Kiwoom Sekuritas Sukarno Alatas melihat, kinerja PTPP per kuartal III 2024 masih positif. Pendapatan PTPP tumbuh 15% secara tahunan alias year on year (YoY) dan laba bersih tumbuh 11% YoY.

“Selain dari perolehan kontrak baru, kenaikan laba PTPP salah satunya ditopang oleh raihan laba ventura bersama di periode tersebut,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (23/1).

Sukarno melihat, raihan kontrak baru 2024 PTPP berpotensi mencapai target perusahaan atau minimal sama mendekati raihan kontrak 2023. 

Sebagai catatan, PTPP tercatat peroleh nilai kontrak baru senilai Rp 24,4 triliun per Oktober 2024 atau sebesar 76,31% dari target tahun lalu.

Dengan kondisi itu, prospek kinerja PTPP di tahun 2025 berpotensi melanjutkan pertumbuhan seiring penyelesaian kontrak-kontrak yang ada. Selain itu, PTPP juga berkontribusi dalam proyek pembangunan 3 juta rumah yang merupakan kerja sama pemerintah dengan Qatar. 

Di sisi lain, masalah hukum yang dihadapi PTPP dan PPRO tentu menjadi beban tambahan bagi perusahaan jika berlarut-larut.

”Sentimen positif bisa datang dari proyek besar dan perolehan kontrak baru. Sedangkan, sentimen negatif bisa penundaan proyek dan kenaikan biaya produksi,” ungkapnya.

Melansir RTI, kinerja saham PTPP dalam setahun terakhir turun 31,49%. Menurut Sukarno, hal itu lantaran masih minimnya sentimen positif yang menggerakan kinerja PTPP.

“Namun, peran penting PTPP dalam program 3 juta rumah dan penurunan suku bunga Bank Indonesia (BI) bisa memberikan sentimen yang kuat pada harga atau minimal tidak turun lebih dalam lagi,” tuturnya.

Sukarno pun merekomendasikan hold untuk PTPP dengan target harga Rp 370 per saham untuk jangka pendek.

“Bisa juga trading buy jika harga masih melanjutkan tren penurunan atau breakdown ke level Rp 322 per saham, sehingga bisa tunggu di area Rp 272-Rp 280 per saham,” katanya.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta menilai, kinerja PTPP di tahun ini masih prospektif di tengah sentimen negatif masalah hukum.

“Masalah hukum PTPP dan PPRO memang jadi headwinds. Yang penting, supremasi hukum ditegakkan agar bisa memberikan kepastian kepada investor,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (23/1).

Namun, PTPP punya tailwinds alias peluang di tahun ini karena terlibat dalam program 3 juta rumah.

Program 3 juta rumah itu bakal mendongkrak raihan nilai kontrak PTPP di tahun 2025. Alhasil, pendapatan dan laba perseroan bisa mencatatkan pertumbuhan jika raihan nilai kontrak terdongkrak.

Nafan merekomendasikan accumulate buy untuk PTPP dengan target harga Rp 418 per saham.

Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto melihat, pergerakan saham PTPP ada di level support Rp 334 per saham dan resistance Rp 362 per saham.

“Tren pergerakannya sideways membentuk pola inverted head & shoulders, sehingga berpotensi ada indikasi penguatan,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (23/1). William merekomendasi buy untuk PTPP dengan target harga Rp 362 per saham.

Tonton: Shanghai Memeriahkan Tahun Baru Imlek dengan Jamuan untuk Anjing dan Kucing

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Garis Pantai Tangerang Makin Terkikis, Pemerintah Diminta Segera Bangun Giant Sea Wall

Garis Pantai Tangerang Makin Terkikis, Pemerintah Diminta Segera Bangun Giant Sea Wall

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun, 75,1 Persen Portofolio Kredit Mengalir ke UMKM

BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun, 75,1 Persen Portofolio Kredit Mengalir ke UMKM

2026-09-01
Harga Perak Antam Hari Ini 26 Agustus 2026 Turun Rp 400

Harga Perak Antam Hari Ini 26 Agustus 2026 Turun Rp 400

2026-08-27
Narsun dan Kisah BRILink Agen “Juragan” di Jabar, Perluas Perlindungan Sosial untuk 7 Ribu Pekerja

Narsun dan Kisah BRILink Agen “Juragan” di Jabar, Perluas Perlindungan Sosial untuk 7 Ribu Pekerja

2026-08-30
Upaya Kementerian PU Menangani Kebakaran Hutan di Kalimantan dan Jambi

Upaya Kementerian PU Menangani Kebakaran Hutan di Kalimantan dan Jambi

2026-09-01
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Meneropong Prospek Harga Emas Pekan Ini Usai Pidato Ketua The Fed

Meneropong Prospek Harga Emas Pekan Ini Usai Pidato Ketua The Fed

2026-09-01
Harga Emas Antam Hari Ini 31 Agustus 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 31 Agustus 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-09-01
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 31 Agustus 2026: Galeri24 dan UBS Sentuh Rp 2,6 Juta

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 31 Agustus 2026: Galeri24 dan UBS Sentuh Rp 2,6 Juta

2026-09-01
Simak Daftar Lengkap Harga Emas Perhiasan Hari Ini 31 Agustus 2026

Simak Daftar Lengkap Harga Emas Perhiasan Hari Ini 31 Agustus 2026

2026-09-01

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Raksasa Jasa Keuangan Charles Schwab Menambah Solana di Layanan Kripto

Raksasa Jasa Keuangan Charles Schwab Menambah Solana di Layanan Kripto

2026-09-01
0
Harga Kripto 31 Agustus 2026: Bitcoin Tertekan, HYPE Memimpin Koreksi

Harga Kripto 31 Agustus 2026: Bitcoin Tertekan, HYPE Memimpin Koreksi

2026-09-01
0
Dana Kelolaan Bitwise di ETF Solana Tembus Rp 17,7 Triliun

Dana Kelolaan Bitwise di ETF Solana Tembus Rp 17,7 Triliun

2026-09-01
0
3 Sinyal Ini Perlu Diwaspadai Usai Reli Bitcoin Agustus 2026

3 Sinyal Ini Perlu Diwaspadai Usai Reli Bitcoin Agustus 2026

2026-09-01
0
Peter Schiff Kembali Serang Bitcoin: Bukan Aset Nyata

Peter Schiff Kembali Serang Bitcoin: Bukan Aset Nyata

2026-09-01
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Meneropong Prospek Harga Emas Pekan Ini Usai Pidato Ketua The Fed

Meneropong Prospek Harga Emas Pekan Ini Usai Pidato Ketua The Fed

2026-09-01
Harga Emas Antam Hari Ini 31 Agustus 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 31 Agustus 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-09-01

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.