• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Juli 1, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Mitratel (MTEL) Fokus Mengembangkan Bisnis Serat Optik di Semester II 2024

Mitratel (MTEL) Fokus Mengembangkan Bisnis Serat Optik di Semester II 2024

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-06
0

Mitratel (MTEL) Fokus Mengembangkan Bisnis Serat Optik di Semester II 2024

wmhg.org – LABUAN BAJO. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk alias Mitratel (MTEL) fokus menggarap bisnis serat optik atau fiber optic. Bahkan, MTEL meningkatkan target penambahan serat optik di tahun ini.

Direktur Utama MTEL Theodorus Ardi Hartoko mengatakan bahwa kinerja Mitratel di semester I sejalan dengan target perusahaan. Pria yang kerap disapa Teddy ini menyebutkan segmen bisnisnya yang cenderung baru, yakni serat optik mengalami pertumbuhan tertinggi.

Hingga semester I, pertumbuhan bisnis serat optik mencapai 104,9% secara tahunan (YoY). Sementara itu, segmen bisnis tower related tumbuh 7,8% YoY, tower leasing 7,2% YoY, dan reseller justru turun 13,5% YoY.

Meskipun memang, secara nominal kontribusinya masih kecil, yakni 4% dari total pendapatan semester I 2024. Penyewaan menara awata tower leasing masih menjadi kontributor utama pendapatan mencapai 83% dari total.

Pada semester I 2024, MTEL mencatatkan pendapatan sebesar Rp 4,44 triliun atau tumbuh 7,75% YoY dari semester I 2023 sebesar Rp 4,12 triliun. Sementara EBITDA tumbuh 10,2% menjadi Rp 3,69 triliun dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 3,35 triliun.

Laba tahun berjalan MTEL tumbuh 4,08% YoY menjadi Rp 1,06 triliun. Semester I 2023, laba bersih Mitratel sebesar Rp 1,02 triliun.

Hingga akhir tahun, kami membidik pertumbuhan pendapatan dan EBITDA high single digit, sebutnya dalam media gathering di Labuan Bajo, Senin (5/8).

Di sisi lain, menilik pertumbuhan bisnis serat optik, Mitratel melakukan revisi rencana ekspansi hingga akhir tahun. Direktur Investasi MTEL, Hendra Purnama menyebutkan bahwa perusahaan meningkatkan target penambahan serat optik.

Kami meningkatkan penambahan fiber optic menjadi 14.000 km dari sebelumnya 10.000 km, sebutnya.

Sementara itu, pihaknya menurunkan target penambahan tenant menjadi 3.000 dari sebelumnya 4.000. Dengan penambahan itu, rasio operator penyewa menara perusahaan atau tenancy ratio ditargetkan mencapai 1,56 kali. Semester I 2024, tenancy ratio MTEL sebesar 1,52 kali.

Adapun tahun ini MTEL menganggarkan belanja modal atawa capital expenditure (capex) sebesar Rp 5,6 triliun. Dari anggaran tersebut, sebesar Rp 2,1 triliun rencananya akan digunakan untuk akuisisi serat optik.

Namun sejauh ini belum ada, sehingga penggunaan capex di semester I baru untuk keperluan organik, terangnya.

Sementara itu, berdasarkan DealStreetAsia, PT Indosat Hutchison Tbk (ISAT) berencana menjual serat optiknya. Adapun perkiraan harganya mencapai US$ 2 miliar.

Menanggapi hal tersebut, Hendra menyebutkan saat ini pihaknya masih dalam tahap diskusi internal. Sebab, serat optik yang akan jual campuran, melingkupi submarine, backbone, dan fiber to the home, yang mana itu bukan area utama MTEL.

Jadi saya belum bisa umumkan, kalau fiber to the tower kami pasti partisipasi, tetapi karena mix sehingga kami masih melakukan penilaian, katanya.

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Niko Margaronis menyebutkan bahwa prospek MTEL masih menarik dengan potensi pertumbuhan kinerja dan harga sahamnya. Terlebih, saat ini harga sahamnya terbilang cukup murah.

Niko berpendapat bahwa ekspansi yang dilakukan MTEL dapat mendorong pertumbuhan kinerja Mitratel di mana mendatang. Kemudian, Mitratel juga memiliki infrastruktur terbesar dibandingkan pesaingnya. Ia juga menilai positif atas penerapan teknologi baru Flying Tower System (FTS).

Namun sentimen utamanya dari penurunan suku bunga, ujarnya.

Menurutnya, jika pemangkasan suku bunga the Fed terjadi pada September 2024 maka akan memberikan efek positif terhadap kinerja Mitratel. Sebab, beban biaya MTEL berpotensi berkurang, mengingat MTEL merupakan bisnis padat karya.

Niko merekomendasikan buy saham MTEL dengan target harga Rp 960 per saham untuk 12 bulan ke depan. Pada Selasa (6/8), harga MTEL ditutup stagnan di Rp 675 per saham.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Bakal Keluar dari Daftar Hitam Nasional, Waskita Karya Bisa Ikut Tender Lagi

Bakal Keluar dari Daftar Hitam Nasional, Waskita Karya Bisa Ikut Tender Lagi

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Pakaian Bekas Ilegal Rp 53 Miliar

Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Pakaian Bekas Ilegal Rp 53 Miliar

2026-06-24
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Indonesia Bakal Punya Pusat Inovasi Industri Terbesar, di Sini Lokasinya

Indonesia Bakal Punya Pusat Inovasi Industri Terbesar, di Sini Lokasinya

2025-05-01
Viral Kendari 1 vs 7: Bukan yang Kamu Kira! Ini Arti & Bahaya Dibalik Isu Video Syur

Viral Kendari 1 vs 7: Bukan yang Kamu Kira! Ini Arti & Bahaya Dibalik Isu Video Syur

2025-07-18
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25
Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.