• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, September 30, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pengusaha Masih Wait and See soal Ekspor SDA Lewat DSI, Ini Alasannya

    Pengusaha Masih Wait and See soal Ekspor SDA Lewat DSI, Ini Alasannya

    MHU Dorong Pembangunan Berkelanjutan

    MHU Dorong Pembangunan Berkelanjutan

    Di Saat Rupiah Loyo, Panca Residence Ciracas Tetap Optimistis Bidik Pasar Milenial

    Di Saat Rupiah Loyo, Panca Residence Ciracas Tetap Optimistis Bidik Pasar Milenial

    Pelemahan Rupiah Mulai Picu Kenaikan Harga Produk di Industri Ritel

    Pelemahan Rupiah Mulai Picu Kenaikan Harga Produk di Industri Ritel

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pengusaha Masih Wait and See soal Ekspor SDA Lewat DSI, Ini Alasannya

    Pengusaha Masih Wait and See soal Ekspor SDA Lewat DSI, Ini Alasannya

    MHU Dorong Pembangunan Berkelanjutan

    MHU Dorong Pembangunan Berkelanjutan

    Di Saat Rupiah Loyo, Panca Residence Ciracas Tetap Optimistis Bidik Pasar Milenial

    Di Saat Rupiah Loyo, Panca Residence Ciracas Tetap Optimistis Bidik Pasar Milenial

    Pelemahan Rupiah Mulai Picu Kenaikan Harga Produk di Industri Ritel

    Pelemahan Rupiah Mulai Picu Kenaikan Harga Produk di Industri Ritel

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Melihat Prospek Kinerja Kalbe Farma (KLBF) di Tengah Tantangan Pelemahan Rupiah

Melihat Prospek Kinerja Kalbe Farma (KLBF) di Tengah Tantangan Pelemahan Rupiah

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-12-18
0

Melihat Prospek Kinerja Kalbe Farma (KLBF) di Tengah Tantangan Pelemahan Rupiah

wmhg.org – JAKARTA. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) masih fokus melakukan sejumlah inovasi dalam pengembangan produk kesehatan dengan bahan baku dari dalam negeri.

Teranyar, KLBF, melalui PT Forsta Kalmedic Global, berhasil membangun fasilitas produksi dialyzer pertama di Indonesia dan kedua di ASEAN. Alat kesehatan (alkes) itu terdaftar menggunakan nama brand RenaCare yang dipasarkan oleh PT Renalmed Tiara Utama.

Asal tahu saja, dialyzer merupakan bahan habis pakai (consumables) penting dalam tindakan hemodialisis atau cuci darah. 

Direktur Kalbe Farma, Kartika Setiabudy mengatakan, penyediaan fasilitas produksi Dialyzer di dalam negeri oleh Kalbe melalui Forsta ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan akses kesehatan bagi masyarakat, khususnya untuk membantu pasien ginjal di Indonesia. 

Kartika mengatakan, pelemahan rupiah merupakan suatu keniscayaan. KLBF sudah membuat anggaran untuk tahun 2025 dengan menjadikan level rupiah di Rp 16.000 per dolas AS sejak tengah tahun 2024. Asal tahu saja, rupiah juga sempat menyentuh level kisaran Rp 16.000 per dolar AS seusai Lebaran 2024.

Namun, Kartika mengungkapkan, sekitar 95% bahan baku yang digunakan KLBF masih didapatkan dari luar negeri alias impor.

“Jadi, kami sudah menggunakan kisaran yang sama. Kami mengharapkan biaya bisa tetap stabil tahun depan, karena harga-harga raw materials sendiri tengah stabil secara global lantaran rantai pasokan global sudah membaik,” paparnya. 

Jika tekanan akan rupiah masih terus berlanjut, ada kemungkinan KLBF akan mempertimbangkan untuk menaikkan harga produk. Namun, obat-obatan generik produksi Kalbe diakui Kartika sudah ada di harga rendah saat ini.

Apalagi ada tantangan penurunan konsumsi masyarakat lantaran ada kenaikan PPN ke 12% pada awal tahun 2025. Namun, KLBF masih menunggu kejelasan akan rincian kebijakan lebih lanjut terkait PPN 12%.

“Kira-kira strategi kami di tahun depan adalah gabungan dari portofolio-mixed, business-mixed, dan juga strategi pricing. Ini juga untuk menjaga margin kami,” ungkapnya.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, tujuan pemenuhan TKDN yang dilakukan KLBF adalah dalam rangka mengurangi ketergantungan impor. Sehingga, perseroan bisa mengurangi dampak dari fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Pergerakan rupiah hari ini hingga beberapa waktu mendatang kemungkinan akan melemah akibat kenaikan indeks dolar AS pasca Pilpres AS. Dengan proyeksi suku bunga The Fed yang akan dipangkas pekan ini, ada kemungkinan aliran dana investor asing akan mengalir ke pasar AS.

“Sehingga, tujuan dari strategi ini adalah dalam rangka untuk mengurangi ketergantungan pada impor, sehingga memberi dampak positif  dalam menjaga kinerja fundamental perusahaan,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (18/12).

Tantangan yang dialami Kalbe saat ini pun membuat saham perseroan bergerak melambat. Melansir RTI, saham KLBF saat ini ada di level Rp 1.380 per saham, turun 14,29% sejak awal tahun alias year to date (YTD).

Nafan merekomendasikan accumulative buy saham KLBF dengan target harga Rp 1.500 per saham.

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo, menyebut, kinerja keuangan KLBF per kuartal III masih tumbuh secara tahunan. Namun, secara kuartalan tercatat menurun.

“Ini karena dari sisi permintaan yang masih dipengaruhi perlambatan daya beli serta adanya kenaikan biaya,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (18/12).

Secara prospek kinerja hingga tahun 2025, KLBF masih menemui sejumlah tantangan, seperti daya beli masyarakat yang terpengaruh PPN 12%, serta fluktuasi rupiah yang kembali melemah.

“Sehingga, masih menjadi potensi adanya kenaikan biaya dan menekan kinerja,” paparnya.

Alhasil, Azis menyarankan wait and see dahulu untuk saham KLBF, karena pergerakannya tertahan di support Rp 1.375-Rp 1.380 per saham.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Jokowi, Gibran Dan Bobby Dipecat dari PDIP, Rocky Gerung : Akhirnya Telurnya Pecah

Jokowi, Gibran Dan Bobby Dipecat dari PDIP, Rocky Gerung : Akhirnya Telurnya Pecah

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
BPS: Ekspor Bulan Juli 2024 Meningkat 6,55% Jadi US$ 22,21 Miliar

BPS: Ekspor Bulan Juli 2024 Meningkat 6,55% Jadi US$ 22,21 Miliar

2024-08-15
Harga Minyak Turun, Dibayangi Prospek Permintaan yang Lemah

Harga Minyak Turun, Dibayangi Prospek Permintaan yang Lemah

2024-08-06
Adaro Andalan (AADI) Listing Hari ini (5/12), Ada Komitmen dari Boy Thohir

Adaro Andalan (AADI) Listing Hari ini (5/12), Ada Komitmen dari Boy Thohir

2024-12-05
Siapa Saja Pemegang Saham Terbesar Bukalapak (BUKA), Ini Daftarnya

Siapa Saja Pemegang Saham Terbesar Bukalapak (BUKA), Ini Daftarnya

2024-12-12
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Dunia Jatuh ke US$ 4.131, Pasar Antisipasi Kenaikan Bunga The Fed

Harga Emas Dunia Jatuh ke US$ 4.131, Pasar Antisipasi Kenaikan Bunga The Fed

2026-09-30
Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 29 September 2026

Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 29 September 2026

2026-09-30
Harga Emas Antam Turun 2 Hari Beruntun, Cek Rinciannya!

Harga Emas Antam Turun 2 Hari Beruntun, Cek Rinciannya!

2026-09-30
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Rp 2,619 Juta, UBS Rp 2,530 Juta

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Rp 2,619 Juta, UBS Rp 2,530 Juta

2026-09-30

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Altcoin Season Dimulai? Ini Prospek Beberapa Hari ke Depan

Altcoin Season Dimulai? Ini Prospek Beberapa Hari ke Depan

2026-09-30
0
Harga Kripto 29 September 2026: Bitcoin dan Ethereum Kompak Melemah

Harga Kripto 29 September 2026: Bitcoin dan Ethereum Kompak Melemah

2026-09-30
0
Citi Gandeng Coinbase Permudah Pembayaran dengan Stablecoin

Citi Gandeng Coinbase Permudah Pembayaran dengan Stablecoin

2026-09-30
0
Raja Kripto Kanada Segera Diadili atas Dugaan Penipuan US$ 30 Juta

Raja Kripto Kanada Segera Diadili atas Dugaan Penipuan US$ 30 Juta

2026-09-30
0
Strive Beli Bitcoin 1.107 Bitcoin, Total Pembelian Sentuh Rp 1,69 Triliun

Strive Beli Bitcoin 1.107 Bitcoin, Total Pembelian Sentuh Rp 1,69 Triliun

2026-09-30
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Dunia Jatuh ke US$ 4.131, Pasar Antisipasi Kenaikan Bunga The Fed

Harga Emas Dunia Jatuh ke US$ 4.131, Pasar Antisipasi Kenaikan Bunga The Fed

2026-09-30
Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 29 September 2026

Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 29 September 2026

2026-09-30

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.