• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, September 19, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Mendag Akan Revisi Aturan E-Commerce, CORE Ingatkan Regulasi Kaku Ada Efek Samping

    Mendag Akan Revisi Aturan E-Commerce, CORE Ingatkan Regulasi Kaku Ada Efek Samping

    Wahana Interfood Nusantara (COCO) Perluas Ekspansi Internasional ke Thailand

    Wahana Interfood Nusantara (COCO) Perluas Ekspansi Internasional ke Thailand

    Jaringan Transmisi Sumatra Jadi Sorotan Pasca Blackout, Begini Jawaban dari PLN

    Jaringan Transmisi Sumatra Jadi Sorotan Pasca Blackout, Begini Jawaban dari PLN

    Metropolitan Land (MTLA) Lanjut Kembangkan Proyek Baru, Kucurkan Capex Rp 790 Miliar

    Metropolitan Land (MTLA) Lanjut Kembangkan Proyek Baru, Kucurkan Capex Rp 790 Miliar

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Mendag Akan Revisi Aturan E-Commerce, CORE Ingatkan Regulasi Kaku Ada Efek Samping

    Mendag Akan Revisi Aturan E-Commerce, CORE Ingatkan Regulasi Kaku Ada Efek Samping

    Wahana Interfood Nusantara (COCO) Perluas Ekspansi Internasional ke Thailand

    Wahana Interfood Nusantara (COCO) Perluas Ekspansi Internasional ke Thailand

    Jaringan Transmisi Sumatra Jadi Sorotan Pasca Blackout, Begini Jawaban dari PLN

    Jaringan Transmisi Sumatra Jadi Sorotan Pasca Blackout, Begini Jawaban dari PLN

    Metropolitan Land (MTLA) Lanjut Kembangkan Proyek Baru, Kucurkan Capex Rp 790 Miliar

    Metropolitan Land (MTLA) Lanjut Kembangkan Proyek Baru, Kucurkan Capex Rp 790 Miliar

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Masih Bergerak Fluktuatif, Ini Prospek Saham Perbankan Pasca Pemangkasan Suku Bunga

Masih Bergerak Fluktuatif, Ini Prospek Saham Perbankan Pasca Pemangkasan Suku Bunga

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-09-30
0

Masih Bergerak Fluktuatif, Ini Prospek Saham Perbankan Pasca Pemangkasan Suku Bunga

wmhg.org – JAKARTA. Era suku bunga tinggi berakhir setelah pemangkasan suku bunga The Fed dan Bank Indonesia (BI). Hal itu diperkirakan dapat mendongkrak kinerja emiten, khususnya sektor perbankan.

Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji mengatakan, untuk jangka pendek sektor perbankan masih akan bergerak fluktuatif. Sebab terdapat sentimen yang mempengaruhi gerak pasar.

Pertama, pasar menantikan pelantikan Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia terpilih. Kedua, rilis data produk domestik bruto (PDB) Indonesia kuartal III yang diperkirakan tidak setinggi pada kuartal II.

Selain itu, pasar juga menantikan langkah the Fed selanjutnya mengenai pemangkasan suku bunga lanjutan. Kemudian, tensi geopolitik yang masih akan mempengaruhi pergerakan pasar.

Jadi untuk jangka pendek masih akan berfluktuasi, ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (27/9).

Baca Juga: The Fed dan Bank Indonesia Pangkas Suku Bunga, Begini Rekomendasi Saham Perbankan

Sementara untuk jangka panjang, pemangkasan suku bunga ini menjadi angin segar bagi sektor perbankan. Sebab berpotensi meningkatkan kinerja kredit emiten perbankan, yang mana pada Agustus  lalu belum memenuhi ekspektasi pasar.

Nafan menyebut, pemangkasan suku bunga berpotensi mengurangi biaya dana (cost of fund/CoF) perbankan. Tentunya ini bagus untuk memperkuat likuiditas perbankan untuk ekspansi kredit ke depan, kata Nafan.

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Victor Stefano sepakat efek pemangkasan suku bunga tidak akan berlangsung instan. Ia memperkirakan perbaikan likuiditas yang akan mengurangi tekanan CoF perbankan baru akan terjadi paling cepat di kuartal I 2025.

Dari sejumlah emiten bank dalam cakupannya, Victor menilai, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) akan mendapatkan keuntungan yang paling besar seiring dengan pemangkasan suku bunga.

Sebab, BBNI merupakan bank yang paling terdampak saat kenaikan suku bunga, tercermin dengan penurunan net interest margin (NIM) sebesar 80 basis poin (bps) secara tahunan (Year on Year/YoY) pada Juli 2024.

Namun, kami melihat beberapa risiko dalam argumen ini karena BBNI memiliki porsi pinjaman dengan suku bunga tetap yang paling sedikit dan pelonggaran tekanan CoF mungkin hanya akan berdampak signifikan pada kuartal I 2025, terangnya.

Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) akan menjadi yang paling sedikit diuntungkan karena NIM-nya yang tahan banting.

Berdasarkan analisisnya, semua bank kecuali BBCA mengalami transmisi kenaikan suku bunga yang lebih tinggi pada CoF mereka pada kenaikan suku bunga sebelumnya dibandingkan dengan rata-rata historisnya. Victor menyakini hal itu sebagian dipengaruhi penerbitan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) yang mempercepat penyerapan likuiditas.

Oleh karena itu kami memperkirakan tekanan pada CoF akan berkurang lebih cepat dengan berkurangnya penerbitan SRBI, sebutnya.

Di sisi lain, transmisi imbal hasil kredit yang lebih rendah akan berlanjut. Sebab pada kenaikan suku bunga terakhir, perbankan menerapkan pendekatan yang lebih hati-hati. Sehingga, perbankan mengejar nasabah yang berkualitas lebih tinggi, yang biasanya memiliki imbal hasil yang lebih rendah.

Karenanya, hal itu juga menguntungkan bank-bank yang memiliki porsi kredit dengan suku bunga tetap yang lebih tinggi, ujar Victor.

Secara keseluruhan, Victor mempertahankan rating overweight untuk sektor perbankan. Adapun BBCA menjadi pilihan utamanya dan menyematkan rating buy dengan target harga yang ditingkatkan menjadi Rp 12.400 dari sebelumnya Rp 11.300. 

Baca Juga: Dipimpin Saham Perbankan, Cermati Saham Big Caps yang Dijual Asing pada Akhir Pekan

Sementara itu, analis JP Morgan, Harsh Wardhan Modi mempertahankan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebagai pilihan utamanya. Ini menyusul momentum laba per saham (earning per shares/EPS) BMRI yang positif.

Kami memperkirakan pertumbuhan EPS sekitar 17% pada 2025 dan 2026 setelah EPS yang datar tahun ini, sebutnya.

Disebutkan pula, pertumbuhan kredit BMRI yang tinggi didukung pertumbuhan dana murah (CASA) yang serupa. Hal ini dikarenakan BMRI terus membangun berbagai penawaran produk pada platform teknologi terbaik di kelasnya di seluruh konsumen, pedagang, dan perusahaan.

JP Morgan pun mempertahankan rating overweight untuk saham BMRI dengan target harga yang ditingkatkan menjadi Rp 8.000.

Sementara itu, Harsh mengkhawatirkan NIM dan pertumbuhan kredit BBNI karena imbal hasil aset tetap berada di bawah tekanan. Pergeseran ke arah kredit berkualitas lebih tinggi secara konsisten membebani spread kredit, lebih-lebih karena bank-bank yang ada saat ini sedang berusaha keras untuk mempertahankan pangsa pasar.

Meski begitu, Harsh menurunkan rating BBNI menjadi neutral dari overweight dengan target harga Rp 5.400.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Terciduk di Monas Pelaku Penipuan, Naik Bajaj untuk Lihat Gladi HUT TNI Pakai PDH yang Dibeli di Pasar Turi

Terciduk di Monas Pelaku Penipuan, Naik Bajaj untuk Lihat Gladi HUT TNI Pakai PDH yang Dibeli di Pasar Turi

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Top 3: 25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik, Mendag Pastikan Stok di Ritel Aman

Top 3: 25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik, Mendag Pastikan Stok di Ritel Aman

2026-09-19
Cek Daftar Harga Emas 24 Karat 17 September 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

Cek Daftar Harga Emas 24 Karat 17 September 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

2026-09-19
OpenAI Kehilangan 13 Pemimpin, Ini Daftarnya

OpenAI Kehilangan 13 Pemimpin, Ini Daftarnya

2026-08-27
Harga Perak Antam 18 September 2026 Melesat Rp 1.500

Harga Perak Antam 18 September 2026 Melesat Rp 1.500

2026-09-19
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Melesat 2% Setelah Harga Minyak hingga Dolar AS Tertekan

Harga Emas Hari Ini Melesat 2% Setelah Harga Minyak hingga Dolar AS Tertekan

2026-09-19
Harga Emas Antam 18 September 2026 Naik Rp 25.000, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam 18 September 2026 Naik Rp 25.000, Cek Rincian di Sini

2026-09-19
Perbandingan Harga Emas Perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas per 18 September 2026

Perbandingan Harga Emas Perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas per 18 September 2026

2026-09-19
Harga Emas 24 Karat 18 September 2026, Lengkap dengan Panduan Keaslian!

Harga Emas 24 Karat 18 September 2026, Lengkap dengan Panduan Keaslian!

2026-09-19

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Celsius Gugat BitMEX, Tuntut Pengembalian Bitcoin Senilai Rp 8,8 Triliun

Celsius Gugat BitMEX, Tuntut Pengembalian Bitcoin Senilai Rp 8,8 Triliun

2026-09-19
0
Harga Kripto 18 September 2026: Bitcoin Melambung, HYPE Melompat 9,7%

Harga Kripto 18 September 2026: Bitcoin Melambung, HYPE Melompat 9,7%

2026-09-19
0
AS Sanksi Bursa Kripto Iran BitBank, Dituding Transfer Bitcoin ke IRGC

AS Sanksi Bursa Kripto Iran BitBank, Dituding Transfer Bitcoin ke IRGC

2026-09-19
0
JPMorgan: Bitcoin Berpeluang Lebih Dilirik daripada Emas

JPMorgan: Bitcoin Berpeluang Lebih Dilirik daripada Emas

2026-09-19
0
Harga Zcash Meroket 19% dalam Sehari, Kapitalisasi Tembus US$ 25 Miliar

Harga Zcash Meroket 19% dalam Sehari, Kapitalisasi Tembus US$ 25 Miliar

2026-09-19
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Melesat 2% Setelah Harga Minyak hingga Dolar AS Tertekan

Harga Emas Hari Ini Melesat 2% Setelah Harga Minyak hingga Dolar AS Tertekan

2026-09-19
Harga Emas Antam 18 September 2026 Naik Rp 25.000, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam 18 September 2026 Naik Rp 25.000, Cek Rincian di Sini

2026-09-19

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.