• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Selasa, September 8, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Sasar Segmen High-End, Jaya Sukses (RISE) Buka Vasa Suites di Pusat CBD Surabaya

    Sasar Segmen High-End, Jaya Sukses (RISE) Buka Vasa Suites di Pusat CBD Surabaya

    Danantara Jamin Tak Ganggu Kontrak Lama Eksportir, Tapi Bakal Evaluasi Harga

    Danantara Jamin Tak Ganggu Kontrak Lama Eksportir, Tapi Bakal Evaluasi Harga

    Bahlil Buka Tender 118 WK Potensial: 8 Sudah Terkontrak, Ini Rincian Profilnya

    Bahlil Buka Tender 118 WK Potensial: 8 Sudah Terkontrak, Ini Rincian Profilnya

    Pemegang Saham Kian Santang (RGAS) Restui Pembagian Dividen dan Penambahan Usaha

    Pemegang Saham Kian Santang (RGAS) Restui Pembagian Dividen dan Penambahan Usaha

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Sasar Segmen High-End, Jaya Sukses (RISE) Buka Vasa Suites di Pusat CBD Surabaya

    Sasar Segmen High-End, Jaya Sukses (RISE) Buka Vasa Suites di Pusat CBD Surabaya

    Danantara Jamin Tak Ganggu Kontrak Lama Eksportir, Tapi Bakal Evaluasi Harga

    Danantara Jamin Tak Ganggu Kontrak Lama Eksportir, Tapi Bakal Evaluasi Harga

    Bahlil Buka Tender 118 WK Potensial: 8 Sudah Terkontrak, Ini Rincian Profilnya

    Bahlil Buka Tender 118 WK Potensial: 8 Sudah Terkontrak, Ini Rincian Profilnya

    Pemegang Saham Kian Santang (RGAS) Restui Pembagian Dividen dan Penambahan Usaha

    Pemegang Saham Kian Santang (RGAS) Restui Pembagian Dividen dan Penambahan Usaha

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Manulife Aset (MAMI) Proyeksikan IHSG dan Obligasi Bakal Melaju Kencang di Akhir 2024

Manulife Aset (MAMI) Proyeksikan IHSG dan Obligasi Bakal Melaju Kencang di Akhir 2024

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-14
0

Manulife Aset (MAMI) Proyeksikan IHSG dan Obligasi Bakal Melaju Kencang di Akhir 2024

wmhg.org – JAKARTA. PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) memproyeksi pasar saham dan obligasi domestik akan melaju usai the Fed memangkas suku bunga acuan. Efek pelonggaran kebijakan moneter bakal membuka keran investasi asing ke Indonesia.

Director & Chief Investment Officer Fixed Income MAMI, Ezra Nazula mengatakan, The Fed dalam rapat FOMC di bulan Juli lalu telah mengindikasikan terbukanya potensi pemangkasan suku bunga di bulan September.

Secara eksplisit, The Fed juga mulai memperhatikan risiko pelemahan sektor tenaga kerja, dan menyatakan ke depannya akan memberikan fokus yang seimbang antara faktor inflasi dan sektor tenaga kerja.

Ezra melihat, meningkatnya optimisme pemangkasan suku bunga The Fed, tecermin di pasar US Treasury (UST), dimana imbal hasil UST tenor pendek turun lebih banyak dibanding tenor panjang. Dan juga, selisih imbal hasil antara tenor 10Y dan 2Y semakin menipis, berada pada level terendah sejak kenaikan Fed Funds Rate (FFR) agresif di tahun 2022.

Perubahan ekspektasi suku bunga juga terlihat dampaknya pada dolar AS (USD) yang mulai melemah terhadap mata uang lainnya. Dimana, indeks dolar yang sebelumnya cukup kuat di angka 105 – 106, sekarang sudah turun ke level 104.

Baca Juga: Laju Harga Komoditas Beragam, Begini Rekomendasi Saham Emiten Energi dan Tambang

Ezra menyebutkan, secara historis pasar saham Asia outperform alias mengungguli pasar saham global pada saat dolar melemah. Sentimen ini pada akhirnya akan meningkatkan arus masuk asing ke wilayah asia termasuk Indonesia.

“Berarti dengan dolar yang melemah, ekspektasinya adalah inflow dana aliran asing ke kawasan Asia termasuk Indonesia,” ujar Ezra dalam acara market update MAMI, Rabu (14/8).

Chief Economist & Investment Strategist MAMI Katarina Setiawan menjelaskan, perubahan ekspektasi The Fed di bulan Juli telah membuat tekanan terhadap Rupiah mulai reda. Hal itu di antaranya terlihat dari investor asing yang kembali mencatat pembelian bersih di pasar saham dan obligasi, setelah tiga bulan berturut-turut mencatat penjualan bersih.

Oleh karena itu, stabilitas Rupiah yang berkesinambungan akan menjadi kunci titik balik sentimen investor di pasar finansial Indonesia. Adapun faktor-faktor yang dapat memengaruhi stabilitas rupiah di antaranya adalah perubahan ekspektasi FFR, pemilu AS, outlook postur RAPBN-2025, stabilitas inflasi domestik, serta kebijakan pemerintah baru.

“MAMI sendiri memperkirakan, Rupiah hingga akhir tahun masih berada di kisaran Rp15.400 – 16.000 per dolar AS,” tutur Katarina dalam kesempatan yang sama.

Menurut Ezra, pasar obligasi mungkin akan merasakan efek langsung dari pemangkasan suku bunga acuan. Dengan adanya pemotongan suku bunga Fed yang diharapkan bakal diikuti Bank Indonesia (BI), maka imbal hasil obligasi berpotensi terus menguat.

Adapun imbal hasil saat ini dianggap masih cukup menarik, di mana selisih imbal hasil SBN 10Y – UST 10Y berada di 288 bps (lebih tinggi dari rata-rata satu tahun sebesar 245 bps). MAMI pun memperkirakan imbal hasil SBN 10 tahun akan berada di kisaran 6,00% – 6,25% hingga akhir tahun ini.

Sementara itu, MAMI memperkirakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan mencapai level 7.800 di akhir tahun 2024. Adapun risiko negatif yang perlu dicermati diantaranya adalah eskalasi mendadak konflik geopolitik dunia, potensi resesi AS, serta kebijakan fiskal domestik.

“Seiring siklus penurunan suku bunga, kondisi akan berubah dan membuat pasar saham kembali atraktif dilihat dari sudut pandang risk-return yang ditawarkan,” imbuh Samuel Kesuma selaku Chief Investment Officer Equity MAMI.

Dia menambahkan, apalagi dengan adanya harapan kebijakan pro pertumbuhan pemerintahan baru turut berpotensi meningkatkan minat investor. Terutama dari investor asing yang sudah lebih dulu berinvestasi ke pasar dan membuat posisi arus dana asing kembali positif.

Samuel mencermati, beberapa sektor saham yang bisa menjadi pertimbangan disaat siklus pemangkasan suku bunga diantaranya finansial, telekomunikasi dan consumer staples. Sektor finansial berpotensi diuntungkan oleh arus dana asing karena merupakan big caps dan juga likuiditas perbankan mulai terlihat stabil.

Sektor selanjutnya adalah telekomunikasi, baik itu perusahaan penyedia jasa (operator) maupun menara (tower) karena sektor telko dari sisi valuasi dipandang masih tetap menarik. Dan terakhir adalah sektor consumer staples atau yang lebih dikenal dengan FMCG (fast-moving consumer goods), yaitu sektor-sektor yang memproduksi barang-barang kebutuhan harian.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Beda dengan Airlangga, Agus Gumiwang Sebut Rapimnas dan Munas Golkar Digelar Agustus, Apa Alasannya?

Beda dengan Airlangga, Agus Gumiwang Sebut Rapimnas dan Munas Golkar Digelar Agustus, Apa Alasannya?

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Dari Daging Buah Pala yang Terbuang, KWT Bina Tani Mysari Sulap Jadi Cuan Berkat BRI Peduli

Dari Daging Buah Pala yang Terbuang, KWT Bina Tani Mysari Sulap Jadi Cuan Berkat BRI Peduli

2026-09-07
Proyeksi BPS: Produksi Beras Turun Hingga Oktober 2026

Proyeksi BPS: Produksi Beras Turun Hingga Oktober 2026

2026-09-02
Gubernur BI Destry Damayanti Waspadai Tren Higher for Longer

Gubernur BI Destry Damayanti Waspadai Tren Higher for Longer

2026-09-03
Kemnaker Bantah Uang Saku MagangHub Dipotong, Simak Mekanisme Pembayaran

Kemnaker Bantah Uang Saku MagangHub Dipotong, Simak Mekanisme Pembayaran

2026-09-06
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Sepekan Berpeluang Menguat, Inflasi AS Membayangi

Harga Emas Sepekan Berpeluang Menguat, Inflasi AS Membayangi

2026-09-08
Harga Emas Antam Hari Ini 7 September 2026 Turun Rp 3.000, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 7 September 2026 Turun Rp 3.000, Cek Rincian di Sini

2026-09-08
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 7 September 2026: Galeri24 Sentuh Rp 2,57 Juta

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 7 September 2026: Galeri24 Sentuh Rp 2,57 Juta

2026-09-08
Kredit BRI Tumbuh 16,2 Persen, Kualitas Aset Tetap Terjaga lewat Strategi Pertumbuhan Selektif

Kredit BRI Tumbuh 16,2 Persen, Kualitas Aset Tetap Terjaga lewat Strategi Pertumbuhan Selektif

2026-09-08

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Rusia Pertimbangkan Larangan Penambangan Bitcoin di 19 Wilayah

Rusia Pertimbangkan Larangan Penambangan Bitcoin di 19 Wilayah

2026-09-08
0
Harga Kripto 7 September 2026: Bitcoin Melesat, Zcash Terbang 18%

Harga Kripto 7 September 2026: Bitcoin Melesat, Zcash Terbang 18%

2026-09-08
0
Harga Token ZEC Melonjak hingga Sentuh Rp 21,46 Juta, Ini Pemicunya

Harga Token ZEC Melonjak hingga Sentuh Rp 21,46 Juta, Ini Pemicunya

2026-09-08
0
Polisi Ukraina Bongkar Penipuan Kripto, Korban di 20 Negara

Polisi Ukraina Bongkar Penipuan Kripto, Korban di 20 Negara

2026-09-08
0
UBS dan Jane Street Punya Kepemilikan Gabungan ETF Hyperliquid Rp 1,3 Triliun

UBS dan Jane Street Punya Kepemilikan Gabungan ETF Hyperliquid Rp 1,3 Triliun

2026-09-08
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Sepekan Berpeluang Menguat, Inflasi AS Membayangi

Harga Emas Sepekan Berpeluang Menguat, Inflasi AS Membayangi

2026-09-08
Harga Emas Antam Hari Ini 7 September 2026 Turun Rp 3.000, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 7 September 2026 Turun Rp 3.000, Cek Rincian di Sini

2026-09-08

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.