• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, September 9, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Sasar Segmen High-End, Jaya Sukses (RISE) Buka Vasa Suites di Pusat CBD Surabaya

    Sasar Segmen High-End, Jaya Sukses (RISE) Buka Vasa Suites di Pusat CBD Surabaya

    Danantara Jamin Tak Ganggu Kontrak Lama Eksportir, Tapi Bakal Evaluasi Harga

    Danantara Jamin Tak Ganggu Kontrak Lama Eksportir, Tapi Bakal Evaluasi Harga

    Bahlil Buka Tender 118 WK Potensial: 8 Sudah Terkontrak, Ini Rincian Profilnya

    Bahlil Buka Tender 118 WK Potensial: 8 Sudah Terkontrak, Ini Rincian Profilnya

    Pemegang Saham Kian Santang (RGAS) Restui Pembagian Dividen dan Penambahan Usaha

    Pemegang Saham Kian Santang (RGAS) Restui Pembagian Dividen dan Penambahan Usaha

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Sasar Segmen High-End, Jaya Sukses (RISE) Buka Vasa Suites di Pusat CBD Surabaya

    Sasar Segmen High-End, Jaya Sukses (RISE) Buka Vasa Suites di Pusat CBD Surabaya

    Danantara Jamin Tak Ganggu Kontrak Lama Eksportir, Tapi Bakal Evaluasi Harga

    Danantara Jamin Tak Ganggu Kontrak Lama Eksportir, Tapi Bakal Evaluasi Harga

    Bahlil Buka Tender 118 WK Potensial: 8 Sudah Terkontrak, Ini Rincian Profilnya

    Bahlil Buka Tender 118 WK Potensial: 8 Sudah Terkontrak, Ini Rincian Profilnya

    Pemegang Saham Kian Santang (RGAS) Restui Pembagian Dividen dan Penambahan Usaha

    Pemegang Saham Kian Santang (RGAS) Restui Pembagian Dividen dan Penambahan Usaha

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Kinerja Emiten Komponen Otomotif Tertekan Penurunan Pasar Otomotif

Kinerja Emiten Komponen Otomotif Tertekan Penurunan Pasar Otomotif

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-16
0

Kinerja Emiten Komponen Otomotif Tertekan Penurunan Pasar Otomotif

wmhg.org – JAKARTA. Industri komponen cukup terdampak oleh pelemahan pasar otomotif nasional. Terbukti, kinerja keuangan emiten-emiten yang bergerak di sektor tersebut cenderung menurun pada paruh pertama tahun 2024.

Sebagai contoh, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) mengalami penurunan pendapatan bersih 2,03% year on year (YoY) menjadi Rp 9,19 triliun pada semester I-2024. Beruntung, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk AUTO naik 26,48% yoy menjadi Rp 1,01 triliun.

PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) juga mencatatkan penurunan penjualan neto 5,24% YoY menjadi Rp 2,35 triliun pada semester I-2024. SMSM pun masih mampu meraih kenaikan laba bersih 4,34% YoY  menjadi Rp  447,97 miliar.

Selain itu, ada PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) yang menderita penurunan penjualan neto 6,93% YoY menjadi Rp 2,55 triliun pada semester I-2024. Bahkan, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk DRMA ikut tergerus 31,46% YoY menjadi Rp 237,06 miliar.

Ada pula PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) yang membukukan penurunan penjualan 8,10% YoY menjadi Rp 703,32 miliar pada akhir semester I-2024. BOLT juga mengalami penurunan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 55,37% YoY menjadi Rp 29,11 miliar.

Baca Juga: Ini Respons Toyota Soal Insentif Mobil Hybrid yang Urung Berlaku

Hamdani Dzulkarnaen Salim, Ketua Umum Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM) menyadari, permintaan komponen memang  mengalami tren penurunan,  terutama di segmen original equipment manufacturer (O EM). Hal ini sejalan dengan rendahnya permintaan komponen untuk produksi kendaraan bermotor, khususnya mobil, yang notabene tren penjualannya sedang melemah sepanjang tahun ini.

Sebagai gambaran, penjualan wholesales (pabrik ke dealer) mobil nasional anjlok 17,5% yoy menjadi 484.236 unit pada Januari-Juli 2024.

Di sisi lain, GIAMM menganggap permintaan komponen untuk sepeda motor masih tumbuh positif. Maklum, kondisi industri motor lebih baik ketimbang mobil. Penjualan motor pun mampu tumbuh 2,52% yoy menjadi 3.769.895 unit hingga Juli 2024.

Secara umum, para produsen komponen tetap berusaha memaksimalkan setiap peluang yang ada, misalnya memperbesar porsi penjualan ke segmen aftermarket ataupun ekspor ke mancanegara. Beberapa anggota kami juga melakukan diversifikasi ke sektor lain, imbuh Hamdani, Kamis (15/8).

Lebih lanjut, volatilas kurs rupiah juga terus menjadi perhatian bagi para produsen komponen nasional. Ini mengingat pergerakan nilai tukar sangat mempengaruhi harga material impor produk komponen. Umumnya, produsen komponen OEM melakukan peninjauan dampak pergerakan kurs tiap 3–6 bulan.

Penyesuaian harga adalah pilihan terakhir bagi kami, tutur dia.

Sementara itu, Division Head of Corporate Secretary, Legal, and Communication Astra Otoparts, Alberto Siahaan mengaku, AUTO telah mendiversifikasi bisnisnya sektor di luar otomotif seperti alat kesehatan, komponen alat berat, industrial, dan kereta api sebagai langkah antisipasi atas mandeknya permintaan komponen otomotif sepanjang 2024 berjalan.

Baca Juga: Simak Rekomendasi Saham Pilihan Saat IHSG Tengah Melaju Kencang

Di samping itu, AUTO juga aktif memproduksi komponen kendaraan listrik untuk roda dua dan roda empat, serta mesin pengisian daya Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) dengan merek Altro.

Untuk mengantisipasi perlambatan di segmen OEM, anak usaha Grup Astra ini berupaya memperkuat lini bisnis perdagangan komponen dan suku cadang melalui jaringan perdagangan ritel modern seperti Shop & Drive, Super Shop & Drive, Shop & Bike, Motoquick, Aspira Motoquick, dan Astra Otoservice.

Kami juga mengandalkan platform perdagangan digital, www.astraotoshop.com, yang menjual produk otomotif dan nonotomotif, serta jaringan pengisian daya KBLBB Astra Otopower, ujar dia, pekan lalu.

Wakil Direktur Utama Selamat Sempurna Ang Andri Pribadi menyampaikan, kinerja penjualan komponen SMSM di pasar lokal dan ekspor masing-masing 11% dan 8% pada paruh pertama tahun ini.

  SMSM Chart by TradingView

SMSM sendiri sebenarnya lebih banyak bermain di bisnis komponen alat berat melalui anak usaha yaitu PT Hydraxle Perkasa. Namun, kinerja anak usaha tersebut terhambat oleh  perlambatan permintaan alat berat di sektor pertambangan. Sedangkan di pasar ekspor, terjadi penurunan permintaan seiring meningkatnya tensi geopolitik global, terang Andri, Kamis (15/8).

Manajemen SMSM tetap menatap optimistis prospek bisnis di semester II-2024. Potensi industri alat berat dan kendaraan komersial domestik dipandang lebih menjanjikan ketimbang kendaraan penumpang pada sisa tahun ini. Hal itu coba dimaksimalkan oleh SMSM yang sebagian besar penjualan komponennya menyasar segmen alat berat dan kendaraan niaga.

Kami berusaha memperkuat penjualan domestik melalui pembukaan jalur distribusi agar makin dekat dengan konsumen akhir, ungkap Andri.

Sementara untuk pasar ekspor, SMSM berupaya memperluas penjualan ke negara-negara yang belum terdampak oleh konflik geopolitik.

Hingga akhir 2024, SMSM membidik pertumbuhan penjualan sekitar 2% dan laba bersih sekitar 8% dibandingkan tahun sebelumnya.         

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Erick Thohir Apresiasi 19 BUMN Masuk Perusahaan Terbesar di Indonesia Versi Fortune Indonesia, BNI Salah Satunya

Erick Thohir Apresiasi 19 BUMN Masuk Perusahaan Terbesar di Indonesia Versi Fortune Indonesia, BNI Salah Satunya

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Dua Langkah Mudah Langganan Business Insight dengan Subscribe with Google

Dua Langkah Mudah Langganan Business Insight dengan Subscribe with Google

2024-08-30
Dari Daging Buah Pala yang Terbuang, KWT Bina Tani Mysari Sulap Jadi Cuan Berkat BRI Peduli

Dari Daging Buah Pala yang Terbuang, KWT Bina Tani Mysari Sulap Jadi Cuan Berkat BRI Peduli

2026-09-07
Industri Kripto Setor Pajak ke Negara Rp 1,2 Triliun

Industri Kripto Setor Pajak ke Negara Rp 1,2 Triliun

2025-05-05
Bandara Soekarno-Hatta Bakal Dibuka, Garuda Indonesia Bersiap Layani Penerbangan Mulai Besok

Bandara Soekarno-Hatta Bakal Dibuka, Garuda Indonesia Bersiap Layani Penerbangan Mulai Besok

2026-09-08
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Sepekan Berpeluang Menguat, Inflasi AS Membayangi

Harga Emas Sepekan Berpeluang Menguat, Inflasi AS Membayangi

2026-09-08
Harga Emas Antam Hari Ini 7 September 2026 Turun Rp 3.000, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 7 September 2026 Turun Rp 3.000, Cek Rincian di Sini

2026-09-08
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 7 September 2026: Galeri24 Sentuh Rp 2,57 Juta

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 7 September 2026: Galeri24 Sentuh Rp 2,57 Juta

2026-09-08
Kredit BRI Tumbuh 16,2 Persen, Kualitas Aset Tetap Terjaga lewat Strategi Pertumbuhan Selektif

Kredit BRI Tumbuh 16,2 Persen, Kualitas Aset Tetap Terjaga lewat Strategi Pertumbuhan Selektif

2026-09-08

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Rusia Pertimbangkan Larangan Penambangan Bitcoin di 19 Wilayah

Rusia Pertimbangkan Larangan Penambangan Bitcoin di 19 Wilayah

2026-09-08
0
Harga Kripto 7 September 2026: Bitcoin Melesat, Zcash Terbang 18%

Harga Kripto 7 September 2026: Bitcoin Melesat, Zcash Terbang 18%

2026-09-08
0
Harga Token ZEC Melonjak hingga Sentuh Rp 21,46 Juta, Ini Pemicunya

Harga Token ZEC Melonjak hingga Sentuh Rp 21,46 Juta, Ini Pemicunya

2026-09-08
0
Polisi Ukraina Bongkar Penipuan Kripto, Korban di 20 Negara

Polisi Ukraina Bongkar Penipuan Kripto, Korban di 20 Negara

2026-09-08
0
UBS dan Jane Street Punya Kepemilikan Gabungan ETF Hyperliquid Rp 1,3 Triliun

UBS dan Jane Street Punya Kepemilikan Gabungan ETF Hyperliquid Rp 1,3 Triliun

2026-09-08
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Sepekan Berpeluang Menguat, Inflasi AS Membayangi

Harga Emas Sepekan Berpeluang Menguat, Inflasi AS Membayangi

2026-09-08
Harga Emas Antam Hari Ini 7 September 2026 Turun Rp 3.000, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 7 September 2026 Turun Rp 3.000, Cek Rincian di Sini

2026-09-08

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.