Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi QRIS tumbuh 82,42% secara tahunan pada 2026 seiring peningkatan jumlah pengguna dan merchant. Pertumbuhan tersebut mendorong transaksi ekonomi dan keuangan digital tetap kuat di tengah perluasan akseptasi pembayaran digital.
Volume transaksi pembayaran digital mencapai 5,5 miliar transaksi pada Juni 2026 atau tumbuh 28,6% yoy. Transaksi melalui aplikasi mobile tumbuh 24,25% yoy, sedangkan transaksi melalui internet tumbuh 9,39% yoy.
BACA JUGA:Rupiah Menguat ke 17.840 per Dolar AS Usai BI Rate Tetap 5,75%
BACA JUGA:BI Proyeksi Ekonomi Global Hanya Tumbuh 3%, Tekanan Inflasi Masih Tinggi
BACA JUGA:BI Jaga Likuiditas, Uang Primer Tumbuh 18,3% pada Juli 2026
Transaksi ekonomi dan keuangan digital pada Juli 2026 tetap tumbuh, didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal, serta infrastruktur yang stabil dan struktur industri yang sehat,” kata Pjs. Gubernur BI Destry Damayanti dalam konferensi pers RDG BI yang disiarkan daring, Rabu (19/8/2026).
BI mencatat transaksi retail melalui BI FAST mencapai 546 juta transaksi pada periode tersebut atau tumbuh 31,63% yoy. Nilai transaksi BI FAST mencapai Rp 1.355 triliun.
“Transaksi QRIS terus tumbuh tinggi mencapai 82,42% year-on-year. Hal ini didukung dengan peningkatan jumlah pengguna dan merchant pada QRIS,” ujar Destry.
Sementara itu, transaksi bernilai besar melalui BI RTGS mencapai 0,99 juta transaksi atau tumbuh 3,12% yoy. Nilai transaksi BI RTGS juga tumbuh 1,54% yoy menjadi Rp 20.097 triliun.
Dari sisi pengelolaan uang rupiah, uang kartal yang diedarkan atau BUD tumbuh 15,10% yoy menjadi Rp 1.314 triliun. BI memastikan ketersediaan uang rupiah tetap memadai untuk mendukung aktivitas ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.
Pertumbuhan transaksi digital tersebut menunjukkan perluasan ekosistem pembayaran nasional melalui peningkatan penggunaan QRIS, BI FAST, serta layanan pembayaran berbasis internet dan mobile.

/2026/01/05/1182545391.jpg)
/2025/06/21/1603286281.jpg)
/2026/04/15/588444273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4772483/original/014135500_1710408884-20240314-BI_Siapkan_Ketersediaan_Uang_Cash-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326270/original/008113900_1786971809-14f2c34c-b94a-4d4f-84fc-0eece34034e5.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3291090/original/060643400_1604902998-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3635821/original/073450800_1637147620-20211117-garuda-tutup-97-rute-penerbangan-Selama-Proses-restrukturisasi-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310805/original/018959900_1785371554-Gemini_Generated_Image_skzpy7skzpy7skzp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324621/original/092329900_1608026628-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805342/original/023824600_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4674211/original/014291300_1701747020-aleksi-raisa-DCCt1CQT8Os-unsplash.jpg)