Jakarta – Bank Indonesia (BI) menyebutkan, penyaluran kredit baru diperkirakan tetap tumbuh dengan nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 55,74% pada kuartal I 2026. Seiring pertumbuhan penyaluran kredit tersebut, sektor industri pengolahan, perdaganga besar dan eceran masih berkontribusi terbesar.
BI melalui hasil survei perbankan menunjukkan, prioritas utama responden dalam penyaluran kredit baru pada kuartal I sama dengan periode sebelumnya yakni kredit modal kerja, diikuti kredit investasi dan kredit konsumsi.
Pada jenis kredit konsumsi, penyaluran KPR/KPA diprediksi masih menjadi prioritas utama diikuti oleh kredit multiguna dan kredit tanpa agunan. Berdasarkan sektor penyaluran kredit baru pada kuartal I 2026 diperkirakan terbesar pada sektor industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran serta perantara keuangan.
Selain itu, kebijakan standar penyaluran kredit pada kuartal I 2026 diperkirakan lebih berhati-hati dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Hal ini terindikasi dari Indeks Lending Standard (ILS) kuartal I 2026 yang diperkirakan sebesar 2,75 lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya.
Kebijakan standar penyaluran kredit yang lebih berhati-hati terjadi pada jenis kredit KPR/KPA dan kredit investasi. Kebijakan penyaluran yang lebih berhati-hati terutama pada aspek persyaratan administrasi,” demikian seperti dikutip dari laman Bank Indonesia, Jumat (23/1/2026).
Responden memperkirakan, outstanding kredit hingga akhir tahun 2026 tumbuh 9,79%, sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi pertumbuhan kredit 2025 sebesar 9,69%.
“Penyaluran kredit 2026 antara lain didorong oleh prospek kondisi ekonomi, kebijakan suku bunga serta relatif terjaganya risiko dalam penyaluran kredit,” demikian seperti dikutip.
/2025/07/29/1849039643.jpg)
/2025/12/25/1288847629.jpg)
/2025/07/29/1628369530.jpg)
/2025/03/26/628035943.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5264452/original/066395600_1750848839-IMG-20250625-WA0015.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510318/original/082211400_1771824708-One_Raffles.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510852/original/003256100_1771840702-Kepala_BOPPJ_Didit_Herdiawan_Ashaf-23_Februari_2026c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5256720/original/046490700_1750248775-f3bdce7a-e287-4a17-b7bd-c5e2c5499ba6.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510955/original/013298200_1771846233-1000242800.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508522/original/073889200_1771577837-Tata_Motors_Indonesia_Secures_its_Biggest_Order__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510999/original/069334100_1771853027-WhatsApp_Image_2026-02-23_at_09.16.31.jpeg)