Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Rabu (8/4/2026). Mata uang Garuda naik 93 poin atau 0,54 persen ke level Rp 17.012 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp 17.105 per dolar AS.
Penguatan ini turut tercermin pada kurs referensi Bank Indonesia melalui Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang berada di level Rp 17.009 per dolar AS, menguat dari Rp 17.092 per dolar AS.
BACA JUGA:Fundamental Ekonomi RI Tetap Kokoh di Tengah Tekanan Rupiah, Jadi Peluang Dongkrak Ekspor
BACA JUGA:IHSG Hari Ini 8 April 2026 Naik 3,39%, Begini Kata Analis
Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
“AS menyatakan telah menyetujui penghentian sementara serangan terhadap Iran selama dua minggu dalam apa yang ia sebut sebagai ‘gencatan senjata dua arah’, dengan syarat Iran membuka kembali Selat Hormuz,” katanya dikutip dari Antara, Rabu (8/4/2026).
Menurut laporan, Amerika Serikat telah menerima proposal berisi 10 poin dari Iran yang bertujuan mengakhiri konflik. Proposal ini akan menjadi dasar negosiasi untuk kesepakatan yang lebih luas.
Beberapa poin penting dalam proposal tersebut antara lain:
- Jaminan tidak adanya agresi terhadap Iran
- Pengakuan hak Iran untuk pengayaan uranium
- Pencabutan sanksi utama dan sekunder AS
- Penarikan pasukan AS dari kawasan
- Penghentian konflik di berbagai wilayah, termasuk Lebanon
Selain itu, jalur pelayaran di Selat Hormuz juga akan dijamin tetap aman selama proses negosiasi berlangsung.
Namun, otoritas Iran menegaskan bahwa pembicaraan ini belum berarti perang telah berakhir. Kesepakatan final masih bergantung pada terpenuhinya berbagai syarat yang diajukan.
“AS telah menerima proposal 10 poin dari Iran yang dinilai sebagai ‘dasar yang dapat dijalankan untuk negosiasi’, serta mengindikasikan kesiapan untuk memanfaatkan periode tersebut guna melanjutkan perundingan,” ungkap Josua.

/2024/01/22/1676824659.jpg)
/2026/01/28/1419203316.jpg)
/2025/04/03/1366764008.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476090/original/021358800_1768711106-89ca5fc3-1578-4cf0-8176-b43ea2ccde53.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520901/original/031279000_1772664806-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5137861/original/069279700_1739965706-f606fa8e-0760-495d-b7ab-a14b1eae5495.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4762786/original/080700200_1709635134-20240305-Pelaporan_SPT-ANG_4.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3043549/original/097902000_1580992201-20200206-Penggunaan-Kantong-Plastik-Masih-Marak-di-Pasar-Tebet-IQBAL-9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5426614/original/039429500_1764311842-Mentan_Amran.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5540727/original/075070000_1774789628-Chief_Operating_Officer__COO__Danantara__Dony_Oskaria-29_Maret_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549113/original/046291100_1775567089-5a8bebdd-a7a0-4d2c-8622-bdd424b7e039.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541443/original/019109500_1774863184-Menteri_Pertanian__Mentan__Andi_Amran_Sulaiman-30_Maret_2026a.jpeg)