• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Kamis, Juli 16, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

    AMDATARA: Bakal Terjadi PHK Massal jika Harga Plastik Tak Segera Membaik

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Prospek Industri Hotel 2026 Tertekan, PHRI Wanti-Wanti Risiko Okupansi Turun

Prospek Industri Hotel 2026 Tertekan, PHRI Wanti-Wanti Risiko Okupansi Turun

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-02-11
0

Prospek Industri Hotel 2026 Tertekan, PHRI Wanti-Wanti Risiko Okupansi Turun

wmhg.org – JAKARTA. Prospek industri hotel dan restoran pada 2026 diperkirakan masih menghadapi tekanan, terutama dari sisi permintaan hotel yang berpotensi melemah.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menilai, pergeseran alokasi anggaran pemerintah serta ketidakpastian global menjadi faktor utama yang perlu diantisipasi pelaku usaha pada 2026.

Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani menyampaikan, sektor hotel berpotensi lebih rentan dibandingkan restoran pada tahun ini, terutama akibat kebijakan pengalihan anggaran pemerintah, termasuk belanja perjalanan dinas dan kegiatan yang selama ini banyak menggunakan fasilitas hotel.

“Jadi yang jelas di 2026 ini kalau kita bicara khususnya sektor hotel, agak rawan, agak rawan dari sisi okupansi,” ujar Hariyadi, dalam Konferensi Pers Rakernas PHRI I 2026, pada Selasa (10/2/2026).

Menurut dia, perubahan alokasi anggaran pemerintah menjadi salah satu faktor signifikan yang memengaruhi permintaan hotel, terutama dari segmen meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) serta kegiatan instansi pemerintah.

Seperti diketahui, permintaan dari sektor pemerintah bisa mencapai sekitar 40% pada hotel bintang menengah, sehingga pengurangan anggaran berpotensi menekan okupansi dan pendapatan hotel secara signifikan.

“Karena apa? Karena pemerintah melakukan efisiensi anggaran yang lebih luas. Lebih luas maksudnya bukan efisiensi sebetulnya, tapi pengalihan alokasi anggaran. Jadi yang tadinya untuk anggaran perjalanan dinas, akomodasi, itu dipindahkan ke alokasi yang lain,” jelasnya.

Di sisi lain, tantangan sektor hotel dan restoran tidak hanya berasal dari kebijakan fiskal, tetapi juga dari risiko eksternal seperti potensi wabah penyakit maupun kondisi ekonomi global.

Hariyadi menilai, risiko wabah sulit diprediksi dan tidak bisa dimitigasi sepenuhnya oleh pelaku industri. Pengalaman pandemi menunjukkan bahwa sektor pariwisata biasanya menjadi sektor yang paling terdampak ketika terjadi krisis kesehatan global.

Dari sisi biaya operasional, industri juga menghadapi tekanan dari kenaikan tarif utilitas, upah minimum, hingga pajak, yang mendorong biaya operasional meningkat di tengah permintaan yang belum stabil.

Strategi antisipasi PHRI

Untuk mengantisipasi pelemahan permintaan dari segmen pemerintah, PHRI mendorong pelaku usaha mencari pasar baru, khususnya dari wisatawan domestik dan mancanegara.

“Untuk mengatasi itu, maka kami melakukan upaya untuk mencari pasar-pasar baru. Dengan teman-teman airlines, dengan teman-teman tour operator dan destinasi, itu adalah salah satunya kita menggarap pasar-pasar yang terkait dengan wisatawan,” kata Hariyadi.

Selain ekspansi pasar, pelaku industri juga mulai melakukan efisiensi operasional sebagai langkah menjaga keberlangsungan usaha, termasuk penyesuaian biaya dan strategi pemasaran baru, sebagaimana tercermin dalam berbagai survei industri perhotelan.

PHRI memperkirakan, kinerja sektor hotel pada 2026 kemungkinan masih berada di bawah capaian 2025 jika kebijakan pengalihan anggaran pemerintah tetap berlanjut.

Meski demikian, PHRI menilai peluang pemulihan tetap ada seiring pergerakan pariwisata dan adaptasi pelaku industri terhadap perubahan struktur permintaan.

“Kondisinya untuk 2026 ini, pastinya kalau pemindahan alokasi anggaran terjadi, pastinya di 2026 akan lebih rendah daripada 2025,” pungkasnya.

Selanjutnya: Mensesneg Tegaskan Seleksi OJK Independen Tanpa Intervensi Istana

Menarik Dibaca: IHSG Berpeluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Rabu (11/2)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Mengenal Dody Hanggodo, Pengusaha Kandidat Calon Menteri Prabowo

Mengenal Dody Hanggodo, Pengusaha Kandidat Calon Menteri Prabowo

2024-10-18
SPKS Konsisten Dampingi Petani Sawit Swadaya

SPKS Konsisten Dampingi Petani Sawit Swadaya

2024-07-29
10 Tahun Beroperasi, Begini Kondisi Kesehatan Perusahaan Taspen Life

10 Tahun Beroperasi, Begini Kondisi Kesehatan Perusahaan Taspen Life

2024-07-30
Selain Elon Musk, Ini Pemegang Saham Terbesar SpaceX

Selain Elon Musk, Ini Pemegang Saham Terbesar SpaceX

2026-06-23
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

2026-07-13
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

2026-07-13
0
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

VASP Polandia: Pengguna Catcrs Perlu Membedakan antara “Telah Terdaftar” dan “Izin dengan Pengawasan Ketat”

2026-07-13
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.