Jakarta – Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan awal pekan dengan penguatan signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada Senin (15/6/2026) pagi, rupiah tercatat menguat 82 poin atau sekitar 0,46 persen menjadi 17.778 per dolar AS dari posisi penutupan sebelumnya di level 17.860 per dolar AS.
Penguatan mata uang Garuda terjadi di tengah membaiknya sentimen pasar global yang dipicu perkembangan terbaru hubungan AS dan Iran. Harapan tercapainya kesepakatan damai antara kedua negara dinilai mampu meredakan ketegangan geopolitik yang selama ini membayangi pasar keuangan dunia.
BACA JUGA:IHSG dan Rupiah Menguat, Kepercayaan Investor Kembali Pulih
BACA JUGA:Rupiah Makin Perkasa Efek Kabar Damai Iran dan AS
BACA JUGA:AS-Iran Damai, Harga Emas Dunia Diproyeksi Tembus US$ 4.875
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan optimisme perdamaian di Timur Tengah mendorong pelaku pasar kembali masuk ke aset berisiko atau risk-on. Kondisi tersebut turut menekan indeks dolar AS dan memberikan ruang bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, untuk menguat.
Rupiah berpotensi kembali menguat terhadap dolar AS di tengah meningkatnya harapan perdamaian di Timur Tengah memicu sentimen risk-on dan penurunan pada harga minyak mentah dunia. Indeks dolar AS turun oleh laporan bahwa kesepakatan damai antara AS-Iran telah tercapai, ujarnya dikutip dari Antara.Â
Selain menekan dolar AS, optimisme perdamaian juga berdampak pada penurunan harga minyak mentah dunia yang sebelumnya sempat bergejolak akibat ketidakpastian di kawasan Timur Tengah.




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259255/original/018367400_1781493260-WhatsApp_Image_2026-06-15_at_10.12.46.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540726/original/026076100_1774789410-Chief_Operating_Officer__COO__Danantara__Dony_Oskaria-29_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8059657/original/098652300_1780903535-Menteri_Perdagangan__Mendag__Budi_Santoso-_8_Juni_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8059621/original/040499800_1780903490-Menteri_Perdagangan__Mendag__Budi_Santoso-8_Juni_2026a.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382999/original/069219700_1760612391-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,645,0)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)