Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Kamis pagi ini. Mata uang Garuda turun 18 poin atau 0,11 persen ke level Rp 17.030 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp 17.012 per dolar AS.
Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menilai bahwa pelemahan rupiah dipicu meningkatnya tekanan eksternal, terutama dari eskalasi konflik di Timur Tengah.
BACA JUGA:Gejolak Global Hantam Rupiah, Ini Strategi OCBC Jaga Kredit Valas
BACA JUGA:Kurs Rupiah Ditutup Melemah, Pasar Tunggu Kepastian Gencatan Senjata AS-Iran
BACA JUGA:Volatilitas Rupiah Jadi Tantangan Sekaligus Peluang Bagi Perbankan
“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan melemah di kisaran Rp 17.020 – Rp17.080 dipengaruhi oleh meningkatnya kembali tekanan eksternal setelah klaim Iran terhadap pelanggaran kesepakatan gencatan senjata terkait serangan Israel ke Lebanon, sehingga memicu harga minyak naik,” ujarnya dikutip dari Antara, Kamis (9/4/2026).
Sebelumnya, AS disebut telah menerima proposal berisi 10 poin sebagai dasar negosiasi untuk mengakhiri konflik. Salah satu poin penting dalam proposal tersebut adalah penghentian permusuhan di semua wilayah, termasuk di Lebanon.
Namun, situasi justru kembali memanas setelah Israel melancarkan serangan udara besar-besaran di kawasan Dahiyeh, selatan Beirut. Serangan tersebut menyasar lebih dari 100 lokasi dalam waktu singkat, mencakup Beirut, Lembah Beqaa, hingga Lebanon selatan, dengan laporan korban mencapai ratusan orang.
Kondisi ini memicu kekhawatiran pasar global dan berdampak langsung terhadap pergerakan nilai tukar, termasuk rupiah.

/2026/01/28/1419203316.jpg)
/2026/02/08/1636791920.jpg)
/2022/02/23/885391879.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550464/original/070550700_1775698382-38039b87-fe4d-428a-8980-d1deb1609409.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476090/original/021358800_1768711106-89ca5fc3-1578-4cf0-8176-b43ea2ccde53.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520901/original/031279000_1772664806-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5137861/original/069279700_1739965706-f606fa8e-0760-495d-b7ab-a14b1eae5495.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550878/original/068435800_1775710919-Gemini_Generated_Image_39m1m439m1m439m1.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551151/original/014052200_1775719526-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_13.10.40.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551448/original/064483400_1775726721-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_16.05.45.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550333/original/023387700_1775653134-PHOTO-2026-04-08-17-09-17.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550332/original/018252100_1775653118-PHOTO-2026-04-08-17-09-19.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541737/original/080028800_1774882683-IMG-20260330-WA0101.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549359/original/003858900_1775617048-IMG-20260408-WA0005.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5337503/original/092769700_1756899849-1001002551.jpg)