Jakarta – Nilai tukar rupiah diprediksi kembali tertekan pada perdagangan Selasa (3/2/2026) di tengah dinamika suksesi kepemimpinan bank sentral AS (The Fed). Analis memproyeksikan mata uang Garuda akan bergerak fluktuatif namun cenderung ditutup melemah.
Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memproyeksikan nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Selasa 3 Februari 2026 direntang Rp 16.790 – Rp 16.830.
BACA JUGA:Rupiah Melejit terhadap Dolar AS Hari Ini 3 Februari 2026, Komentar Donald Trump Beri Sentimen
BACA JUGA:Rupiah Dibuka Perkasa, USD Keok Hari Ini 3 Januari 2026
BACA JUGA:Rupiah Tertekan Imbas Nominasi Calon Ketua The Fed Pilihan Trump
Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp 16.790- Rp 16.830, kata Ibrahim dalam keterangannya, Selasa (3/2/2026).
Adapun sebelumnya, ia mencatat nilai tukar rupiah ditutup melemah pada perdagangan di Jakarta, Senin (2/2/2026), Rupiah tercatat turun 12 poin atau 0,07 persen menjadi Rp 16.798 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp 16.786 per dolar AS.
Proyeksi tersebut dipengaruhi oleh faktor Presiden AS Donald Trump menominasikan mantan gubernur Fed Kevin Warsh sebagai pilihannya untuk menggantikan ketua petahana Jerome Powell di pucuk pimpinan bank sentral.
Warsh sebagian besar dianggap setuju dengan seruan Trump untuk menurunkan suku bunga secara tajam. Namun, ia juga dipandang kritis terhadap aktivitas pembelian aset Fed, yang menunjukkan bahwa kebijakan moneter jangka panjang di bawah Warsh mungkin tidak selunak yang diantisipasi pasar pada awalnya.
Namun, Warsh mungkin akan menekankan kelemahan pasar tenaga kerja sebagai risiko yang lebih besar terhadap mandat Fed untuk mencapai lapangan kerja maksimal dan stabilitas harga dan kemungkinan akan mendukung lebih banyak penurunan suku bunga jika dikonfirmasi dalam beberapa bulan mendatang.
Ibrahim menyampaikan, bahwa masa jabatan Powell berakhir pada bulan Mei. Ketua Fed pekan lalu mendesak penggantinya untuk tidak terjebak dalam politik pemilihan.
/2025/12/13/432746519.jpg)
/2025/12/13/2147204063.jpg)
/2024/03/08/613527982.jpg)
/2025/10/21/868494903.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4948540/original/061465800_1726804839-20240920-FLPP-MER_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5101518/original/020188500_1737371758-Photo_Release_Hexindo__2__-_Zaxis-7G_Series_ZX490LC-7G.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5299983/original/084137800_1753857669-Menara_SMBC_Indonesia__1___2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913280/original/009736000_1643034734-24_januari_2022-4.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5450574/original/027965600_1766147761-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Perbankan_OJK__Dian_Ediana_Rae.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492771/original/049266100_1770184638-IMG_4402.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492920/original/051382800_1770189376-f57e9c11-f616-4a5f-a101-14d2578ad343.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3980732/original/010029000_1648714878-20220331-Laporan-SPT-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473091/original/035263700_1768386874-Chief_Executive_Officer__CEO__Badan_Pengelola_Investasi_Daya_Anagata_Nusantara__Danantara__Rosan_Roeslani-14_Januari_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5449146/original/064430900_1766049207-Menkeu_Purbaya_Yudhi_Sadewa_saat_Konpres_APBN-b.jpeg)