Jakarta – Pergerakan harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) sepanjang pekan kedua Maret 2026 menunjukkan tren yang cukup volatil, namun cenderung mengalami tekanan penurunan. Dimulai dari Senin, 9 Maret 2026, hingga Sabtu, 14 Maret 2026, harga logam mulia ini mencatatkan fluktuasi yang signifikan, bahkan sempat anjlok di bawah level psikologis Rp 3 juta per gram pada akhir pekan. Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius bagi para investor dan masyarakat yang memantau pergerakan komoditas emas.
Penurunan harga emas Antam ini terjadi di tengah dinamika pasar global dan domestik yang memengaruhi sentimen investasi. Rangkuman ini akan mengulas secara detail bagaimana harga emas Antam bergerak dari hari ke hari, memberikan gambaran utuh mengenai performa investasi emas batangan dalam periode tersebut. Data yang disajikan ini bersumber langsung dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk, sehingga memiliki akurasi dan kredibilitas yang tinggi bagi publik.
BACA JUGA:Harga Emas Dunia Berpotensi Tembus Rp5.158 per Troy Ons Pekan Depan, Ini Proyeksi Analis
BACA JUGA:Harga Logam Mulia Diramal Kembali Tembus Rp 3,1 Juta
BACA JUGA:Harga Emas Pegadaian Turun Hari Ini! UBS dan Galeri24 Lebih Murah
BACA JUGA:Robert Kiyosaki Ramal Crash Pasar Saham Global, Tabungan Pensiun Baby Boomers Terancam Habis
BACA JUGA:Top 3: Dua Kapal Minyak Indonesia Ditahan Singapura
Pekan ini ditandai dengan beberapa kali penurunan tajam, diselingi oleh kenaikan tipis, sebelum akhirnya ditutup dengan harga yang lebih rendah. Fluktuasi ini mengindikasikan adanya faktor-faktor eksternal maupun internal yang turut berperan dalam menentukan nilai emas di pasar. Para calon pembeli maupun penjual emas Antam perlu mencermati pola pergerakan ini untuk membuat keputusan investasi yang tepat.
/2026/01/16/1560477888.jpg)
/2016/10/26/1015215961.jpg)
/2026/01/06/320538185.jpg)
/2025/05/19/1112555752.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532670/original/009219200_1773665215-WhatsApp_Image_2026-03-16_at_17.56.11.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521473/original/088352000_1772690843-Foto_Ilustrasi_DBS.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4762235/original/073818300_1709618185-fotor-ai-20240305125544.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530843/original/029948600_1773490779-IMG_0253.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532182/original/064669300_1773644222-59fe9265-0222-4d8d-b246-de69cbaddb7a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532203/original/033865300_1773644465-ffdb5480-b963-4b7a-9afa-2bc1f06ad038.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4375851/original/004936800_1680074818-Warga_mulai_berburu_penukaran_uang_baru-ANGGA_6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3998540/original/052571400_1650272537-20220418-Layanan_Penukaran_Uang_Receh_untuk_Lebaran-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500365/original/026266700_1770862471-Kemenhub_akan_membatasi_operasional_truk_besar_selama_angkutan_Lebaran_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5180860/original/030520000_1743843072-20250405-Arus_Balik-HER_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4651321/original/012713000_1700126036-CPO_atau_Sawit.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1699851/original/087735500_1504532607-Foto_Liputan6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5531480/original/033471000_1773611354-IMG-20260315-WA0091.jpg)